Panduan Pengguna - Aplikasi Akunting

1.1

Setup Awal

Bagian ini ditujukan untuk administrator sistem yang bertanggung jawab menyiapkan aplikasi untuk pertama kali.

Tampilan Bare-Bones

Setelah instalasi, aplikasi menampilkan tampilan bare-bones dengan data minimal:

  • User admin default (admin/admin)
  • Tahun fiskal aktif
  • Tidak ada COA, template, atau data master lainnya

Dashboard Bare Bones

Feature Overview

Setelah import seed data, fitur yang tersedia tergantung jenis industri:

Fitur Umum (Semua Industri)

FiturMenuDeskripsi
TransaksiTransaksiCatat pendapatan dan pengeluaran
LaporanLaporanNeraca, Laba Rugi, Arus Kas
PajakPajakPPN, PPh, Kalender Pajak
PenggajianPenggajianPayroll, BPJS, PPh 21
Aset TetapAsetDepresiasi, Kategori Aset

Fitur Industri Jasa

FiturMenuDeskripsi
ClientKlienData klien dan kontak
ProjectProyekProyek dengan milestone
InvoiceInvoicePenagihan ke klien
ProfitabilitasLaporanProfit per klien/proyek

Fitur Industri Dagang

FiturMenuDeskripsi
ProdukInventori > ProdukMaster produk dengan harga
StokInventori > StokSaldo stok per lokasi
Transaksi InventoriInventori > TransaksiPembelian, Penjualan, Adjustment
Laporan StokInventori > LaporanKartu stok, Valuasi

Master Data

Bagan Akun (Chart of Accounts)

Buka menu Akun untuk melihat daftar akun.

Daftar Akun

Struktur Kode Akun

PrefixKategoriContoh
1.x.xxAsetKas, Bank, Piutang, Peralatan
2.x.xxKewajibanHutang Usaha, Hutang Pajak
3.x.xxEkuitasModal, Laba Ditahan
4.x.xxPendapatanPendapatan Jasa, Penjualan
5.x.xxBebanGaji, Sewa, Listrik

Tambah Akun Baru

  1. Klik tombol Akun Baru
  2. Isi form:

Form Akun

FieldKeterangan
KodeKode unik mengikuti struktur
NamaNama akun
TipeAset/Kewajiban/Ekuitas/Pendapatan/Beban
Sub TipeKategori detail
Saldo NormalDebit/Kredit
  1. Klik Simpan

Template Transaksi

Template menentukan akun-akun yang terlibat dalam suatu jenis transaksi.

Daftar Template

Lihat Referensi Template untuk daftar lengkap template standar.


Periode Fiskal

Konsep

Periode fiskal adalah periode akuntansi perusahaan. Aplikasi menggunakan sistem 12 bulan per tahun fiskal.

Melihat Periode Fiskal

Buka menu Periode Fiskal di sidebar.

Daftar Periode Fiskal

Status Periode

StatusArti
OPENPeriode aktif, transaksi dapat dicatat
CLOSEDPeriode ditutup, transaksi tidak dapat dicatat

Backup Data

Manual Backup

  1. Buka menu Pengaturan > Backup
  2. Klik Buat Backup
  3. File backup akan terunduh

Kapan Perlu Backup

  • Sebelum import data baru
  • Sebelum tutup buku tahunan
  • Secara berkala (minimal bulanan)

Tips Setup

  1. Mulai dari seed data - Jangan setup dari kosong, gunakan seed data industri yang sesuai
  2. Review COA - Pastikan bagan akun sesuai kebutuhan bisnis
  3. Test transaksi - Coba input beberapa transaksi untuk memastikan setup benar
  4. Dokumentasi - Catat perubahan konfigurasi yang dilakukan

Lihat Juga

Tampilan Layar

login
login

dashboard
dashboard

accounts-list
accounts-list

accounts-form
accounts-form

1.2

Import Seed Data

Konsep Seed Data

Seed data adalah paket data awal yang berisi:

  • Bagan Akun (Chart of Accounts) sesuai industri
  • Template transaksi standar
  • Komponen gaji (jika applicable)
  • Deadline pajak
  • Kategori aset tetap

Pilihan Industry Seed

IndustryDeskripsiFitur Utama
IT Services (PKP)Perusahaan jasa IT dengan kewajiban PPNClient, Project, Milestone, Invoice
Online SellerPenjual online marketplaceProduk, Inventory FIFO, Multi-marketplace
Coffee ShopUsaha kopi & pastryBOM, Production Order, HPP
CampusInstitusi pendidikanMahasiswa, SPP, Beasiswa

Langkah Import

  1. Buka menu Pengaturan di sidebar
  2. Pilih tab Import Data
  3. Klik Pilih File dan pilih file ZIP seed data
  4. Review preview data yang akan diimpor
  5. Klik Import

Catatan: Proses import akan menggantikan data existing. Pastikan tidak ada data penting sebelum import.


1.3

User Management

Melihat Daftar Pengguna

Buka menu Pengguna di sidebar.

Daftar Pengguna

Tambah Pengguna Baru

  1. Klik tombol Pengguna Baru

Form Pengguna

  1. Isi form:
FieldKeterangan
UsernameLogin ID (unik)
Nama LengkapNama tampilan
EmailAlamat email
PasswordPassword minimal 12 karakter
RoleADMIN/OWNER/ACCOUNTANT/STAFF/AUDITOR/EMPLOYEE
  1. Klik Simpan

Sesi Perangkat (Device Sessions)

Di halaman detail pengguna, terdapat bagian Sesi Perangkat Aktif yang menampilkan daftar perangkat yang terhubung melalui OAuth Device Flow (misalnya Claude Code, Docker Desktop).

Sesi Perangkat

Informasi yang ditampilkan:

  • Perangkat — nama perangkat yang didaftarkan
  • Client ID — identifier aplikasi
  • Status — Aktif atau Kedaluwarsa
  • Dibuat — tanggal token dibuat
  • Terakhir Digunakan — waktu terakhir token digunakan
  • IP Terakhir — alamat IP terakhir

Untuk mencabut akses:

  • Klik Cabut pada sesi individual
  • Klik Cabut Semua untuk mencabut semua sesi sekaligus

Role dan Permission

RoleDeskripsiPermission
ADMINAdministrator sistemFull access
OWNERPemilik bisnisFull access kecuali user management
ACCOUNTANTAkuntanTransaksi, Laporan, Pajak
STAFFStaff operasionalTransaksi, View laporan
AUDITORAuditorView only
EMPLOYEEKaryawanSelf-service saja

Tampilan Layar

users-list
users-list

users-form
users-form

Sesi Perangkat Pengguna

Screenshot belum tersedia

Halaman detail pengguna dengan sesi perangkat aktif

1.4

Telegram Integration

Untuk Administrator

1. Buat Bot di BotFather

  1. Buka Telegram, cari @BotFather
  2. Kirim /newbot
  3. Ikuti instruksi untuk membuat bot
  4. Catat Bot Token yang diberikan

2. Konfigurasi Environment

Tambahkan ke environment variables server:

TELEGRAM_BOT_TOKEN=your_bot_token_here
TELEGRAM_WEBHOOK_URL=https://your-domain.com/api/telegram/webhook

3. Daftarkan Webhook

curl -X POST "https://api.telegram.org/bot{your_token}/setWebhook" \
  -d "url=https://your-domain.com/api/telegram/webhook"

Untuk End User

  1. Buka menu Pengaturan > Telegram
  2. Klik Hubungkan Telegram
  3. Salin kode verifikasi
  4. Buka Telegram, cari bot yang dikonfigurasi
  5. Kirim kode verifikasi ke bot

Setelah terhubung, Anda dapat mengirim foto struk via Telegram.

Lihat Tutorial Akuntansi bagian Telegram Receipt untuk panduan penggunaan.


2.1

Konsep Dasar Akuntansi

Bagian ini adalah panduan utama untuk pemilik bisnis yang belum memiliki latar belakang akuntansi. Tujuannya: memahami akuntansi dengan bahasa sederhana agar dapat menggunakan aplikasi dengan benar.

Catatan: Konsep di sini bersifat universal - bisa diterapkan dengan aplikasi ini, Excel, atau bahkan pencatatan manual.


Apa Itu Akuntansi?

Akuntansi adalah proses mencatat, mengklasifikasi, dan melaporkan transaksi keuangan bisnis.

Tujuan akuntansi:

  • Mengetahui kondisi keuangan bisnis
  • Membuat keputusan bisnis yang tepat
  • Memenuhi kewajiban pelaporan pajak

Dashboard


Persamaan Dasar Akuntansi

Aset = Kewajiban + Ekuitas
KomponenPengertianContoh
AsetApa yang dimiliki bisnisKas, piutang, peralatan
KewajibanApa yang dihutang bisnisHutang vendor, hutang pajak
EkuitasModal pemilikModal awal, laba ditahan

Setiap transaksi harus menjaga keseimbangan persamaan ini.


Debit dan Kredit

Setiap transaksi dicatat dalam dua sisi: debit dan kredit. Total debit harus sama dengan total kredit.

Jenis AkunBertambahBerkurang
AsetDebitKredit
KewajibanKreditDebit
EkuitasKreditDebit
PendapatanKreditDebit
BebanDebitKredit

Contoh: Terima Pembayaran dari Klien

Anda menerima Rp 10.000.000 dari klien untuk jasa konsultasi.

AkunDebitKredit
Kas/Bank10.000.000
Pendapatan Jasa 10.000.000
  • Kas (aset) bertambah → debit
  • Pendapatan bertambah → kredit

Contoh: Bayar Listrik

Anda membayar tagihan listrik Rp 500.000.

AkunDebitKredit
Beban Listrik500.000
Kas/Bank 500.000
  • Beban bertambah → debit
  • Kas (aset) berkurang → kredit

Bagan Akun (Chart of Accounts)

Bagan akun adalah daftar semua akun yang digunakan untuk mencatat transaksi.

Daftar Akun

Struktur Kode Akun

KodeJenisContoh
1.x.xxAsetKas, Bank, Piutang, Peralatan
2.x.xxKewajibanHutang Usaha, Hutang Pajak
3.x.xxEkuitasModal, Laba Ditahan
4.x.xxPendapatanPendapatan Jasa, Pendapatan Lain
5.x.xxBebanGaji, Sewa, Listrik, Internet

Telegram Receipt

Fitur untuk mengirim foto struk via Telegram dan mencatat transaksi langsung.

Cara Penggunaan

  1. Buka Telegram, cari bot yang dikonfigurasi
  2. Kirim foto struk
  3. Bot akan meminta konfirmasi:
    • Template transaksi
    • Jumlah
    • Keterangan
  4. Konfirmasi, transaksi akan tercatat

Catatan: Fitur ini perlu dikonfigurasi dulu oleh administrator. Lihat Setup Awal.


Tips untuk Pemula

  1. Catat segera - Catat transaksi sesegera mungkin setelah terjadi
  2. Simpan bukti - Simpan struk, invoice, dan dokumen pendukung
  3. Gunakan template - Aplikasi menyediakan template untuk transaksi umum
  4. Review rutin - Periksa laporan minimal sekali seminggu
  5. Posting langsung - Jangan tunda posting transaksi draft
  6. Rekonsiliasi - Cocokkan saldo aplikasi dengan saldo bank secara berkala

Istilah Penting

IstilahArtinya
TransaksiSetiap kali uang masuk atau keluar
PostingMenyimpan transaksi secara permanen
DraftTransaksi yang masih bisa diedit
AkunKategori untuk mengelompokkan uang
TemplateFormat siap pakai untuk transaksi
JurnalCatatan debit/kredit dari transaksi
DebitKolom kiri (biasanya = bertambah untuk aset)
KreditKolom kanan (biasanya = berkurang untuk aset)
NeracaLaporan posisi keuangan
Laba RugiLaporan keuntungan/kerugian

Lihat Glosarium untuk daftar istilah lengkap.


Lihat Juga

2.2

Siklus Akuntansi

Siklus akuntansi adalah urutan langkah yang dilakukan berulang setiap periode:

1. Identifikasi Transaksi
       ↓
2. Catat di Jurnal
       ↓
3. Posting ke Buku Besar
       ↓
4. Susun Neraca Saldo
       ↓
5. Jurnal Penyesuaian
       ↓
6. Laporan Keuangan
       ↓
7. Jurnal Penutup
       ↓
8. Neraca Saldo Setelah Penutupan

Dalam aplikasi ini, langkah 2-3 dilakukan otomatis saat Anda mencatat transaksi.


2.3

Transaksi Harian

Mencatat Pendapatan

Setiap kali Anda menerima uang:

  1. Buka menu Transaksi

Daftar Transaksi

  1. Klik Transaksi Baru
  2. Pilih template yang sesuai (contoh: "Pendapatan Jasa")
  3. Isi field:
    • Tanggal: Tanggal uang diterima
    • Jumlah: Nominal yang diterima
    • Keterangan: Catatan untuk referensi
  4. Review preview jurnal
  5. Klik Simpan & Posting

Detail Transaksi


Contoh Lengkap: Setoran Modal

Mari kita catat setoran modal awal perusahaan sebesar Rp 500.000.000.

Langkah 1: Buka Form Transaksi

  1. Klik menu Transaksi > Transaksi Baru
  2. Pilih template Setoran Modal

Form Setoran Modal

Langkah 2: Isi Data Transaksi

  • Tanggal: 1 Januari 2024
  • Jumlah: Rp 500.000.000
  • Keterangan: Setoran Modal Awal 2024
  • Referensi: CAP-2024-001

Preview Jurnal:

Dr. 1.1.01 Kas/Bank           Rp 500.000.000
    Cr. 3.1.01 Modal Saham        Rp 500.000.000

Langkah 3: Simpan & Posting

Klik tombol Simpan & Posting. Sistem akan menampilkan detail transaksi.

Detail Transaksi Setoran Modal

Hasil:

  • Status: Posted
  • Jurnal otomatis dibuat
  • Saldo Kas bertambah Rp 500.000.000
  • Ekuitas bertambah Rp 500.000.000

Contoh Lengkap: Pendapatan dengan PPN

Mencatat pendapatan jasa konsultasi sebesar Rp 196.200.000 (termasuk PPN 11%).

Langkah 1: Pilih Template

Template: Pendapatan Jasa Konsultasi (dengan PPN)

Form Pendapatan Konsultasi

Langkah 2: Isi Data

  • Tanggal: 15 Januari 2024
  • Jumlah Total: Rp 196.200.000
  • Keterangan: Konsultasi Core Banking - Milestone 1
  • Referensi: INV-2024-001

Perhitungan Otomatis:

DPP (Dasar Pengenaan Pajak) = 196.200.000 / 1.11 = Rp 176.756.757
PPN 11%                      = 176.756.757 × 11% = Rp 19.443.243
Total                        = Rp 196.200.000

Preview Jurnal:

Dr. 1.1.01 Kas/Bank           Rp 196.200.000
    Cr. 4.1.02 Pendapatan Jasa    Rp 176.756.757
    Cr. 2.2.01 Hutang PPN         Rp  19.443.243

Langkah 3: Simpan & Posting

Detail Transaksi Pendapatan

Verifikasi:

  • Kas bertambah Rp 196.200.000
  • Pendapatan diakui Rp 176.756.757
  • Hutang PPN Rp 19.443.243 (akan disetor ke Dirjen Pajak)

Contoh Lengkap: Bayar Beban Operasional

Mencatat pembayaran lisensi software JetBrains IntelliJ.

Langkah 1: Pilih Template

Template: Bayar Beban Software & Lisensi

Form Bayar Software

Langkah 2: Isi Data

  • Tanggal: 15 Januari 2024
  • Jumlah: Rp 3.330.000
  • Keterangan: JetBrains IntelliJ License 2024
  • Referensi: JB-2024-001

Preview Jurnal:

Dr. 5.1.21 Beban Software & Lisensi  Rp 3.330.000
    Cr. 1.1.01 Kas/Bank                  Rp 3.330.000

Langkah 3: Simpan & Posting

Detail Transaksi Beban

Hasil:

  • Beban bertambah Rp 3.330.000
  • Kas berkurang Rp 3.330.000
  • Mempengaruhi laba rugi (mengurangi laba)

Mencatat Pengeluaran

Setiap kali Anda mengeluarkan uang:

  1. Buka menu Transaksi
  2. Klik Transaksi Baru
  3. Pilih template yang sesuai (contoh: "Beban Operasional")
  4. Isi field:
    • Tanggal: Tanggal pembayaran
    • Jumlah: Nominal yang dibayar
    • Keterangan: Catatan (contoh: "Bayar listrik November")
  5. Review preview jurnal
  6. Klik Simpan & Posting

Transfer Antar Akun

Saat memindahkan uang antar rekening:

  1. Buka menu Transaksi
  2. Klik Transaksi Baru
  3. Pilih template "Transfer Antar Akun"
  4. Isi:
    • Dari Akun: Rekening sumber
    • Ke Akun: Rekening tujuan
    • Jumlah: Nominal transfer
  5. Klik Simpan & Posting

Tampilan Layar

service/transaction-list
service/transaction-list

2.4

Jurnal & Buku Besar

Apa Itu Jurnal?

Jurnal adalah catatan debit/kredit yang dihasilkan dari transaksi.

Daftar Jurnal

Aplikasi ini menggunakan pendekatan transaction-centric - Anda mencatat transaksi, sistem otomatis membuat jurnal yang benar.

Status Transaksi

StatusArti
DraftTersimpan tapi belum mempengaruhi saldo
PostedSudah diposting, mempengaruhi saldo
VoidDibatalkan, jurnal reversal dibuat

Tampilan Layar

service/journals-list
service/journals-list

2.5

Penyesuaian

Apa Itu Penyesuaian?

Penyesuaian adalah koreksi yang dilakukan di akhir periode untuk memastikan laporan keuangan akurat.

Jenis Penyesuaian

JenisContohAkun yang Terlibat
Beban Dibayar DimukaSewa dibayar setahunBeban Sewa, Sewa Dibayar Dimuka
Beban AkrualGaji belum dibayarBeban Gaji, Hutang Gaji
PenyusutanDepresiasi peralatanBeban Penyusutan, Akum. Penyusutan

Jadwal Amortisasi

Untuk beban yang dibayar dimuka (sewa tahunan, asuransi, dll):

Daftar Amortisasi

  1. Buka menu Amortisasi
  2. Klik Amortisasi Baru

Form Amortisasi

  1. Isi:
    • Nama jadwal
    • Total nilai
    • Tanggal mulai dan selesai
    • Akun beban
  2. Sistem akan membuat jurnal amortisasi otomatis setiap bulan

Tampilan Layar

amortization-list
amortization-list

amortization-form
amortization-form

2.6

Laporan Keuangan

Neraca Saldo (Trial Balance)

Daftar saldo semua akun. Total debit harus sama dengan total kredit.

Neraca Saldo

Kapan digunakan: Untuk validasi bahwa pembukuan balance.

Laporan Laba Rugi (Income Statement)

Menampilkan pendapatan, beban, dan laba/rugi periode tertentu.

Laba Rugi

Struktur:

Pendapatan          Rp 50.000.000
Total Beban         Rp 30.000.000
─────────────────────────────────
LABA BERSIH         Rp 20.000.000

Neraca (Balance Sheet)

Menampilkan posisi keuangan pada tanggal tertentu.

Neraca

Struktur:

ASET
  Aset Lancar           Rp 100.000.000
  Aset Tetap            Rp  50.000.000
Total Aset              Rp 150.000.000

KEWAJIBAN
  Hutang Usaha          Rp  20.000.000
Total Kewajiban         Rp  20.000.000

EKUITAS
  Modal                 Rp 100.000.000
  Laba Ditahan          Rp  30.000.000
Total Ekuitas           Rp 130.000.000

TOTAL KEWAJIBAN + EKUITAS Rp 150.000.000

Persamaan yang harus balance: Aset = Kewajiban + Ekuitas


Tampilan Layar

service/report-trial-balance
service/report-trial-balance

service/report-balance-sheet
service/report-balance-sheet

service/report-income-statement
service/report-income-statement

2.7

Tutup Buku

Apa Itu Tutup Buku?

Proses akhir tahun untuk:

  1. Menutup akun pendapatan dan beban (saldo menjadi nol)
  2. Memindahkan laba/rugi ke akun Laba Ditahan

Langkah Tutup Buku

  1. Buka menu Laporan > Penutupan Tahun Buku

Penutupan Tahun Buku

  1. Pilih tahun yang akan ditutup
  2. Review preview jurnal penutup:
    • Tutup Pendapatan
    • Tutup Beban
    • Transfer ke Laba Ditahan
  3. Klik Eksekusi Penutupan

Jurnal Penutup yang Dibuat

1. Tutup Pendapatan

Dr. Pendapatan Jasa          xxx
    Cr. Laba Berjalan            xxx

2. Tutup Beban

Dr. Laba Berjalan            xxx
    Cr. Beban Gaji               xxx
    Cr. Beban Sewa               xxx

3. Transfer ke Laba Ditahan

Dr. Laba Berjalan            xxx
    Cr. Laba Ditahan             xxx

Kapan Melakukan Tutup Buku?

Lakukan setelah:

  • Semua transaksi tahun tersebut sudah dicatat
  • Penyesuaian akhir tahun sudah dilakukan
  • Penyusutan aset sudah dihitung
  • Laporan keuangan sudah final

Tampilan Layar

reports-fiscal-closing
reports-fiscal-closing

3.1

Konsep Depresiasi

Apa Itu Depresiasi?

Depresiasi (penyusutan) adalah alokasi biaya perolehan aset tetap selama masa manfaatnya. Aset tetap seperti komputer, kendaraan, dan peralatan kehilangan nilai seiring waktu karena pemakaian.

Mengapa Depresiasi Penting?

  1. Matching principle - Biaya aset dicocokkan dengan pendapatan yang dihasilkan
  2. Pajak - Beban penyusutan mengurangi penghasilan kena pajak
  3. Nilai aset akurat - Neraca menunjukkan nilai buku yang realistis

Metode Depresiasi

MetodeRumusKarakteristik
Garis Lurus(Harga Perolehan - Nilai Residu) / Masa ManfaatBeban sama setiap tahun
Saldo MenurunNilai Buku × TarifBeban besar di awal, mengecil

Regulasi Indonesia (PMK 96/PMK.03/2009):

  • Kelompok 1 (4 tahun): 25% garis lurus, 50% saldo menurun
  • Kelompok 2 (8 tahun): 12.5% garis lurus, 25% saldo menurun
  • Kelompok 3 (16 tahun): 6.25% garis lurus, 12.5% saldo menurun
  • Kelompok 4 (20 tahun): 5% garis lurus, 10% saldo menurun

3.2

Kategori Aset

Melihat Kategori Aset

Buka menu Aset Tetap > Kategori.

Daftar Kategori Aset

Kategori Standar (dari Seed Data)

KategoriKelompokMasa ManfaatMetode
Komputer & Laptop14 tahunGaris Lurus
Peralatan Kantor14 tahunGaris Lurus
Kendaraan Roda 214 tahunGaris Lurus
Kendaraan Roda 428 tahunGaris Lurus
Perabotan28 tahunGaris Lurus
Bangunan Permanen420 tahunGaris Lurus

Menambah Kategori Baru

  1. Klik Kategori Baru
  2. Isi:
    • Nama kategori
    • Kelompok pajak (1-4)
    • Masa manfaat (tahun)
    • Metode depresiasi
  3. Klik Simpan

Tampilan Layar

asset-categories-list
asset-categories-list

3.3

Pencatatan Aset

Melihat Daftar Aset

Buka menu Aset Tetap > Daftar Aset.

Daftar Aset Tetap

Kolom yang ditampilkan:

  • Kode aset
  • Nama aset
  • Kategori
  • Tanggal perolehan
  • Harga perolehan
  • Nilai buku saat ini
  • Status

Menambah Aset Baru

  1. Klik Aset Baru

Form Aset Tetap

  1. Isi data aset:
FieldKeterangan
Kode AsetKode unik (contoh: AST-2025-001)
Nama AsetDeskripsi aset
KategoriPilih dari dropdown
Tanggal PerolehanTanggal pembelian
Harga PerolehanNilai beli (termasuk biaya instalasi jika ada)
Nilai ResiduEstimasi nilai jual akhir (biasanya 0 untuk pajak)
LokasiPenempatan aset
KeteranganCatatan tambahan (nomor seri, vendor, dll)
  1. Klik Simpan

Jurnal yang Terbentuk (saat pembelian)

Dr. Aset Tetap - [Kategori]    xxx
    Cr. Kas/Bank                   xxx

Tampilan Layar

assets-list
assets-list

assets-form
assets-form

3.4

Jadwal Depresiasi

Melihat Jadwal Depresiasi

Pada halaman detail aset, klik tab Depresiasi.

Jadwal Depresiasi Aset

Tabel menampilkan:

  • Bulan/tahun
  • Beban penyusutan periode
  • Akumulasi penyusutan
  • Nilai buku akhir

Proses Depresiasi Bulanan

Sistem menghitung depresiasi secara otomatis setiap bulan. Jurnal yang dibuat:

Dr. Beban Penyusutan              xxx
    Cr. Akumulasi Penyusutan          xxx

Contoh Perhitungan (Garis Lurus)

DataNilai
Harga PerolehanRp 12.000.000
Nilai ResiduRp 0
Masa Manfaat4 tahun

Depresiasi per tahun: Rp 12.000.000 / 4 = Rp 3.000.000 Depresiasi per bulan: Rp 3.000.000 / 12 = Rp 250.000


Tampilan Layar

assets-depreciation
assets-depreciation

Laporan Penyusutan
Laporan Penyusutan

Laporan penyusutan untuk SPT Tahunan (Lampiran 1A)

4.1

Jenis Pajak di Indonesia

Pajak yang Dikelola Aplikasi

PajakTarifKewajiban
PPNNominal 12%, efektif 11% (DPP Nilai Lain)PKP yang menyerahkan BKP/JKP
PPh 21ProgresifPemberi kerja (pemotongan gaji)
PPh 232% (jasa), 15% (dividen)Pemberi penghasilan
PPh 25AngsuranWajib pajak badan
PPh 4(2)Final (varies)Transaksi tertentu

4.2

Transaksi PPN

Konsep PPN (DPP Nilai Lain — PMK 131/2024)

PPN Keluaran - PPN yang Anda pungut dari pembeli PPN Masukan - PPN yang Anda bayar ke penjual

Net PPN = PPN Keluaran - PPN Masukan

Sejak 1 Januari 2025, tarif PPN secara nominal naik menjadi 12%, namun menggunakan DPP Nilai Lain (PMK 131/2024) sehingga beban efektif tetap 11%:

  • DPP = Harga Jual × 11/12 (DPP Nilai Lain)
  • PPN = DPP × 12% = Harga Jual × 11/12 × 12% = Harga Jual × 11%
  • Field amount di template = Harga Jual (sebelum PPN)
  • Formula template: amount * 0.11 = PPN efektif 11% dari Harga Jual

Mengapa formula 0.11 (bukan 0.12)? Tarif resmi PPN adalah 12%, tetapi DPP dihitung dari 11/12 × Harga Jual (PMK 131/2024 Pasal 3). Hasil akhirnya: PPN = 11% × Harga Jual. Di Faktur Pajak Coretax, DPP dan PPN 12% ditampilkan terpisah, tetapi secara akuntansi cukup catat PPN = amount * 0.11.

Mencatat Pendapatan dengan PPN

  1. Buka menu Transaksi > Transaksi Baru

Form Transaksi

  1. Pilih template Pendapatan Jasa + PPN
  2. Isi Harga Jual (sebelum PPN), contoh: Rp 10.000.000
  3. Preview jurnal:
    Dr. Bank                    11.100.000  (amount * 1.11)
        Cr. Hutang PPN              1.100.000  (amount * 0.11)
        Cr. Pendapatan             10.000.000  (amount)
    
  4. Klik Simpan & Posting

Mencatat Pembelian dengan PPN Masukan

  1. Pilih template Pembelian dengan PPN
  2. Isi Harga Jual (sebelum PPN), contoh: Rp 10.000.000
  3. Preview jurnal:
    Dr. Beban/Aset             10.000.000  (amount)
    Dr. PPN Masukan             1.100.000  (amount * 0.11)
        Cr. Bank                   11.100.000  (amount * 1.11)
    

Pendapatan Jasa BUMN (FP 03)

Untuk klien BUMN/Pemerintah yang menggunakan Faktur Pajak kode 03 (PPN dipungut pembeli):

  1. Pilih template Pendapatan Jasa BUMN (FP 03)
  2. Isi Harga Jual, contoh: Rp 10.000.000
  3. Preview jurnal:
    Dr. Bank                     9.800.000  (amount * 0.98)
    Dr. Kredit PPh 23              200.000  (amount * 0.02)
        Cr. Pendapatan            10.000.000  (amount)
    
  4. PPN tidak masuk jurnal karena dipungut dan disetor oleh pembeli (BUMN)

Laporan Ringkasan PPN

Buka menu Laporan > Ringkasan PPN.

Ringkasan PPN


Tampilan Layar

reports-ppn-summary
reports-ppn-summary

4.3

Transaksi PPh

Konsep PPN (DPP Nilai Lain — PMK 131/2024)

PPN Keluaran - PPN yang Anda pungut dari pembeli PPN Masukan - PPN yang Anda bayar ke penjual

Net PPN = PPN Keluaran - PPN Masukan

Sejak 1 Januari 2025, tarif PPN secara nominal naik menjadi 12%, namun menggunakan DPP Nilai Lain (PMK 131/2024) sehingga beban efektif tetap 11%:

  • DPP = Harga Jual × 11/12 (DPP Nilai Lain)
  • PPN = DPP × 12% = Harga Jual × 11/12 × 12% = Harga Jual × 11%
  • Field amount di template = Harga Jual (sebelum PPN)
  • Formula template: amount * 0.11 = PPN efektif 11% dari Harga Jual

Mengapa formula 0.11 (bukan 0.12)? Tarif resmi PPN adalah 12%, tetapi DPP dihitung dari 11/12 × Harga Jual (PMK 131/2024 Pasal 3). Hasil akhirnya: PPN = 11% × Harga Jual. Di Faktur Pajak Coretax, DPP dan PPN 12% ditampilkan terpisah, tetapi secara akuntansi cukup catat PPN = amount * 0.11.

Mencatat Pendapatan dengan PPN

  1. Buka menu Transaksi > Transaksi Baru

Form Transaksi

  1. Pilih template Pendapatan Jasa + PPN
  2. Isi Harga Jual (sebelum PPN), contoh: Rp 10.000.000
  3. Preview jurnal:
    Dr. Bank                    11.100.000  (amount * 1.11)
        Cr. Hutang PPN              1.100.000  (amount * 0.11)
        Cr. Pendapatan             10.000.000  (amount)
    
  4. Klik Simpan & Posting

Mencatat Pembelian dengan PPN Masukan

  1. Pilih template Pembelian dengan PPN
  2. Isi Harga Jual (sebelum PPN), contoh: Rp 10.000.000
  3. Preview jurnal:
    Dr. Beban/Aset             10.000.000  (amount)
    Dr. PPN Masukan             1.100.000  (amount * 0.11)
        Cr. Bank                   11.100.000  (amount * 1.11)
    

Pendapatan Jasa BUMN (FP 03)

Untuk klien BUMN/Pemerintah yang menggunakan Faktur Pajak kode 03 (PPN dipungut pembeli):

  1. Pilih template Pendapatan Jasa BUMN (FP 03)
  2. Isi Harga Jual, contoh: Rp 10.000.000
  3. Preview jurnal:
    Dr. Bank                     9.800.000  (amount * 0.98)
    Dr. Kredit PPh 23              200.000  (amount * 0.02)
        Cr. Pendapatan            10.000.000  (amount)
    
  4. PPN tidak masuk jurnal karena dipungut dan disetor oleh pembeli (BUMN)

Laporan Ringkasan PPN

Buka menu Laporan > Ringkasan PPN.

Ringkasan PPN


Tampilan Layar

Pemotongan PPh 23

Screenshot belum tersedia

Laporan pemotongan PPh 23 dari vendor

reports-tax-summary
reports-tax-summary

4.4

Periode Fiskal

Periode fiskal mengontrol kapan transaksi dapat diposting. Setiap bulan memiliki status yang menentukan apakah jurnal dapat dibuat di bulan tersebut.

Melihat Periode Fiskal

Buka menu Pengaturan > Periode Fiskal di sidebar.

Daftar Periode Fiskal

Fitur daftar periode:

  • Filter tahun — pilih tahun untuk melihat 12 periode
  • Filter status — tampilkan semua atau filter berdasarkan status tertentu

Generate Periode Satu Tahun

Untuk membuat 12 periode sekaligus:

  1. Isi tahun pada kolom Tahun di bagian atas halaman
  2. Klik Generate
  3. Sistem membuat periode Januari–Desember untuk tahun tersebut (periode yang sudah ada dilewati)

Atau buat periode satuan via Periode Baru (pilih tahun dan bulan manual).

Status Periode

StatusLabelArti
OPENTerbukaTransaksi dapat diposting ke periode ini
MONTH_CLOSEDTutup BulanTransaksi tidak dapat diposting; periode masih bisa dibuka kembali
TAX_FILEDSPT DilaporkanSPT sudah dilaporkan ke DJP; periode tidak bisa dibuka kembali

Alur status:

OPEN → MONTH_CLOSED → TAX_FILED

Detail Periode

Klik periode di daftar untuk melihat detail:

  • Tanggal mulai dan berakhir
  • Siapa dan kapan menutup bulan
  • Siapa dan kapan melaporkan SPT
  • Visualisasi alur status (3 tahap)

Menutup Periode

  1. Buka detail periode yang berstatus Terbuka
  2. Klik Tutup Bulan
  3. Konfirmasi pada dialog

Setelah ditutup, sistem memblokir posting transaksi ke periode tersebut. Jika ada transaksi draf yang belum diposting di periode tersebut, penutupan akan ditolak.

Melaporkan SPT

Setelah SPT Masa sudah dilaporkan ke DJP:

  1. Buka detail periode yang berstatus Tutup Bulan
  2. Klik Lapor SPT
  3. Konfirmasi pada dialog

Periode dengan status SPT Dilaporkan tidak bisa dibuka kembali.

Membuka Kembali Periode

Periode dengan status Tutup Bulan dapat dibuka kembali:

  1. Buka detail periode
  2. Klik Buka Kembali
  3. Konfirmasi pada dialog

Periode dengan status SPT Dilaporkan tidak bisa dibuka kembali.

Posting Guard

Saat pengguna mencoba memposting transaksi ke bulan yang sudah ditutup, sistem menampilkan pesan error dan transaksi tidak akan diposting. Pastikan periode dalam status Terbuka sebelum memposting transaksi.


Tampilan Layar

fiscal-periods-list
fiscal-periods-list

4.5

Kalender Pajak

Melihat Kalender Pajak

Buka menu Pajak > Kalender Pajak.

Kalender Pajak

Deadline Pajak Standar

PajakSetorLapor
PPNAkhir bulan berikutnyaAkhir bulan berikutnya
PPh 21Tgl 15 bulan berikutnyaTgl 20 bulan berikutnya
PPh 23Tgl 15 bulan berikutnyaTgl 20 bulan berikutnya
PPh 4(2)Tgl 15 bulan berikutnyaTgl 20 bulan berikutnya
PPh 25Tgl 15 bulan berikutnyaTgl 20 bulan berikutnya

Catatan: Deadline penyetoran PPh 21, PPh 23, dan PPh 4(2) berubah dari tanggal 10 menjadi tanggal 15 sesuai PMK 81/2024.

Kalender Tahunan

Kalender Pajak Tahunan

Menandai Selesai

  1. Klik deadline yang sudah diselesaikan
  2. Isi nomor bukti setor/lapor
  3. Klik Selesai

Tampilan Layar

tax-calendar
tax-calendar

tax-calendar-yearly
tax-calendar-yearly

5.1

Setup Komponen Gaji

Melihat Komponen Gaji

Buka menu Penggajian > Komponen Gaji.

Daftar Komponen Gaji

Jenis Komponen

TipeContohPengaruh ke Gaji
PendapatanGaji Pokok, TunjanganMenambah
PotonganBPJS Karyawan, PPh 21Mengurangi

Menambah Komponen

  1. Klik Komponen Baru

Form Komponen Gaji

  1. Isi:
    • Nama komponen
    • Tipe (Pendapatan/Potongan)
    • Basis perhitungan (Fixed/Percentage)
    • Kena pajak (Ya/Tidak)
  2. Klik Simpan

Komponen Standar (dari Seed)

Pendapatan:

  • Gaji Pokok
  • Tunjangan Jabatan
  • Tunjangan Kehadiran
  • Tunjangan Makan
  • Tunjangan Transport

Potongan:

  • BPJS Kesehatan (Karyawan)
  • BPJS Ketenagakerjaan JHT (Karyawan)
  • BPJS Ketenagakerjaan JP (Karyawan)
  • PPh 21

Tampilan Layar

salary-components-list
salary-components-list

salary-components-form
salary-components-form

5.2

Kelola Karyawan

Melihat Daftar Karyawan

Buka menu Penggajian > Karyawan.

Daftar Karyawan

Menambah Karyawan

  1. Klik Karyawan Baru

Form Karyawan

  1. Isi data:

Data Pribadi:

  • NIK (Nomor Induk Karyawan)
  • Nama lengkap
  • Email, telepon, alamat

Data Pajak:

  • NPWP
  • Status PTKP

Data Kepegawaian:

  • Jabatan, departemen
  • Tanggal bergabung
  • Tipe (Tetap/Kontrak)

Data Bank:

  • Nama bank
  • Nomor rekening

Data BPJS:

  • No. BPJS Kesehatan
  • No. BPJS Ketenagakerjaan
  1. Klik Simpan

Assign Komponen Gaji ke Karyawan

  1. Buka detail karyawan
  2. Tab Komponen Gaji
  3. Klik Tambah Komponen
  4. Pilih komponen dan isi nilai
  5. Klik Simpan

Tampilan Layar

employees-list
employees-list

employees-form
employees-form

5.3

BPJS

Tarif BPJS 2024

BPJS Kesehatan:

PihakTarifBatas UMR
Perusahaan4%Maks 12 juta
Karyawan1%Maks 12 juta

BPJS Ketenagakerjaan:

ProgramPerusahaanKaryawan
JHT3.7%2%
JKK0.24-1.74%-
JKM0.3%-
JP2%1%

Kalkulator BPJS

Buka menu Penggajian > Kalkulator BPJS.

Kalkulator BPJS

  1. Masukkan gaji pokok
  2. Sistem menghitung:
    • BPJS Kes (perusahaan + karyawan)
    • BPJS TK (JHT, JKK, JKM, JP)
    • Total beban perusahaan
    • Total potongan karyawan

Tampilan Layar

bpjs-calculator
bpjs-calculator

5.4

PPh 21 Karyawan

Melihat Daftar Karyawan

Buka menu Penggajian > Karyawan.

Daftar Karyawan

Menambah Karyawan

  1. Klik Karyawan Baru

Form Karyawan

  1. Isi data:

Data Pribadi:

  • NIK (Nomor Induk Karyawan)
  • Nama lengkap
  • Email, telepon, alamat

Data Pajak:

  • NPWP
  • Status PTKP

Data Kepegawaian:

  • Jabatan, departemen
  • Tanggal bergabung
  • Tipe (Tetap/Kontrak)

Data Bank:

  • Nama bank
  • Nomor rekening

Data BPJS:

  • No. BPJS Kesehatan
  • No. BPJS Ketenagakerjaan
  1. Klik Simpan

Assign Komponen Gaji ke Karyawan

  1. Buka detail karyawan
  2. Tab Komponen Gaji
  3. Klik Tambah Komponen
  4. Pilih komponen dan isi nilai
  5. Klik Simpan

Tampilan Layar

pph21-calculator
pph21-calculator

5.5

Kapan Menggunakan Fitur Payroll?

Gunakan Fitur Payroll Untuk:

✅ Gaji karyawan tetap/kontrak dengan kewajiban BPJS ✅ Perusahaan wajib potong PPh 21 ✅ Butuh bukti potong 1721-A1 untuk karyawan ✅ Karyawan perlu akses slip gaji online ✅ Tracking komponen gaji detail (tunjangan, potongan)

Gunakan Transaksi "Bayar Beban Gaji" Untuk:

✅ Bayar kontraktor lepas (tanpa BPJS/PPh 21) ✅ Bonus di luar payroll reguler ✅ Penarikan dana pemilik (bukan gaji karyawan) ✅ Pembayaran ad-hoc yang tidak perlu slip gaji

Perbedaan Akuntansi

AspekFitur PayrollTransaksi Simple
Jurnal5 baris (pisah hutang)2 baris (langsung bayar)
BebanGaji bruto + BPJS perusahaanNominal transfer saja
KewajibanHutang Gaji, BPJS, PPh 21Tidak ada hutang
KalkulasiOtomatis BPJS + PPh 21Manual
Tax complianceOtomatis hitung & laporTanggung jawab manual
Slip gajiGenerate otomatisTidak ada
Bukti potongGenerate 1721-A1Tidak ada

Contoh Jurnal: Payroll vs Simple

Fitur Payroll (otomatis):

Dr. Beban Gaji              30.000.000
Dr. Beban BPJS Perusahaan    3.432.000
    Cr. Hutang Gaji             26.250.000
    Cr. Hutang BPJS              6.432.000
    Cr. Hutang PPh 21              750.000

Transaksi Simple:

Dr. Beban Gaji              10.000.000
    Cr. Bank                    10.000.000

Kesimpulan: Gunakan fitur payroll untuk karyawan tetap. Gunakan transaksi simple hanya untuk pembayaran ad-hoc yang tidak perlu tracking BPJS/PPh 21.


5.6

Proses Penggajian

Melihat Daftar Payroll

Buka menu Penggajian > Payroll.

Daftar Payroll

Membuat Payroll Baru

  1. Klik Payroll Baru

Form Payroll

  1. Isi:
    • Periode (bulan/tahun)
    • Tanggal pembayaran
  2. Klik Buat
  3. Sistem generate slip gaji untuk semua karyawan aktif

Workflow Payroll

DRAFT → CALCULATED → APPROVED → POSTED
StatusAksi
DRAFTEdit komponen individual
CALCULATEDReview perhitungan
APPROVEDSiap bayar
POSTEDJurnal gaji dibuat

Melihat Detail Payroll

Klik payroll untuk melihat detail:

Detail Payroll

Informasi per karyawan:

  • Gaji pokok
  • Tunjangan (jabatan, kehadiran, makan, transport)
  • Total pendapatan (bruto)
  • BPJS Karyawan
  • PPh 21
  • Total potongan
  • Gaji bersih (take home pay)

Posting Payroll

  1. Pastikan status APPROVED
  2. Klik Posting
  3. Sistem membuat jurnal:
    Dr. Beban Gaji              xxx
    Dr. Beban BPJS Perusahaan   xxx
        Cr. Hutang Gaji             xxx
        Cr. Hutang BPJS             xxx
        Cr. Hutang PPh 21           xxx
    

Membayar Gaji

Setelah transfer ke rekening karyawan:

  1. Buka menu Transaksi > Transaksi Baru
  2. Pilih template Bayar Gaji
  3. Isi jumlah total gaji bersih
  4. Posting

Jurnal:

Dr. Hutang Gaji             xxx
    Cr. Bank                    xxx

Tampilan Layar

payroll-list
payroll-list

payroll-form
payroll-form

payroll-detail
payroll-detail

5.7

Pembayaran Kewajiban Payroll

Setelah posting payroll, ada 3 kewajiban yang harus dibayar:

1. Bayar Gaji ke Karyawan

Kapan: 1-5 hari kerja setelah akhir bulan Template: Bayar Hutang Gaji

  1. Buka menu Transaksi > Transaksi Baru
  2. Pilih template Bayar Hutang Gaji
  3. Isi:
    • Tanggal pembayaran
    • Jumlah: Total gaji bersih (dari payroll detail)
    • Deskripsi: "Transfer gaji [bulan] [tahun]"
    • Referensi: Nomor transaksi bank
  4. Pilih akun bank
  5. Klik Simpan & Posting

Jurnal:

Dr. Hutang Gaji             xxx
    Cr. Bank                    xxx

2. Bayar BPJS ke Institusi

Kapan: Maksimal tanggal 10 bulan berikutnya Template: Bayar Hutang BPJS

  1. Buka menu Transaksi > Transaksi Baru
  2. Pilih template Bayar Hutang BPJS
  3. Isi:
    • Tanggal pembayaran (maks tgl 10)
    • Jumlah: Total BPJS (perusahaan + karyawan)
    • Deskripsi: "Pembayaran BPJS [bulan] [tahun]"
    • Referensi: Nomor billing BPJS
  4. Pilih akun bank
  5. Klik Simpan & Posting

Jurnal:

Dr. Hutang BPJS             xxx
    Cr. Bank                    xxx

Catatan: Bayar ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan melalui e-DABU atau virtual account.

3. Setor PPh 21 ke Kas Negara

Kapan: Maksimal tanggal 10 bulan berikutnya Template: Setor PPh 21

  1. Buka menu Transaksi > Transaksi Baru
  2. Pilih template Setor PPh 21
  3. Isi:
    • Tanggal penyetoran (maks tgl 10)
    • Jumlah: Total PPh 21 yang dipotong
    • Deskripsi: "Penyetoran PPh 21 [bulan] [tahun]"
    • Referensi: Nomor bukti setor (BPN)
  4. Pilih akun bank
  5. Klik Simpan & Posting

Jurnal:

Dr. Hutang PPh 21           xxx
    Cr. Bank                    xxx

Catatan: Bayar melalui e-Billing DJP, lalu lapor SPT Masa PPh 21 maks tanggal 20.

Timeline Kewajiban Payroll

TanggalAktivitasTemplateDeadline
25-31Posting payroll (jurnal dibuat)Post Gaji BulananAkhir bulan
1-5Transfer gaji ke rekening karyawanBayar Hutang Gaji-
Maks 10Bayar BPJS ke institusiBayar Hutang BPJSWajib
Maks 10Setor PPh 21 ke kas negaraSetor PPh 21Wajib
Maks 20Lapor SPT Masa PPh 21(Eksternal DJP)Wajib

Tampilan Layar

payroll-lifecycle-bayar-gaji-form
payroll-lifecycle-bayar-gaji-form

payroll-lifecycle-bayar-bpjs-form
payroll-lifecycle-bayar-bpjs-form

payroll-lifecycle-setor-pph21-form
payroll-lifecycle-setor-pph21-form

5.8

Layanan Mandiri Karyawan

Metode Perhitungan

Aplikasi menggunakan metode TER (Tarif Efektif Rata-rata) sesuai PP 58/2023.

Kalkulator PPh 21

Buka menu Penggajian > Kalkulator PPh 21.

Kalkulator PPh 21

  1. Masukkan:
    • Gaji bruto bulanan
    • Status PTKP
    • Tunjangan-tunjangan
  2. Sistem menghitung:
    • Penghasilan bruto
    • Biaya jabatan (5%, maks 500rb)
    • BPJS yang dibayar karyawan
    • Penghasilan neto
    • PKP (Penghasilan Kena Pajak)
    • PPh 21 terutang

Referensi (lihat Perpajakan)

  • Tarif PPh 21 progresif
  • PTKP per status

Tampilan Layar

Slip Gaji Saya
Slip Gaji Saya

Daftar slip gaji karyawan

Bukti Potong Saya
Bukti Potong Saya

Bukti potong PPh 21 (1721-A1)

Profil Saya
Profil Saya

Informasi profil karyawan

5.9

Bukti Potong PPh 21

Generate Bukti Potong Tahunan (1721-A1)

  1. Buka menu Penggajian > Bukti Potong
  2. Pilih tahun pajak
  3. Pilih karyawan (atau semua)
  4. Klik Generate
  5. Download PDF

Isi Bukti Potong

  • Identitas pemotong (perusahaan)
  • Identitas penerima (karyawan)
  • Rincian penghasilan bruto
  • BPJS dan biaya jabatan
  • Penghasilan neto
  • PTKP
  • PKP
  • PPh 21 terutang
  • PPh 21 dipotong

5.10

Contoh Lengkap: Proses Payroll Januari 2025

Skenario

Perusahaan IT memiliki 3 karyawan:

  • Budi Santoso - Developer, gaji Rp 10.000.000
  • Dewi Lestari - Designer, gaji Rp 10.000.000
  • Agus Wijaya - Project Manager, gaji Rp 10.000.000

Data Payroll

ItemRumusJumlah
Gaji Bruto3 × Rp 10.000.000Rp 30.000.000
BPJS PerusahaanKes 4% + TK (JHT 3.7%, JKK 0.24%, JKM 0.3%, JP 2%)Rp 3.432.000
BPJS KaryawanKes 1% + JHT 2% + JP 1%Rp 3.000.000
PPh 21Progresif setelah PTKPRp 750.000
Gaji BersihBruto - BPJS Karyawan - PPh 21Rp 26.250.000

Langkah 1: Posting Payroll (31 Januari 2025)

  1. Buka Penggajian > Payroll
  2. Klik payroll bulan Januari
  3. Pastikan status APPROVED
  4. Klik Posting

Jurnal Otomatis:

Dr. Beban Gaji                   30.000.000
Dr. Beban BPJS Perusahaan         3.432.000
    Cr. Hutang Gaji                  26.250.000
    Cr. Hutang BPJS                   6.432.000 (perusahaan + karyawan)
    Cr. Hutang PPh 21                   750.000

Penjelasan:

  • Beban total perusahaan: Rp 33.432.000 (masuk P&L bulan Januari)
  • Kewajiban total: Rp 33.432.000 (hutang di neraca)
  • Uang belum keluar dari bank (masih status hutang)

Langkah 2: Bayar Gaji (1 Februari 2025)

  1. Buka Transaksi > Transaksi Baru
  2. Pilih template Bayar Hutang Gaji
  3. Isi:
    • Jumlah: Rp 26.250.000
    • Deskripsi: "Transfer gaji Januari 2025"
    • Pilih Bank BCA
  4. Klik Simpan & Posting

Jurnal:

Dr. Hutang Gaji                  26.250.000
    Cr. Bank BCA                     26.250.000

Efek:

  • ✅ Hutang Gaji lunas
  • ✅ Karyawan terima transfer
  • ⏳ Hutang BPJS masih Rp 6.432.000
  • ⏳ Hutang PPh 21 masih Rp 750.000

Langkah 3: Bayar BPJS (10 Februari 2025)

  1. Buka Transaksi > Transaksi Baru
  2. Pilih template Bayar Hutang BPJS
  3. Isi:
    • Jumlah: Rp 6.432.000
    • Deskripsi: "Pembayaran BPJS Januari 2025"
    • Referensi: Nomor billing BPJS
    • Pilih Bank BCA
  4. Klik Simpan & Posting

Jurnal:

Dr. Hutang BPJS                   6.432.000
    Cr. Bank BCA                      6.432.000

Efek:

  • ✅ Hutang BPJS lunas
  • ✅ Kewajiban BPJS selesai
  • ⏳ Hutang PPh 21 masih Rp 750.000

Langkah 4: Setor PPh 21 (10 Februari 2025)

  1. Buka Transaksi > Transaksi Baru
  2. Pilih template Setor PPh 21
  3. Isi:
    • Jumlah: Rp 750.000
    • Deskripsi: "Penyetoran PPh 21 Januari 2025"
    • Referensi: Nomor BPN dari e-Billing
    • Pilih Bank BCA
  4. Klik Simpan & Posting

Jurnal:

Dr. Hutang PPh 21                   750.000
    Cr. Bank BCA                        750.000

Efek:

  • ✅ Hutang PPh 21 lunas
  • ✅ Semua kewajiban payroll selesai

Ringkasan Kas Keluar

TanggalItemBank BCAStatus
1 FebTransfer gaji(Rp 26.250.000)
10 FebBayar BPJS(Rp 6.432.000)
10 FebSetor PPh 21(Rp 750.000)
TotalKas Keluar(Rp 33.432.000)-

Validasi: Total kas keluar = Total beban payroll ✅ (akuntansi akrual benar!)

Langkah 5: Lapor SPT Masa PPh 21 (20 Februari 2025)

  1. Login ke DJP Online (pajak.go.id)
  2. Pilih e-Filing > SPT Masa PPh 21
  3. Input data dari aplikasi:
    • Jumlah pegawai: 3 orang
    • PPh 21 dipotong: Rp 750.000
    • PPh 21 disetor: Rp 750.000 (lihat dari jurnal Setor PPh 21)
    • Nomor BPN: Dari referensi transaksi
  4. Submit SPT

Catatan: Aplikasi belum generate SPT otomatis, input manual ke DJP Online.


5.11

Tips Penggajian

  1. Setup komponen dulu - Sebelum input karyawan
  2. Verifikasi BPJS - Pastikan nomor BPJS valid
  3. Review sebelum posting - Cek perhitungan PPh 21
  4. Backup sebelum posting - Jurnal tidak bisa di-reverse
  5. Arsip bukti potong - Simpan PDF untuk audit

6.1

Jenis Industri

Klasifikasi Industri

KategoriKarakteristikContoh
JasaMenjual keahlian/waktuKonsultan, Software House
DagangBeli-jual barangToko online, Retailer
ManufakturProduksi barangPabrik, F&B Production
PendidikanLayanan edukasiUniversitas, Kursus

Perbedaan Utama

AspekJasaDagangManufaktur
ProdukTidak berwujudBarang jadiBarang diproduksi
InventoryTidak adaAda (barang dagang)Ada (bahan baku + WIP + barang jadi)
HPPTidak adaHarga beli barangBiaya produksi
Revenue recognitionSaat jasa selesaiSaat barang diserahkanSaat barang diserahkan

6.2

Industri yang Didukung

1. Industri Jasa (IT Services PKP)

Karakteristik:

  • Pendapatan berbasis proyek atau retainer
  • Tidak ada persediaan barang
  • Biaya utama: gaji karyawan
  • Wajib PPN (PKP)

Fitur utama:

  • Client Management
  • Project Management dengan Milestone
  • Invoice dan Penagihan
  • Profitabilitas per Klien/Proyek

Seed pack: it-service

Lihat: Industri Jasa

2. Industri Dagang (Online Seller)

Karakteristik:

  • Pendapatan dari penjualan barang
  • Persediaan dengan metode FIFO atau Weighted Average
  • HPP dihitung dari harga beli
  • Multi-channel (Tokopedia, Shopee, dll)

Fitur utama:

  • Product Management
  • Inventory Transactions (Purchase, Sale, Adjustment)
  • Stock Reports
  • Profitabilitas Produk

Seed pack: online-seller

Lihat: Industri Dagang

3. Industri Manufaktur (Coffee Shop) [TBD]

Karakteristik:

  • Produksi barang dari bahan baku
  • Bill of Materials (BOM)
  • Kalkulasi HPP produksi
  • Persediaan multi-level (bahan baku, WIP, barang jadi)

Fitur utama:

  • BOM (Bill of Materials)
  • Production Orders
  • Cost Calculation
  • Inventory multi-level

Seed pack: coffee-shop

Lihat: Industri Manufaktur

4. Industri Pendidikan (Campus) [TBD]

Karakteristik:

  • Pendapatan berbasis semester/tahun ajaran
  • Tagihan ke mahasiswa (SPP, Uang Pangkal)
  • Beasiswa dan potongan
  • Piutang mahasiswa dengan cicilan

Fitur utama:

  • Student Management
  • Billing (SPP, Praktikum, Wisuda)
  • Payment dan Installments
  • Scholarship Management
  • Receivables Aging per Student

Seed pack: campus

Lihat: Industri Pendidikan


6.3

Perbedaan Praktik Akuntansi

Chart of Accounts

Setiap industri memiliki COA yang disesuaikan:

IndustriAkun Khusus
JasaWIP Proyek, Pendapatan Diterima Dimuka
DagangPersediaan Barang Dagang, HPP
ManufakturBahan Baku, WIP, Barang Jadi, Overhead
PendidikanPiutang Mahasiswa, Pendapatan SPP

Template Transaksi

Template disesuaikan dengan alur bisnis industri:

Jasa:

  • Pendapatan Jasa + PPN
  • Terima DP Proyek
  • Pengakuan Pendapatan Milestone

Dagang:

  • Pembelian Barang Dagang
  • Penjualan dengan HPP
  • Retur Pembelian/Penjualan

Manufaktur:

  • Pembelian Bahan Baku
  • Production Order
  • Barang Jadi Masuk Gudang

Pendidikan:

  • Tagihan SPP
  • Terima Pembayaran SPP
  • Beasiswa

Laporan Khusus

IndustriLaporan Khusus
JasaProfitabilitas Proyek, Profitabilitas Klien
DagangKartu Stok, Valuasi Persediaan, Profitabilitas Produk
ManufakturProduction Cost Report, BOM Costing
PendidikanReceivables Aging per Student, Revenue per Program

7.1

Karakteristik Industri Jasa

Ciri Khas

  • Produk tidak berwujud - Menjual keahlian dan waktu
  • Project-based - Pendapatan dari proyek dengan milestone
  • Time & Material - Biaya berdasarkan jam kerja
  • Retainer - Pendapatan berulang bulanan
  • Tidak ada inventory - Tidak ada persediaan barang

Alur Bisnis Tipikal

Klien → Proposal → Kontrak → Proyek → Milestone → Invoice → Pembayaran

7.2

Client Management

Melihat Daftar Klien

Buka menu Proyek > Klien di sidebar.

Daftar Klien

Fitur daftar klien:

  • Pencarian — cari berdasarkan nama atau kode klien
  • Filter status — tampilkan semua, hanya Aktif, atau hanya Nonaktif
  • Paginasi — navigasi halaman via HTMX (tanpa reload)

Menambah Klien Baru

  1. Klik Klien Baru di halaman daftar klien
  2. Isi data klien:
FieldKeteranganWajib
KodeKode unik klien, misal CLT-001Ya
NamaNama perusahaan/peroranganYa
KontakNama contact personTidak
EmailAlamat emailTidak
TeleponNomor teleponTidak
AlamatAlamat lengkapTidak
CatatanCatatan tambahanTidak
  1. Isi data pajak (bagian Informasi Pajak):
FieldKeterangan
Tipe IdentitasNPWP untuk PKP, NIK untuk non-PKP
NPWPFormat: XX.XXX.XXX.X-XXX.XXX (15-16 digit)
NITKUNomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (22 karakter: NPWP + 6 digit kode cabang)
NIKNomor Induk Kependudukan (16 digit), untuk pembeli non-PKP
  1. Klik Simpan

Data pajak klien (NPWP, NITKU) diperlukan untuk ekspor e-Faktur dan e-Bupot ke Coretax. Saat transaksi dicatat menggunakan template PPN, data counterparty pada detail pajak otomatis terisi dari data klien yang terhubung via proyek.

Detail Klien

Klik nama klien di daftar untuk membuka halaman detail. Informasi yang ditampilkan:

  • Informasi Klien — kontak, email, telepon, alamat, catatan, tanggal dibuat
  • Informasi Pajak — tipe identitas (NPWP/NIK), NPWP, NITKU, NIK
  • Proyek — daftar proyek yang terhubung dengan klien (link ke detail proyek)
  • Invoice — daftar invoice klien (nomor, tanggal, jatuh tempo, jumlah, status)
  • Ringkasan Pajak — jumlah e-Faktur, e-Bupot, total DPP, total PPN, total PPh

Dari halaman detail, Anda dapat:

  • Lihat Laporan — buka laporan statement klien
  • Edit — ubah data klien
  • Nonaktifkan/Aktifkan — ubah status aktif klien

Mengaktifkan/Menonaktifkan Klien

Klien yang tidak aktif tetap tersimpan di database tetapi tidak muncul di dropdown pemilihan klien. Untuk mengubah status:

  1. Buka halaman detail klien
  2. Klik Nonaktifkan (untuk menonaktifkan) atau Aktifkan (untuk mengaktifkan kembali)

Hak Akses

PermissionFungsi
CLIENT_VIEWMelihat daftar dan detail klien
CLIENT_CREATEMenambah klien baru
CLIENT_EDITMengubah data klien
CLIENT_DELETEMenghapus klien

Tampilan Layar

service/clients-list
service/clients-list

7.3

Project Management

Melihat Daftar Proyek

Buka menu Proyek > Daftar Proyek.

Daftar Proyek

Detail Proyek

Klik pada proyek untuk melihat detail. Informasi yang ditampilkan:

  • Status proyek
  • Progress milestone
  • Total nilai kontrak
  • Pendapatan yang sudah diakui
  • Invoice yang sudah diterbitkan

Menambah Proyek Baru

  1. Klik Proyek Baru

  2. Isi:

    • Kode proyek
    • Nama proyek
    • Klien (pilih dari dropdown)
    • Nilai kontrak
    • Tanggal mulai & target selesai
    • Deskripsi
  3. Tab Milestone - Tambah milestone:

    • Nama milestone
    • Bobot (%)
    • Target tanggal
  4. Klik Simpan

Workflow Proyek

DRAFT → ACTIVE → COMPLETED
StatusArti
DRAFTProyek belum dimulai
ACTIVEProyek sedang berjalan
COMPLETEDProyek selesai

Update Progress Milestone

  1. Buka detail proyek
  2. Klik milestone
  3. Update status:
    • Tanggal aktual selesai
    • Catatan
  4. Klik Simpan

Saat milestone selesai, pendapatan dapat diakui proporsional sesuai bobot.


Tampilan Layar

service/projects-list
service/projects-list

7.4

Template Transaksi Jasa

Template Standar

TemplateFungsi
Pendapatan Jasa + PPNPendapatan dengan PPN 11%
Pendapatan Jasa tanpa PPNPendapatan tanpa PPN
Terima DP ProyekDP masuk Pendapatan Diterima Dimuka
Pengakuan PendapatanRecognize revenue dari DDM
Beban OperasionalPengeluaran operasional

Melihat Template

Buka menu Pengaturan > Template.

Daftar Template

Detail Template

Detail Template


Tampilan Layar

service/templates-list
service/templates-list

service/templates-detail
service/templates-detail

7.5

Invoice & Penagihan

Melihat Daftar Invoice

Buka menu Invoice > Daftar Invoice untuk melihat semua invoice yang telah dibuat.

Membuat Invoice

  1. Klik Invoice Baru
  2. Pilih klien
  3. Pilih proyek (opsional)
  4. Isi item invoice:
    • Deskripsi
    • Quantity
    • Harga satuan
  5. Sistem menghitung:
    • Subtotal
    • PPN (jika PKP)
    • Total
  6. Klik Simpan

Workflow Invoice

DRAFT → SENT → PAID

Mencatat Pembayaran Invoice

Saat klien membayar:

  1. Buka invoice
  2. Klik Terima Pembayaran
  3. Isi:
    • Tanggal terima
    • Jumlah (bisa partial)
    • Rekening penerima
  4. Klik Simpan

Jurnal yang dibuat:

Dr. Bank                    xxx
    Cr. Piutang Usaha           xxx

7.6

Profitabilitas Proyek

Laporan Profitabilitas Proyek

Buka menu Laporan > Profitabilitas Proyek untuk melihat analisis margin per proyek.

Metrik yang ditampilkan:

  • Total revenue proyek
  • Total cost (gaji, vendor, dll)
  • Gross profit
  • Profit margin (%)

Laporan Profitabilitas Klien

Buka menu Laporan > Profitabilitas Klien untuk melihat analisis revenue dan margin per klien.

Agregasi per klien:

  • Total revenue dari klien
  • Total cost
  • Profit
  • Jumlah proyek

8.1

Karakteristik Industri Dagang

Ciri Khas

  • Jual barang jadi - Tidak ada proses produksi
  • Inventory management - Persediaan barang dagang
  • HPP (Harga Pokok Penjualan) - Biaya barang yang dijual
  • Multi-channel - Marketplace, toko fisik, website

Alur Bisnis Tipikal

Supplier → Purchase → Inventory → Sale → Customer

8.2

Manajemen Produk

Melihat Daftar Produk

Buka menu Inventori > Produk.

Daftar Produk

Menambah Produk Baru

  1. Klik Produk Baru

Form Produk

  1. Isi:
    • SKU (Stock Keeping Unit)
    • Nama produk
    • Kategori
    • Harga jual
    • Metode costing (FIFO / Weighted Average)
    • Akun persediaan
    • Akun HPP
  2. Klik Simpan

Kategori Produk

Buka menu Inventori > Kategori.

Daftar Kategori


Tampilan Layar

seller/product-list
seller/product-list

8.3

Metode Penilaian Persediaan

FIFO (First In First Out)

Barang yang masuk lebih dulu, keluar lebih dulu.

Contoh:

TanggalTransaksiQtyHarga/UnitTotal
1 JanBeli10Rp 100.000Rp 1.000.000
5 JanBeli10Rp 110.000Rp 1.100.000
10 JanJual15--

Perhitungan HPP (10 Jan):

  • 10 unit dari pembelian 1 Jan @ Rp 100.000 = Rp 1.000.000
  • 5 unit dari pembelian 5 Jan @ Rp 110.000 = Rp 550.000
  • Total HPP = Rp 1.550.000

Sisa Stok:

  • 5 unit @ Rp 110.000 = Rp 550.000

Weighted Average

Harga rata-rata tertimbang.

Contoh:

TanggalTransaksiQtyHarga/UnitTotalAvg Cost
1 JanBeli10Rp 100.000Rp 1.000.000Rp 100.000
5 JanBeli10Rp 110.000Rp 1.100.000Rp 105.000
10 JanJual15---

Perhitungan Average Cost (5 Jan):

  • Total nilai: Rp 1.000.000 + Rp 1.100.000 = Rp 2.100.000
  • Total qty: 10 + 10 = 20 unit
  • Average = Rp 2.100.000 / 20 = Rp 105.000/unit

Perhitungan HPP (10 Jan):

  • 15 unit @ Rp 105.000 = Rp 1.575.000

Sisa Stok:

  • 5 unit @ Rp 105.000 = Rp 525.000

8.4

Transaksi Pembelian

Contoh 1: Pembelian iPhone 15 Pro

Konteks: Toko Gadget Murah membeli 10 unit iPhone 15 Pro dari distributor resmi Erajaya.

Langkah 1: Buka Form Pembelian

Menu Inventori > Transaksi > Pembelian Baru

Form Pembelian iPhone

Langkah 2: Isi Data

  • Tanggal: 5 Januari 2024
  • Supplier: Erajaya
  • Produk: iPhone 15 Pro (IP15PRO)
  • Quantity: 10 unit
  • Harga Beli: Rp 15.000.000/unit
  • Total: Rp 150.000.000
  • Referensi: PO-001
  • Rekening: Bank BCA

Langkah 3: Simpan & Posting

Detail Pembelian iPhone

Jurnal Otomatis:

Dr. 1.1.20 Persediaan Barang Dagang  Rp 150.000.000
    Cr. 1.1.01 Bank BCA                  Rp 150.000.000

Impact:

  • Stok iPhone 15 Pro: 0 → 10 unit
  • Nilai persediaan: +Rp 150.000.000
  • Kas: -Rp 150.000.000

Contoh 2: Pembelian Samsung S24

Konteks: Membeli 20 unit Samsung Galaxy S24 dari Samsung Indonesia.

Form Pembelian Samsung

Data:

  • Produk: Samsung Galaxy S24 (SGS24)
  • Quantity: 20 unit
  • Harga: Rp 12.000.000/unit
  • Total: Rp 240.000.000
  • Referensi: PO-002

Detail Pembelian Samsung

Impact:

  • Stok Samsung S24: 0 → 20 unit
  • Nilai persediaan: +Rp 240.000.000
  • Total persediaan: Rp 390.000.000

Contoh 3: Pembelian Accessories (USB-C Cable & Phone Case)

Konteks: Melengkapi stok accessories untuk bundling dengan smartphone.

Pembelian 1: USB-C Cable

Form Pembelian USB-C

  • Produk: USB-C Cable (USBC)
  • Quantity: 100 unit
  • Harga: Rp 25.000/unit
  • Total: Rp 2.500.000
  • Referensi: PO-003

Detail Pembelian USB-C

Pembelian 2: Phone Case

Form Pembelian Case

  • Produk: Phone Case (CASE)
  • Quantity: 200 unit
  • Harga: Rp 15.000/unit
  • Total: Rp 3.000.000
  • Referensi: PO-004

Detail Pembelian Case

Total Investasi Persediaan: Rp 395.500.000


8.5

Transaksi Penjualan

Contoh 1: Penjualan iPhone via Tokopedia

Konteks: Terjual 5 unit iPhone 15 Pro via Tokopedia, harga jual Rp 19 juta/unit.

Langkah 1: Buka Form Penjualan

Menu Inventori > Transaksi > Penjualan Baru

Form Penjualan iPhone

Langkah 2: Isi Data

  • Tanggal: 15 Januari 2024
  • Channel: Tokopedia
  • Produk: iPhone 15 Pro (IP15PRO)
  • Quantity: 5 unit
  • Harga Jual: Rp 19.000.000/unit
  • Total: Rp 95.000.000
  • Referensi: TOPED-001

Langkah 3: Sistem Hitung HPP (FIFO)

Sistem otomatis ambil dari layer pembelian:

  • Layer 1 (PO-001): 10 unit @ Rp 15.000.000
  • Keluar: 5 unit @ Rp 15.000.000
  • HPP: Rp 75.000.000

Langkah 4: Simpan & Posting

Detail Penjualan iPhone

Jurnal Otomatis (2 entries):

Entry 1: Revenue Recognition

Dr. 1.1.01 Bank BCA                 Rp 95.000.000
    Cr. 4.1.01 Penjualan                Rp 95.000.000

Entry 2: COGS Recognition

Dr. 5.1.01 HPP                      Rp 75.000.000
    Cr. 1.1.20 Persediaan               Rp 75.000.000

Impact:

  • Stok iPhone 15 Pro: 10 → 5 unit
  • Revenue: Rp 95.000.000
  • HPP: Rp 75.000.000
  • Gross Profit: Rp 20.000.000
  • Margin: 21.1%

Contoh 2: Penjualan Samsung via Shopee

Konteks: Terjual 8 unit Samsung S24 via Shopee, harga Rp 14 juta/unit.

Form Penjualan Samsung

Data:

  • Channel: Shopee
  • Produk: Samsung S24 (SGS24)
  • Quantity: 8 unit
  • Harga Jual: Rp 14.000.000/unit
  • Total: Rp 112.000.000
  • Referensi: SHOPEE-001

HPP Calculation (FIFO):

  • Layer 1 (PO-002): 20 unit @ Rp 12.000.000
  • Keluar: 8 unit @ Rp 12.000.000
  • HPP: Rp 96.000.000

Detail Penjualan Samsung

Jurnal:

Dr. Bank                        Rp 112.000.000
    Cr. Penjualan                   Rp 112.000.000

Dr. HPP                         Rp  96.000.000
    Cr. Persediaan                  Rp  96.000.000

Impact:

  • Stok Samsung S24: 20 → 12 unit
  • Revenue: Rp 112.000.000
  • HPP: Rp 96.000.000
  • Gross Profit: Rp 16.000.000
  • Margin: 14.3%

Contoh 3: Penjualan Accessories

Penjualan USB-C Cable via Tokopedia:

Form Penjualan USB-C

  • Quantity: 30 unit @ Rp 50.000 = Rp 1.500.000
  • HPP: 30 × Rp 25.000 = Rp 750.000
  • Gross Profit: Rp 750.000 (50% margin)

Detail Penjualan USB-C

Penjualan Phone Case via Shopee:

Form Penjualan Case

  • Quantity: 50 unit @ Rp 35.000 = Rp 1.750.000
  • HPP: 50 × Rp 15.000 = Rp 750.000
  • Gross Profit: Rp 1.000.000 (57.1% margin)

Detail Penjualan Case


8.6

Laporan Persediaan

Stok Barang

Buka menu Inventori > Stok.

Stok Barang

Transaksi Inventori

Buka menu Inventori > Transaksi.

Transaksi Inventori

Laporan Saldo Stok

Buka menu Inventori > Laporan > Saldo Stok.

Saldo Stok

Laporan Mutasi Stok

Buka menu Inventori > Laporan > Mutasi Stok.

Mutasi Stok

Menampilkan kartu stok per produk:

  • Tanggal transaksi
  • Tipe (masuk/keluar)
  • Qty
  • Harga
  • Saldo running

Tampilan Layar

seller/report-stock-balance
seller/report-stock-balance

seller/report-stock-movement
seller/report-stock-movement

8.7

Profitabilitas Produk

Laporan Profitabilitas

Buka menu Inventori > Laporan > Profitabilitas Produk.

Profitabilitas Produk

Metrik per produk:

  • Total penjualan (revenue)
  • Total HPP (cost)
  • Gross profit
  • Margin (%)

Tampilan Layar

seller/report-product-profitability
seller/report-product-profitability

9.1

Karakteristik Manufaktur

Ciri Khas

  • Proses Produksi - Mengolah bahan baku menjadi barang jadi
  • Bill of Materials (BOM) - Resep/formula produksi
  • Production Orders - Perintah produksi dengan tracking cost
  • Multi-stage Inventory - Bahan baku, WIP, dan barang jadi
  • COGM (Cost of Goods Manufactured) - Harga pokok produksi
  • Component Consumption - Konsumsi komponen saat produksi

Alur Bisnis Tipikal

Supplier → Raw Materials → Production → Finished Goods → Customer

Contoh Kasus: Kedai Kopi Nusantara

Kedai kopi & pastry yang memproduksi:

  • Roti & pastry (Croissant, Roti Bakar Coklat)
  • Menggunakan bahan baku: Tepung, Butter, Telur, Coklat, dll
  • Produksi batch sesuai BOM
  • Jual hasil produksi ke konsumen

9.2

Bill of Materials (BOM)

Konsep BOM

BOM adalah resep/formula produksi yang mendefinisikan:

  • Barang jadi yang dihasilkan
  • Komponen (bahan baku) yang dibutuhkan
  • Kuantitas setiap komponen
  • Output quantity per batch

Contoh: BOM Croissant

Output: 24 pcs Croissant

Komponen:

  • Tepung Terigu: 3.00 kg
  • Butter: 1.20 kg
  • Telur: 24.00 butir
  • Ragi: 50.00 gram
  • Garam: 30.00 gram

Melihat Daftar BOM

Buka menu Inventori > Bill of Materials.

Daftar BOM

Detail BOM

Klik pada BOM untuk melihat detail:

Detail BOM Croissant

Informasi yang ditampilkan:

  • Kode BOM: BOM-CRS
  • Produk Output: Croissant
  • Output Quantity: 24 pcs per batch
  • Daftar Komponen: Tabel dengan nama komponen, quantity, dan satuan

Menambah BOM Baru

  1. Klik BOM Baru

  2. Tab Informasi Dasar:

    • Kode BOM (unik)
    • Nama BOM (deskriptif)
    • Produk Jadi (pilih dari dropdown)
    • Output Quantity (berapa unit yang dihasilkan per batch)
    • Status (Aktif/Nonaktif)
  3. Tab Komponen:

    • Klik Tambah Komponen
    • Pilih produk (bahan baku)
    • Isi quantity yang dibutuhkan
    • Ulangi untuk semua komponen
  4. Klik Simpan

Contoh: BOM Roti Bakar Coklat

Output: 20 pcs

Komponen:

  • Tepung Terigu: 2.50 kg
  • Butter: 1.00 kg
  • Telur: 20.00 butir
  • Ragi: 40.00 gram
  • Garam: 25.00 gram
  • Coklat Blok: 0.80 kg

Detail BOM Croissant

Detail BOM Croissant

Detail BOM Roti Bakar Coklat

Detail BOM Roti Bakar Coklat


Tampilan Layar

coffee/bom-list
coffee/bom-list

coffee/bom-detail-croissant
coffee/bom-detail-croissant

9.3

Production Order

Konsep Production Order

Production Order adalah perintah produksi untuk membuat barang jadi sesuai BOM.

Workflow:

DRAFT → IN_PROGRESS → COMPLETED
StatusArtiAksi
DRAFTOrder belum dimulaiEdit, Start, Delete
IN_PROGRESSProduksi sedang berjalanComplete, Cancel
COMPLETEDProduksi selesaiView only (sudah ada transaksi inventory)

Melihat Daftar Production Order

Buka menu Inventori > Production Orders.

Daftar Production Order

Detail Production Order

Klik pada order untuk melihat detail:

Detail Production Order

Informasi yang ditampilkan:

  • No. Order: PROD-001
  • Tanggal Order: Kapan order dibuat
  • BOM: BOM yang digunakan
  • Produk Jadi: Croissant
  • Jumlah Produksi: 24 pcs
  • Status: COMPLETED
  • Ringkasan Biaya: (tampil setelah COMPLETED)
    • Total Biaya Komponen: Rp 106.920
    • Jumlah Produksi: 24 pcs
    • Harga Pokok per Unit: Rp 4.455

Tabel Komponen yang Dibutuhkan:

  • Menampilkan semua komponen dari BOM
  • Kebutuhan per BOM
  • Total kebutuhan (dikalikan quantity order)

Membuat Production Order Baru

  1. Klik Production Order Baru

  2. Isi data:

    • No. Order: Otomatis (PROD-XXX)
    • Tanggal Order: Tanggal pembuatan order
    • BOM: Pilih BOM yang akan diproduksi
    • Quantity: Berapa batch yang akan diproduksi
    • Target Selesai: (opsional) Target completion date
    • Catatan: (opsional) Informasi tambahan
  3. Klik Simpan → Status: DRAFT

Workflow Produksi

1. Start Production

Dari halaman detail order (status DRAFT):

  1. Klik Mulai Produksi
  2. Konfirmasi: "Pastikan semua komponen tersedia"
  3. Status berubah: DRAFT → IN_PROGRESS

Tidak ada transaksi inventory pada tahap ini.

2. Complete Production

Dari halaman detail order (status IN_PROGRESS):

  1. Klik Selesaikan Produksi
  2. Konfirmasi: "Komponen akan dikurangi dari stok dan produk jadi akan ditambahkan"
  3. Status berubah: IN_PROGRESS → COMPLETED

Transaksi Inventory Otomatis:

a. PRODUCTION_OUT - Konsumsi komponen:

- Tepung Terigu: -3.00 kg @ Rp 12.000 = -Rp 36.000
- Butter: -1.20 kg @ Rp 45.000 = -Rp 54.000
- Telur: -24 butir @ Rp 1.500 = -Rp 36.000
- Ragi: -50 gram @ Rp 30 = -Rp 1.500
- Garam: -30 gram @ Rp 14 = -Rp 420
Total: Rp 127.920

b. PRODUCTION_IN - Penerimaan barang jadi:

+ Croissant: 24 pcs @ Rp 4.455 = Rp 106.920

Unit Cost Calculation:

Unit Cost = Total Component Cost / Output Quantity
Unit Cost = Rp 106.920 / 24 pcs = Rp 4.455/pcs

Jurnal Otomatis:

Dr. 1.1.21 Persediaan Barang Jadi - Roti    Rp 106.920
    Cr. 1.1.20 Persediaan Bahan Baku - Roti    Rp 106.920

Tampilan Layar

coffee/production-order-list
coffee/production-order-list

coffee/production-order-detail-croissant
coffee/production-order-detail-croissant

9.4

Kalkulasi Biaya Produksi

Panduan lengkap untuk bisnis manufaktur sederhana (Home Industry, Bakery, Coffee Shop, Catering).

Manajemen Produk & Kategori

Kategori Produk

Buka menu Inventori > Kategori Produk.

Daftar Kategori Produk

Kategori Tipikal Manufaktur:

KategoriJenisContoh
Bahan Baku KopiRaw MaterialBiji Kopi, Susu, Gula Aren
Bahan Baku RotiRaw MaterialTepung, Butter, Telur
Produk Jadi - RotiFinished GoodsCroissant, Roti Bakar

Daftar Produk

Buka menu Inventori > Produk.

Daftar Produk

Produk dibagi menjadi:

  1. Bahan Baku - Input untuk produksi (Tepung, Butter, Telur, Coklat)
  2. Barang Jadi - Output produksi (Croissant, Roti Bakar Coklat)

Menambah Produk Baru

  1. Klik Produk Baru

  2. Isi data produk:

    • Kode: SKU unik (contoh: TEPUNG-TERIGU)
    • Nama: Nama produk
    • Kategori: Pilih kategori (Bahan Baku / Produk Jadi)
    • Satuan: pcs, kg, liter, gram
    • Metode Costing:
      • FIFO (First In First Out)
      • WEIGHTED_AVERAGE (Rata-rata Tertimbang)
    • Track Inventory: ✓ (aktifkan untuk tracking stok)
    • Minimum Stock: Alert stok rendah
    • Harga Jual: Untuk barang jadi
    • Akun:
      • Inventory Account (1.1.20 - Persediaan Bahan Baku / 1.1.21 - Persediaan Barang Jadi)
      • COGS Account (5.1.01 - HPP Bahan Baku / 5.2.01 - HPP Barang Jadi)
      • Sales Account (4.1.02 - Pendapatan Penjualan)
  3. Klik Simpan

Perbedaan Bahan Baku vs Barang Jadi:

AspekBahan BakuBarang Jadi
Inventory Account1.1.20 Persediaan Bahan Baku1.1.21 Persediaan Barang Jadi
COGS Account5.1.01 HPP Bahan Baku5.2.01 HPP Barang Jadi
Harga Jual0 (tidak dijual langsung)Sesuai harga pasar
Digunakan dalamBOM sebagai komponenBOM sebagai output

Transaksi Inventory

Daftar Transaksi

Buka menu Inventori > Transaksi.

Daftar Transaksi Inventory

Tipe Transaksi:

TipeArtiDirectionDigunakan Untuk
PURCHASEPembelianIN (+)Beli bahan baku dari supplier
SALEPenjualanOUT (-)Jual barang jadi ke customer
PRODUCTION_INProduksi MasukIN (+)Terima barang jadi dari produksi
PRODUCTION_OUTProduksi KeluarOUT (-)Konsumsi komponen untuk produksi
ADJUSTMENT_INPenyesuaian MasukIN (+)Koreksi stok (selisih fisik)
ADJUSTMENT_OUTPenyesuaian KeluarOUT (-)Koreksi stok (kerusakan, expired)

Filter Transaksi

Gunakan filter untuk mempersempit pencarian:

  • Produk: Pilih produk tertentu
  • Tipe Transaksi: Pilih tipe (PURCHASE, SALE, PRODUCTION_IN, dll)
  • Periode: Tanggal mulai - tanggal akhir

Pembelian Bahan Baku

Contoh: Pembelian Tepung Terigu

Menu Inventori > Transaksi > Pembelian Baru

Data:

  • Tanggal: 1 Januari 2024
  • Supplier: Bogasari
  • Produk: Tepung Terigu (TEPUNG-TERIGU)
  • Quantity: 50 kg
  • Harga Beli: Rp 12.000/kg
  • Total: Rp 600.000
  • Referensi: PO-001

Jurnal Otomatis:

Dr. 1.1.20 Persediaan Bahan Baku - Roti  Rp 600.000
    Cr. 1.1.01 Bank BCA                      Rp 600.000

Impact:

  • Stok Tepung Terigu: 0 → 50 kg
  • Nilai persediaan: +Rp 600.000
  • Kas: -Rp 600.000

Penjualan Barang Jadi

Contoh: Penjualan Croissant

Menu Inventori > Transaksi > Penjualan Baru

Data:

  • Tanggal: 10 Januari 2024
  • Customer: Walk-in customer
  • Produk: Croissant (CROISSANT)
  • Quantity: 15 pcs
  • Harga Jual: Rp 25.000/pcs
  • Total: Rp 375.000
  • Referensi: INV-001

Sistem hitung HPP otomatis (FIFO/Weighted Average):

  • 15 pcs @ Rp 4.455 = Rp 66.825

Jurnal Otomatis:

Dr. 1.1.01 Bank BCA                          Rp 375.000
    Cr. 4.1.02 Pendapatan Penjualan Roti         Rp 375.000

Dr. 5.2.01 HPP Barang Jadi - Roti            Rp 66.825
    Cr. 1.1.21 Persediaan Barang Jadi - Roti    Rp 66.825

Margin Analysis:

  • Revenue: Rp 375.000
  • COGS: Rp 66.825
  • Gross Profit: Rp 308.175
  • Margin: 82.18%

Stok Barang

Melihat Saldo Stok

Buka menu Inventori > Stok Barang.

Daftar Stok

Informasi yang ditampilkan:

  • Kode Produk: SKU
  • Nama Produk: Nama produk
  • Kategori: Kategori produk
  • Stok: Quantity tersedia
  • Biaya Rata-rata: Average cost per unit
  • Total Nilai: Quantity × Average Cost
  • Status: Normal / Stok Rendah (jika di bawah minimum)

Contoh Stok Setelah Produksi & Penjualan:

ProdukStokAvg CostTotal Nilai
Croissant9 pcsRp 4.455Rp 40.095
Roti Bakar Coklat8 pcsRp 5.123Rp 40.984
Tepung Terigu44.50 kgRp 12.000Rp 534.000
Butter46.60 kgRp 45.000Rp 2.097.000

Detail Stok per Produk

Klik pada produk untuk melihat:

  • Informasi produk
  • Saldo stok saat ini
  • History transaksi
  • FIFO layers (jika menggunakan FIFO)

Contoh Skenario Lengkap: Produksi Croissant

Langkah 1: Pembelian Bahan Baku

Beli semua komponen yang dibutuhkan:

  1. Tepung Terigu: 50 kg @ Rp 12.000 = Rp 600.000
  2. Butter: 50 kg @ Rp 45.000 = Rp 2.250.000
  3. Telur: 100 butir @ Rp 1.500 = Rp 150.000
  4. Ragi: 500 gram @ Rp 30 = Rp 15.000
  5. Garam: 1000 gram @ Rp 14 = Rp 14.000

Total Investasi: Rp 3.029.000

Langkah 2: Buat BOM

BOM: BOM-CRS - Croissant

Output: 24 pcs

Komponen:

  • Tepung: 3.00 kg
  • Butter: 1.20 kg
  • Telur: 24 butir
  • Ragi: 50 gram
  • Garam: 30 gram

Langkah 3: Buat Production Order

Order: PROD-001

  • BOM: BOM-CRS
  • Quantity: 24 pcs (1 batch)
  • Status: DRAFT

Langkah 4: Mulai Produksi

Klik Mulai Produksi → Status: IN_PROGRESS

(Tidak ada transaksi inventory pada tahap ini)

Langkah 5: Selesaikan Produksi

Klik Selesaikan Produksi → Status: COMPLETED

Transaksi Otomatis:

PRODUCTION_OUT (konsumsi):

  • Tepung: -3.00 kg
  • Butter: -1.20 kg
  • Telur: -24 butir
  • Ragi: -50 gram
  • Garam: -30 gram

PRODUCTION_IN (hasil):

  • Croissant: +24 pcs @ Rp 4.455

Biaya Produksi:

  • Total Component Cost: Rp 106.920
  • Unit Cost: Rp 4.455/pcs

Langkah 6: Jual Barang Jadi

Jual 15 pcs Croissant @ Rp 25.000 = Rp 375.000

Auto-COGS:

  • HPP: 15 × Rp 4.455 = Rp 66.825
  • Gross Profit: Rp 308.175
  • Margin: 82.18%

Sisa Stok:

  • Croissant: 24 - 15 = 9 pcs @ Rp 4.455

Best Practices Manufaktur

1. Setup BOM yang Akurat

  • Ukur komponen dengan presisi - Pastikan quantity di BOM sesuai dengan realita produksi
  • Update BOM jika ada perubahan resep - Jangan biarkan BOM kadaluarsa
  • Dokumentasi - Tambahkan catatan/deskripsi untuk BOM yang kompleks

2. Production Order Workflow

  • Pastikan stok cukup sebelum start production - Cek stok komponen terlebih dahulu
  • Complete production tepat waktu - Jangan biarkan order IN_PROGRESS terlalu lama
  • Track tanggal completion - Untuk analisis lead time produksi

3. Inventory Management

  • Pembelian bahan baku - Beli dalam batch optimal (tidak terlalu banyak/sedikit)
  • Monitor stok minimum - Set minimum stock untuk alert stok rendah
  • Stock opname berkala - Lakukan adjustment untuk koreksi selisih fisik vs sistem
  • FIFO untuk barang yang mudah rusak - Susu, telur, produk segar
  • Weighted Average untuk barang tahan lama - Tepung, gula, garam

4. Costing & Profitability

  • Review unit cost secara berkala - Cek apakah harga beli komponen naik
  • Evaluasi margin - Pastikan margin cukup untuk cover overhead
  • Analisis produk profitability - Fokus pada produk dengan margin tinggi
  • Adjust harga jual jika perlu - Jika cost naik, pertimbangkan naikkan harga

5. Laporan & Monitoring

  • Cek laporan stok - Weekly/monthly untuk monitor inventory value
  • Laporan profitabilitas - Monthly untuk review product mix
  • Track production volume - Berapa batch per bulan
  • Monitor waste/scrap - Jika ada komponen terbuang, catat sebagai adjustment

Troubleshooting

Stok Komponen Tidak Cukup

Problem: Saat complete production, muncul error "Insufficient stock"

Solusi:

  1. Cek stok komponen di Inventori > Stok Barang
  2. Beli komponen yang kurang via Transaksi > Pembelian
  3. Atau kurangi quantity production order

Unit Cost Tidak Sesuai Ekspektasi

Problem: Unit cost terlalu tinggi/rendah

Penyebab:

  • Harga beli komponen berubah
  • Ada waste/scrap yang tidak tercatat
  • BOM quantity tidak akurat

Solusi:

  1. Review harga beli komponen di transaksi pembelian
  2. Update BOM jika ada perubahan resep
  3. Catat waste sebagai adjustment (PRODUCTION_OUT tambahan)

FIFO vs Weighted Average

Kapan pakai FIFO:

  • Barang yang mudah rusak (susu, telur, produk segar)
  • Harga komponen sering berubah
  • Perlu tracking detail per batch pembelian

Kapan pakai Weighted Average:

  • Barang tahan lama (tepung, gula, garam)
  • Harga relatif stabil
  • Lebih simple untuk inventory management

Integrasi dengan Modul Lain

Perpajakan (Modul 4)

  • PPN atas pembelian bahan baku - Jika supplier PKP
  • PPN atas penjualan barang jadi - Jika bisnis sudah PKP
  • PPh 23 atas jasa produksi - Jika menggunakan jasa maklon

Lihat 04-perpajakan.md untuk detail.

Penggajian (Modul 5)

  • Gaji karyawan produksi - Baker, chef, operator
  • Overhead cost - Alokasi gaji ke production cost (advanced)

Lihat 05-penggajian.md untuk detail.

Aset Tetap (Modul 3)

  • Mesin produksi - Oven, mixer, dll
  • Depresiasi - Alokasi ke production overhead (advanced)

Lihat 03-aset-tetap.md untuk detail.


Referensi

Akun COA untuk Manufaktur

KodeNama AkunFungsi
1.1.20Persediaan Bahan BakuInventory bahan baku
1.1.21Persediaan Barang JadiInventory finished goods
1.1.22Persediaan WIPWork in Process (advanced)
4.1.02Pendapatan PenjualanRevenue dari penjualan
5.1.01HPP Bahan BakuCOGS bahan baku
5.2.01HPP Barang JadiCOGS finished goods
5.3.01Biaya ProduksiDirect labor & overhead

Lihat 12-lampiran-akun.md untuk daftar lengkap.

Template Transaksi

TemplateFungsi
Pembelian Bahan BakuPurchase raw materials
Transfer ProduksiPRODUCTION_OUT & PRODUCTION_IN
Penjualan + COGSSale dengan auto-COGS
Stock AdjustmentKoreksi stok (kerusakan, selisih)

Lihat 12-lampiran-template.md untuk detail.


Kesimpulan

Modul manufaktur aplikasi ini cocok untuk:

  • ✅ Home industry (kue, roti, katering)
  • ✅ Bakery & coffee shop
  • ✅ Small-scale manufacturing
  • ✅ Simple BOM-based production

Fitur utama:

  • Bill of Materials (BOM) management
  • Production Order workflow dengan cost tracking
  • Auto-COGS calculation
  • FIFO & Weighted Average costing
  • Production & profitability reports

Next Steps:

  1. Setup kategori produk (bahan baku vs barang jadi)
  2. Input master produk
  3. Buat BOM untuk setiap produk jadi
  4. Beli bahan baku
  5. Mulai produksi via production order
  6. Jual barang jadi dengan auto-COGS

Untuk pertanyaan lebih lanjut, lihat modul terkait di manual ini atau hubungi support.

Tampilan Layar

coffee/report-product-profitability
coffee/report-product-profitability

9.5

Laporan Produksi

Laporan Saldo Stok

Menu Inventori > Laporan > Saldo Stok

Laporan Saldo Stok

Menampilkan snapshot stok semua produk pada tanggal tertentu.

Kolom:

  • Produk
  • Kategori
  • Quantity
  • Unit Cost
  • Total Value

Export: PDF / Excel

Laporan Penilaian Persediaan

Menu Inventori > Laporan > Penilaian Persediaan

Laporan Penilaian Persediaan

Menampilkan valuasi persediaan:

  • FIFO: Breakdown per layer dengan tanggal, quantity, unit cost
  • Weighted Average: Breakdown per transaksi dengan running average

Filter:

  • Periode tanggal
  • Kategori produk
  • Metode costing

Laporan Profitabilitas Produk

Menu Inventori > Laporan > Profitabilitas Produk

Laporan Profitabilitas Produk

Analisis margin per produk:

ProdukUnits SoldRevenueCOGSGross ProfitMargin %
Croissant15 pcsRp 375.000Rp 66.825Rp 308.17582.18%
Roti Bakar Coklat12 pcsRp 240.000Rp 61.476Rp 178.52474.39%

Insight:

  • Produk mana yang paling profitable
  • Evaluasi harga jual vs cost
  • Keputusan produk mix

Tampilan Layar

coffee/report-production-list
coffee/report-production-list

coffee/report-stock-balance
coffee/report-stock-balance

10.1

Karakteristik Industri Pendidikan

Ciri Khas

  • Revenue berbasis semester - Pendapatan SPP, Uang Pangkal, Biaya Praktikum
  • Accounts Receivable Management - Piutang mahasiswa dengan cicilan
  • Scholarship & Discounts - Beasiswa prestasi dan kurang mampu
  • Program-based Revenue - Laporan pendapatan per program studi
  • Academic Calendar - Periode fiskal mengikuti tahun ajaran (Juli-Juni)
  • Payroll Kompleks - Gaji dosen tetap, honorarium dosen tidak tetap, gaji karyawan

Alur Bisnis Tipikal

Pendaftaran → Tagihan SPP → Pembayaran (Lunas/Cicilan) → Beasiswa → Laporan Piutang

Contoh Kasus: STMIK Tazkia

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer dengan:

  • 3 Program studi: Teknik Informatika (S1), Sistem Informasi (S1), Manajemen Informatika (D3)
  • Pendapatan: SPP, Uang Pangkal, Biaya Praktikum, Wisuda
  • Beasiswa: Prestasi (50%), Tidak Mampu (75%)
  • Tahun ajaran: Juli-Juni

10.2

Chart of Accounts Khusus Pendidikan

Melihat Daftar Akun

Buka menu Akuntansi > Bagan Akun.

Daftar Akun Pendidikan

Akun Piutang Mahasiswa

KodeNama AkunNormal Balance
1.1.10Piutang SPP MahasiswaDebit
1.1.11Piutang Uang PangkalDebit
1.1.12Piutang Biaya PraktikumDebit
1.1.13Piutang WisudaDebit

Akun Pendapatan

KodeNama AkunNormal Balance
4.1.01Pendapatan SPPKredit
4.1.02Pendapatan Uang PangkalKredit
4.1.03Pendapatan Biaya PraktikumKredit
4.1.04Pendapatan WisudaKredit
4.1.05Pendapatan UjianKredit
4.1.06Pendapatan SertifikasiKredit

Akun Beban Akademik

KodeNama AkunNormal Balance
5.1.01Beban Gaji Dosen TetapDebit
5.1.02Beban Honorarium Dosen Tidak TetapDebit
5.1.10Beban Bahan PraktikumDebit
5.1.11Beban Pemeliharaan LabDebit

Akun Beasiswa

KodeNama AkunNormal Balance
5.3.01Beban Beasiswa PrestasiDebit
5.3.02Beban Beasiswa Tidak MampuDebit

Akun Beasiswa


10.3

Template Transaksi Pendidikan

Melihat Template

Buka menu Pengaturan > Template.

Daftar Template Pendidikan

Template Standar

TemplateKategoriFungsi
Tagihan SPP MahasiswaINCOMEMembuat piutang SPP per semester
Pembayaran SPPRECEIPTMencatat pembayaran SPP (lunas/cicilan)
Tagihan Uang PangkalINCOMEMembuat piutang uang pangkal mahasiswa baru
Pembayaran Uang PangkalRECEIPTMencatat pembayaran uang pangkal
Tagihan Biaya PraktikumINCOMEMembuat piutang biaya praktikum
Pembayaran Biaya PraktikumRECEIPTMencatat pembayaran biaya praktikum
Tagihan WisudaINCOMEMembuat piutang biaya wisuda
Pembayaran WisudaRECEIPTMencatat pembayaran wisuda
Beasiswa PrestasiEXPENSEMemberikan beasiswa (mengurangi piutang)
Beasiswa Tidak MampuEXPENSEMemberikan beasiswa (mengurangi piutang)

Template Gaji & Operasional

TemplateKategoriFungsi
Gaji Dosen TetapEXPENSEPembayaran gaji bulanan dosen tetap
Honorarium Dosen Tidak TetapEXPENSEHonorarium per SKS dosen tidak tetap
Gaji KaryawanEXPENSEPembayaran gaji karyawan administrasi
Bayar BPJS DosenEXPENSEBPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan dosen
Bayar BPJS KaryawanEXPENSEBPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan karyawan
Setor PPh 21PAYMENTPenyetoran PPh 21 ke kas negara

Template Pembayaran


10.4

Transaksi Harian: Contoh Praktis

Transaksi 1: Tagihan SPP Semester Ganjil

Konteks: Ahmad Fauzi (NIM 2201010001) mahasiswa Teknik Informatika semester 3, tagihan SPP semester ganjil 2024/2025.

Data Mahasiswa:

  • NIM: 2201010001
  • Nama: Ahmad Fauzi
  • Program Studi: Teknik Informatika (S1)
  • Semester: 3
  • SPP per semester: Rp 7.500.000

Langkah:

Menu Transaksi > Buat Transaksi > Pilih template Tagihan SPP Mahasiswa

Isi Data:

  • Tanggal: 1 Juli 2024
  • Jumlah: Rp 7.500.000
  • Keterangan: Tagihan SPP Semester Ganjil 2024/2025 - Ahmad Fauzi (2201010001)
  • Referensi: INV-SPP-2024-001

Jurnal Otomatis:

Dr. 1.1.10 Piutang SPP Mahasiswa    Rp 7.500.000
    Cr. 4.1.01 Pendapatan SPP            Rp 7.500.000

Impact:

  • Piutang SPP mahasiswa: +Rp 7.500.000
  • Pendapatan SPP diakui: +Rp 7.500.000
  • Outstanding receivable untuk Ahmad Fauzi: Rp 7.500.000

Transaksi 2: Pembayaran SPP (Lunas)

Konteks: Ahmad Fauzi membayar lunas SPP semester ganjil via transfer bank.

Langkah:

Menu Transaksi > Buat Transaksi > Pilih template Pembayaran SPP

Isi Data:

  • Tanggal: 5 Juli 2024
  • Jumlah: Rp 7.500.000
  • Rekening: Bank BCA
  • Keterangan: Pembayaran SPP Lunas - Ahmad Fauzi (2201010001)
  • Referensi: PMT-SPP-2024-001

Jurnal Otomatis:

Dr. 1.1.02 Bank BCA                 Rp 7.500.000
    Cr. 1.1.10 Piutang SPP Mahasiswa    Rp 7.500.000

Impact:

  • Kas bertambah: +Rp 7.500.000
  • Piutang SPP berkurang: -Rp 7.500.000
  • Outstanding receivable Ahmad Fauzi: Rp 0 (LUNAS)

Transaksi 3: Tagihan Uang Pangkal Mahasiswa Baru

Konteks: Siti Aminah (NIM 2401010001) mahasiswa baru Sistem Informasi, tagihan uang pangkal.

Data Mahasiswa:

  • NIM: 2401010001
  • Nama: Siti Aminah
  • Program Studi: Sistem Informasi (S1)
  • Semester: 1 (Mahasiswa Baru)
  • Uang Pangkal: Rp 5.000.000

Langkah:

Menu Transaksi > Buat Transaksi > Pilih template Tagihan Uang Pangkal

Isi Data:

  • Tanggal: 10 Juli 2024
  • Jumlah: Rp 5.000.000
  • Keterangan: Tagihan Uang Pangkal - Siti Aminah (2401010001) - Sistem Informasi
  • Referensi: INV-UP-2024-001

Jurnal Otomatis:

Dr. 1.1.11 Piutang Uang Pangkal     Rp 5.000.000
    Cr. 4.1.02 Pendapatan Uang Pangkal   Rp 5.000.000

Impact:

  • Piutang Uang Pangkal: +Rp 5.000.000
  • Pendapatan Uang Pangkal: +Rp 5.000.000
  • Outstanding receivable Siti Aminah: Rp 5.000.000

Transaksi 4: Pembayaran Uang Pangkal (Cicilan 1)

Konteks: Siti Aminah membayar cicilan pertama Rp 2.500.000 (50% dari total).

Langkah:

Menu Transaksi > Buat Transaksi > Pilih template Pembayaran Uang Pangkal

Isi Data:

  • Tanggal: 15 Juli 2024
  • Jumlah: Rp 2.500.000
  • Rekening: Bank Mandiri
  • Keterangan: Pembayaran UP Cicilan 1/2 - Siti Aminah (2401010001)
  • Referensi: PMT-UP-2024-001-1

Jurnal Otomatis:

Dr. 1.1.03 Bank Mandiri             Rp 2.500.000
    Cr. 1.1.11 Piutang Uang Pangkal     Rp 2.500.000

Impact:

  • Kas bertambah: +Rp 2.500.000
  • Piutang berkurang: -Rp 2.500.000
  • Outstanding receivable Siti Aminah: Rp 2.500.000 (masih kurang)

Transaksi 5: Beasiswa Prestasi

Konteks: Budi Hartono (NIM 2201020001) mahasiswa MI semester 5 mendapat beasiswa prestasi 50% karena IPK 3.8.

Data:

  • NIM: 2201020001
  • Nama: Budi Hartono
  • Program: Manajemen Informatika (D3)
  • Tagihan SPP: Rp 6.000.000
  • Beasiswa: 50% = Rp 3.000.000

Langkah 1: Buat Tagihan SPP

Template Tagihan SPP Mahasiswa

  • Jumlah: Rp 6.000.000
  • Keterangan: Tagihan SPP Semester Ganjil - Budi Hartono (2201020001)

Langkah 2: Berikan Beasiswa

Menu Transaksi > Buat Transaksi > Pilih template Beasiswa Prestasi

Isi Data:

  • Tanggal: 1 Juli 2024
  • Jumlah: Rp 3.000.000
  • Keterangan: Beasiswa Prestasi 50% IPK 3.8 - Budi Hartono (2201020001)
  • Referensi: BEASISWA-PRESTASI-001

Jurnal Otomatis:

Dr. 5.3.01 Beban Beasiswa Prestasi  Rp 3.000.000
    Cr. 1.1.10 Piutang SPP Mahasiswa    Rp 3.000.000

Impact:

  • Beban beasiswa: +Rp 3.000.000
  • Piutang SPP berkurang: -Rp 3.000.000
  • Outstanding receivable Budi: Rp 3.000.000 (setelah beasiswa)

Template Beasiswa


Transaksi 6: Beasiswa Tidak Mampu

Konteks: Agus Wijaya (NIM 2301010003) mahasiswa SI semester 3 mendapat beasiswa kurang mampu 75%.

Data:

  • NIM: 2301010003
  • Nama: Agus Wijaya
  • Program: Sistem Informasi (S1)
  • Tagihan SPP: Rp 7.500.000
  • Beasiswa: 75% = Rp 5.625.000

Langkah 1: Buat Tagihan SPP

Template Tagihan SPP Mahasiswa

  • Jumlah: Rp 7.500.000
  • Keterangan: Tagihan SPP Semester Ganjil - Agus Wijaya (2301010003)

Langkah 2: Berikan Beasiswa

Menu Transaksi > Buat Transaksi > Pilih template Beasiswa Tidak Mampu

Isi Data:

  • Tanggal: 1 Juli 2024
  • Jumlah: Rp 5.625.000
  • Keterangan: Beasiswa Tidak Mampu 75% - Agus Wijaya (2301010003)
  • Referensi: BEASISWA-TM-001

Jurnal Otomatis:

Dr. 5.3.02 Beban Beasiswa Tidak Mampu  Rp 5.625.000
    Cr. 1.1.10 Piutang SPP Mahasiswa       Rp 5.625.000

Impact:

  • Beban beasiswa: +Rp 5.625.000
  • Piutang SPP berkurang: -Rp 5.625.000
  • Outstanding receivable Agus: Rp 1.875.000 (setelah beasiswa 75%)

Transaksi 7: Gaji Dosen Tetap

Konteks: Pembayaran gaji bulanan Agustus 2024 untuk Dr. Siti Nurjanah M.Kom (dosen tetap TI).

Data Dosen:

  • NIK: EMP-D001
  • Nama: Dr. Siti Nurjanah M.Kom
  • Jabatan: Dosen Tetap Teknik Informatika
  • Gaji Pokok: Rp 8.500.000
  • Tunjangan Fungsional: Rp 2.000.000
  • Total Gaji: Rp 10.500.000

Langkah:

Menu Transaksi > Buat Transaksi > Pilih template Gaji Dosen Tetap

Isi Data:

  • Tanggal: 25 Agustus 2024
  • Jumlah: Rp 10.500.000
  • Rekening: Bank BCA
  • Keterangan: Gaji Agustus 2024 - Dr. Siti Nurjanah M.Kom (EMP-D001)
  • Referensi: PAYROLL-DSN-202408-001

Jurnal Otomatis:

Dr. 5.1.01 Beban Gaji Dosen Tetap   Rp 10.500.000
    Cr. 1.1.02 Bank BCA                  Rp 10.500.000

Catatan: Untuk penggajian lengkap dengan BPJS dan PPh 21, lihat Bab 5: Penggajian.


Transaksi 8: Honorarium Dosen Tidak Tetap

Konteks: Pembayaran honorarium untuk dosen tidak tetap yang mengajar 4 SKS di bulan Agustus.

Data:

  • Nama: Ir. Hendra Saputra M.T
  • Mata Kuliah: Algoritma & Pemrograman (4 SKS)
  • Honorarium: Rp 150.000/SKS
  • Total: 4 SKS × Rp 150.000 = Rp 600.000

Langkah:

Menu Transaksi > Buat Transaksi > Pilih template Honorarium Dosen Tidak Tetap

Isi Data:

  • Tanggal: 30 Agustus 2024
  • Jumlah: Rp 600.000
  • Rekening: Bank BCA
  • Keterangan: Honorarium 4 SKS Agustus 2024 - Ir. Hendra Saputra M.T
  • Referensi: HON-DSN-202408-001

Jurnal Otomatis:

Dr. 5.1.02 Beban Honorarium Dosen Tidak Tetap  Rp 600.000
    Cr. 1.1.02 Bank BCA                             Rp 600.000

Daftar Transaksi

Semua transaksi yang telah dibuat dapat dilihat di menu Akuntansi > Transaksi.

Daftar Transaksi


10.5

Laporan Keuangan Khusus Pendidikan

Laporan Laba Rugi

Buka menu Laporan > Laporan Laba Rugi.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Operasional:

  • Pendapatan SPP
  • Pendapatan Uang Pangkal
  • Pendapatan Biaya Praktikum
  • Pendapatan Wisuda

Beban Akademik:

  • Beban Gaji Dosen Tetap
  • Beban Honorarium Dosen Tidak Tetap
  • Beban Bahan Praktikum
  • Beban Pemeliharaan Lab

Beban Kemahasiswaan:

  • Beban Beasiswa Prestasi
  • Beban Beasiswa Tidak Mampu

Laporan Beban Beasiswa


Neraca (Balance Sheet)

Buka menu Laporan > Neraca.

Neraca

Aset Lancar - Piutang:

  • Piutang SPP Mahasiswa
  • Piutang Uang Pangkal
  • Piutang Biaya Praktikum
  • Piutang Wisuda

Laporan Piutang Mahasiswa

Interpretasi:

  • Piutang SPP tinggi → Banyak mahasiswa belum bayar/cicilan
  • Piutang Uang Pangkal tinggi → Mahasiswa baru yang belum lunas
  • Aging Analysis → Perlu strategi penagihan untuk piutang > 90 hari

Laporan Pendapatan per Program Studi

Konsep:

Laporan ini memecah pendapatan berdasarkan program studi untuk analisis profitabilitas.

Cara Manual (via Keterangan Transaksi):

Pastikan setiap transaksi pendapatan mencantumkan kode program di keterangan:

  • [TI] untuk Teknik Informatika
  • [SI] untuk Sistem Informasi
  • [MI] untuk Manajemen Informatika

Contoh:

Tagihan SPP Semester Ganjil 2024/2025 - Ahmad Fauzi (2201010001) - [TI]

Export & Analisis:

  1. Buka Laporan > Buku Besar > Akun 4.1.01 (Pendapatan SPP)
  2. Filter periode (1 semester)
  3. Export ke Excel
  4. Pivot table dengan kolom:
    • Program (extract dari keterangan)
    • Total Pendapatan
    • Jumlah Mahasiswa
    • Rata-rata per Mahasiswa

Hasil Analisis Contoh:

ProgramTotal Pendapatan SPPJumlah MahasiswaAvg per Mhs
Teknik Informatika (S1)Rp 375.000.00050Rp 7.500.000
Sistem Informasi (S1)Rp 300.000.00040Rp 7.500.000
Manajemen Informatika (D3)Rp 180.000.00030Rp 6.000.000
TotalRp 855.000.000120Rp 7.125.000

Laporan Pendapatan Program


10.6

Laporan Piutang Mahasiswa

Receivables Aging Report

Konsep:

Analisis umur piutang untuk identifikasi mahasiswa yang perlu ditagih.

Kategori:

  • Current (0-30 hari): Baru jatuh tempo
  • 30-60 hari: Perlu reminder
  • 60-90 hari: Perlu teguran
  • > 90 hari: Perlu tindakan tegas (surat peringatan, blokir KRS)

Cara Manual:

  1. Buka Laporan > Buku Besar > Akun 1.1.10 (Piutang SPP)
  2. Export transaksi
  3. Analisis di Excel:
    • Hitung selisih hari dari tanggal tagihan
    • Group berdasarkan aging bucket
    • Sort by amount descending

Contoh Hasil:

NIMNamaJumlah PiutangTgl TagihanUmur (Hari)Status
2201010005Rina WatiRp 7.500.00001-Jul-2495Overdue
2301010007Hendra SaputraRp 3.750.00015-Jul-2480Overdue
2401010002Dewi LestariRp 7.500.00001-Aug-2435Current

11.1

Enkripsi Dokumen & PII

Field-Level Encryption

Aplikasi mengenkripsi data sensitif (PII) menggunakan AES-256-GCM:

Data yang dienkripsi:

  • NPWP karyawan
  • Nomor rekening bank
  • Alamat
  • Nomor BPJS
  • Nomor telepon

Document Storage Encryption

Dokumen yang diupload (struk, invoice, bukti potong) dienkripsi:

  • Encryption at rest
  • Unique key per document
  • Backward compatible dengan dokumen lama

Implikasi untuk User

  • Data terenkripsi tidak bisa di-query langsung di database
  • Export data tetap menampilkan data asli (untuk authorized user)
  • Backup database tetap aman (data terenkripsi)

11.2

Audit Log Keamanan

Apa yang Di-log?

AktivitasContoh
LoginUser login/logout, failed attempts
Data AccessView data sensitif
Data ModificationCreate, Update, Delete
ExportDownload report, export data
Security EventsPassword change, role change

Melihat Audit Log

Buka menu Pengaturan > Audit Log.

Audit Log

Filter yang tersedia:

  • Tanggal (dari-sampai)
  • User
  • Tipe aktivitas
  • Entity yang diakses

Retention Policy

  • Audit log disimpan minimal 2 tahun
  • Log tidak bisa dihapus oleh user biasa
  • Hanya ADMIN yang bisa mengakses audit log

Tampilan Layar

settings-audit-logs
settings-audit-logs

11.3

Kebijakan Data (GDPR/UU PDP)

Panduan fitur keamanan dan kepatuhan regulasi (GDPR, UU PDP).

Kebijakan Data (GDPR / UU PDP)

Prinsip yang Diimplementasikan

PrinsipImplementasi
LawfulnessConsent management
Purpose limitationData hanya untuk tujuan yang dinyatakan
Data minimizationHanya kumpulkan data yang diperlukan
AccuracyUser bisa update data sendiri
Storage limitationRetention policy
IntegrityEncryption, audit log
AccountabilityAudit trail

Data Subject Management

Buka menu Pengaturan > Data Subjects.

Data Subjects

Fitur:

  • Register data subject (karyawan, klien)
  • Track consent
  • Manage data processing activities

Privacy Settings

Buka menu Pengaturan > Privacy.

Privacy Settings

Konfigurasi:

  • Data retention period
  • Consent requirements
  • Data masking rules

Keamanan Password

Kebijakan Password

RequirementValue
Minimum length12 karakter
UppercaseMinimal 1
LowercaseMinimal 1
NumberMinimal 1
Special charMinimal 1

Account Lockout

ParameterValue
Max failed attempts5
Lockout duration30 menit
Reset afterSuccessful login

Password Reset

  1. User request reset via "Lupa Password"
  2. Sistem kirim link ke email
  3. Link valid 1 jam
  4. User set password baru

Rate Limiting

Login Endpoint

ParameterValue
Max requests10 per menit
Block duration5 menit

API Endpoints

ParameterValue
Max requests100 per menit
Block duration1 menit

Data Anonymization

Kapan Digunakan?

  • Data subject request deletion
  • Retention period expired
  • Test/development environment

Proses

  1. Identifikasi data subject
  2. Anonymize PII fields:
    • Nama → "Anonymized User #123"
    • NPWP → "XX.XXX.XXX.X-XXX.XXX"
    • Alamat → "Anonymized Address"
  3. Retain non-PII untuk reporting

Data yang TIDAK di-anonymize

  • Transaction amounts
  • Account codes
  • Dates
  • Aggregated reports

Breach Response

Prosedur Breach

  1. Detect - Sistem mendeteksi anomali
  2. Contain - Isolasi sistem terdampak
  3. Assess - Evaluasi scope dan impact
  4. Notify - Lapor ke:
    • Regulator (72 jam untuk GDPR)
    • Data subjects yang terdampak
  5. Remediate - Perbaiki vulnerability
  6. Document - Catat seluruh proses

Monitoring

Sistem memonitor:

  • Unusual login patterns
  • Bulk data access
  • Failed authentication spikes
  • API abuse

Compliance Checklist

GDPR

  • [x] Lawful basis for processing
  • [x] Privacy notice
  • [x] Consent management
  • [x] Data subject rights (access, rectification, erasure)
  • [x] Data breach notification procedure
  • [x] Encryption at rest
  • [x] Audit logging

UU PDP (Indonesia)

  • [x] Persetujuan pemrosesan
  • [x] Hak akses data pribadi
  • [x] Hak koreksi
  • [x] Hak penghapusan
  • [x] Keamanan data
  • [ ] Consent management UI (pending)
  • [ ] DPO appointment (organizational)

Tips Keamanan

  1. Strong passwords - Gunakan password manager
  2. Regular review - Audit log review mingguan
  3. Principle of least privilege - Berikan akses minimal
  4. Update software - Patch security updates
  5. Backup encrypted - Backup database yang sudah terenkripsi
  6. Train users - Edukasi tentang phishing

Lihat Juga

Tampilan Layar

settings-data-subjects
settings-data-subjects

settings-privacy
settings-privacy

11.4

Ekspor Data Subjek (DSAR)

Apa itu DSAR?

Data Subject Access Request - Hak subjek data untuk mendapatkan salinan data pribadinya.

Proses DSAR

  1. Terima request dari data subject
  2. Verifikasi identitas
  3. Generate export:
    • Data pribadi
    • History transaksi terkait
    • Log aktivitas
  4. Deliver dalam format portable (JSON/PDF)

Batas Waktu

  • GDPR: 30 hari
  • UU PDP: 3×24 jam

Cara Generate Export

  1. Buka Pengaturan > Data Subjects
  2. Cari data subject
  3. Klik Export Data
  4. Sistem generate file
  5. Download dan deliver ke subject

12.1

Konsep Rekonsiliasi Bank

Apa Itu Rekonsiliasi Bank

Rekonsiliasi bank adalah proses mencocokkan catatan transaksi di buku besar (book) dengan mutasi rekening koran dari bank. Tujuannya memastikan bahwa saldo kas di pembukuan sesuai dengan saldo aktual di bank.

Mengapa Diperlukan

Saldo buku dan saldo bank sering berbeda karena:

PenyebabContohAda di
Biaya administrasi bankBiaya admin bulanan Rp 15.000Bank saja
Pendapatan bungaBunga deposito yang belum dicatatBank saja
Cek beredar (outstanding check)Cek yang sudah dicatat tapi belum dicairkanBuku saja
Transfer belum dicatatPembayaran masuk yang belum di-inputBank saja

Rekonsiliasi mengidentifikasi selisih ini sehingga pembukuan dapat dikoreksi.

Alur Kerja

1. Import CSV     2. Buat Rekonsiliasi     3. Pencocokan     4. Laporan
   dari bank         (pilih statement)        (auto/manual)      (print/export)

Tampilan Layar

bank-recon/landing-page
bank-recon/landing-page

12.2

Konfigurasi Parser Bank

Parser Bawaan

Aplikasi menyediakan parser bawaan untuk bank-bank utama Indonesia. Buka menu Rekonsiliasi Bank > Konfigurasi Parser.

Daftar Konfigurasi Parser

Setiap parser mendefinisikan posisi kolom dalam file CSV: kolom tanggal, keterangan, debit, kredit, dan saldo.

Parser bawaan:

BankFormat TanggalKolom
BCAdd/MM/yyyyTanggal, Keterangan, Cabang, Debit, Credit, Saldo
Mandiridd/MM/yyyyTanggal, Keterangan, Debit, Kredit, Saldo
BNIdd-MMM-yyyyTanggal, Keterangan, Cabang, Debit, Kredit, Saldo
BSIdd/MM/yyyyTanggal, Keterangan, Debit, Kredit, Saldo
CIMBdd/MM/yyyyTanggal, Keterangan, Debit, Kredit, Saldo

Custom Parser

Jika bank tidak tersedia dalam daftar, buat parser kustom. Buka Konfigurasi Parser > Parser Baru.

Form Custom Parser

Field yang perlu diisi:

  • Tipe Bank: CUSTOM
  • Nama Config: Nama deskriptif (contoh: "Bank Jatim CSV")
  • Kolom Tanggal: Index kolom tanggal (dimulai dari 0)
  • Kolom Keterangan: Index kolom deskripsi transaksi
  • Format Tanggal: Pattern Java DateTimeFormatter (contoh: dd/MM/yyyy)

Tampilan Layar

bank-recon/parser-configs
bank-recon/parser-configs

bank-recon/parser-config-form
bank-recon/parser-config-form

12.3

Import Mutasi Bank

Persiapan File CSV

Download mutasi rekening dari internet banking dalam format CSV. Pastikan file memiliki header dan format sesuai dengan parser yang dipilih.

Contoh CSV BCA (bca-statement-202401.csv):

Tanggal,Keterangan,Cabang,Debit,Credit,Saldo
01/01/2024,"Setoran Modal Awal 2024",0316,,,500000000.00
15/01/2024,"Transfer Masuk - Konsultasi Core Banking",0316,,196200000.00,696200000.00
15/01/2024,"Transfer Keluar - JetBrains License",0316,3330000.00,,692870000.00
31/01/2024,"Transfer Keluar - AWS Cloud",0316,5550000.00,,687320000.00
31/01/2024,"Biaya Admin Bank BCA",0316,15000.00,,687305000.00

Form Import

Buka menu Rekonsiliasi Bank > Import Mutasi.

Form Import Mutasi Bank

Isi data import:

  • Rekening Bank: Pilih rekening (contoh: BCA - 1234567890)
  • Parser Config: Pilih parser sesuai bank
  • Periode Mulai: Tanggal awal mutasi (01/01/2024)
  • Periode Akhir: Tanggal akhir mutasi (31/01/2024)
  • File CSV: Upload file yang sudah didownload

Klik Import untuk memproses.

Daftar Mutasi

Setelah import, mutasi tampil di menu Rekonsiliasi Bank > Daftar Mutasi.

Daftar Mutasi Bank

Detail Mutasi

Klik pada mutasi untuk melihat detail item yang berhasil di-parse.

Detail Mutasi Bank

Informasi yang ditampilkan:

  • Bank: BCA
  • Total Item: 5 transaksi
  • Tabel Item: Tanggal, keterangan, debit/kredit, saldo

Tampilan Layar

bank-recon/import-form
bank-recon/import-form

bank-recon/statements-list
bank-recon/statements-list

bank-recon/statement-detail
bank-recon/statement-detail

12.4

Proses Rekonsiliasi

Membuat Rekonsiliasi Baru

Buka menu Rekonsiliasi Bank > Rekonsiliasi Baru.

Form Rekonsiliasi Baru

Pilih mutasi bank yang akan direkonsiliasi dari dropdown, lalu klik Buat Rekonsiliasi.

Detail Rekonsiliasi

Setelah dibuat, halaman detail menampilkan ringkasan:

Detail Rekonsiliasi

Informasi yang ditampilkan:

  • Status: IN_PROGRESS / COMPLETED
  • Saldo Bank: Saldo akhir menurut bank (Rp 687.305.000)
  • Saldo Buku: Saldo akhir menurut pembukuan
  • Item Cocok: Jumlah transaksi yang sudah dicocokkan
  • Selisih: Perbedaan antara saldo bank dan buku

Auto-Match (Pencocokan Otomatis)

Klik tombol Auto-Match untuk menjalankan pencocokan otomatis 3 tahap:

TahapMetodeKriteria
1. Exact MatchTanggal + jumlah persis samaTanggal dan nominal harus identik
2. Fuzzy DateJumlah sama, tanggal berdekatanNominal identik, selisih tanggal maks 3 hari
3. Keyword MatchKata kunci di keteranganMencocokkan kata kunci keterangan bank vs buku

Setelah Auto-Match

Contoh hasil auto-match dengan data PT ArtiVisi:

#Item BankJumlahMatchItem Buku
1Setoran Modal Awal 2024Rp 500.000.000ExactSetoran Modal Awal 2024
2Transfer Masuk - Konsultasi Core BankingRp 196.200.000ExactKonsultasi Core Banking - Milestone 1
3Transfer Keluar - JetBrains LicenseRp 3.330.000ExactJetBrains IntelliJ License 2024
4Transfer Keluar - AWS CloudRp 5.550.000ExactAWS Cloud Services Jan 2024
5Biaya Admin Bank BCARp 15.000Bank Only(tidak ada di buku)

Manual Match

Item yang tidak ter-match otomatis dapat dicocokkan secara manual:

  1. Klik item bank yang belum cocok
  2. Pilih transaksi buku yang sesuai
  3. Konfirmasi pencocokan

Mark Bank-Only / Book-Only

Untuk item yang memang hanya ada di satu sisi:

  • Bank Only: Transaksi yang ada di bank tapi belum dicatat di buku. Contoh: Biaya Admin Bank BCA Rp 15.000 — perlu dibuat jurnal penyesuaian:

    Dr. 6.1.01 Biaya Administrasi Bank    Rp 15.000
        Cr. 1.1.02 Bank BCA                   Rp 15.000
    
  • Book Only: Transaksi yang sudah dicatat di buku tapi belum muncul di bank. Contoh: cek yang sudah diterbitkan tapi belum dicairkan oleh penerima.


Tampilan Layar

bank-recon/recon-form
bank-recon/recon-form

bank-recon/recon-detail
bank-recon/recon-detail

bank-recon/recon-auto-match
bank-recon/recon-auto-match

12.5

Laporan Rekonsiliasi

Buka laporan dari halaman detail rekonsiliasi, klik Laporan.

Laporan Rekonsiliasi

Laporan menampilkan:

  • Header: Periode, rekening bank, tanggal rekonsiliasi
  • Ringkasan saldo: Saldo bank vs saldo buku
  • Item cocok: Daftar transaksi yang berhasil dicocokkan
  • Item Bank Only: Transaksi bank tanpa pasangan di buku
  • Item Book Only: Transaksi buku tanpa pasangan di bank
  • Selisih: Total selisih yang perlu ditindaklanjuti

Gunakan tombol Print untuk mencetak atau export laporan.


Tampilan Layar

bank-recon/recon-report
bank-recon/recon-report

12.6

Contoh Kasus Lengkap

Walk-through rekonsiliasi PT ArtiVisi Intermedia untuk periode Januari 2024.

Data Awal

  • Rekening: BCA 1234567890, KCU Sudirman
  • Akun GL: 1.1.02 Bank BCA
  • Saldo awal: Rp 500.000.000
  • Saldo akhir (bank): Rp 687.305.000

Langkah 1: Import Mutasi

Import file bca-statement-202401.csv yang berisi 5 item transaksi.

Langkah 2: Buat Rekonsiliasi

Pilih mutasi Januari 2024 dan buat rekonsiliasi baru. Sistem menampilkan 5 item bank dan transaksi buku yang tersedia.

Langkah 3: Jalankan Auto-Match

Klik Auto-Match. Hasil: 4 dari 5 item berhasil dicocokkan (Exact Match), 1 item tersisa (Biaya Admin Bank BCA).

Langkah 4: Tandai Bank Only

Item "Biaya Admin Bank BCA" Rp 15.000 tidak ada di pembukuan. Tandai sebagai Bank Only.

Tindak lanjut: buat jurnal penyesuaian untuk mencatat biaya admin tersebut di buku besar.

Langkah 5: Review Laporan

Buka laporan rekonsiliasi untuk verifikasi:

ItemBankBukuStatus
Setoran Modal Awal 2024Rp 500.000.000Rp 500.000.000Cocok
Konsultasi Core BankingRp 196.200.000Rp 196.200.000Cocok
JetBrains LicenseRp 3.330.000Rp 3.330.000Cocok
AWS CloudRp 5.550.000Rp 5.550.000Cocok
Biaya Admin Bank BCARp 15.000Bank Only

Setelah semua item diproses, rekonsiliasi dapat di-complete.


13.1

Bantuan AI untuk Pencatatan Transaksi

Aplikasi ini mendukung pencatatan transaksi dengan bantuan AI assistant seperti Claude Code, Gemini CLI, atau asisten AI lainnya. AI assistant dapat membaca struk, invoice, atau dokumen keuangan lainnya, kemudian secara otomatis membuat transaksi akuntansi yang sesuai.

Fitur Utama:

  • Autentikasi aman via OAuth 2.0 Device Flow
  • AI membaca dan menganalisis dokumen (struk, invoice, bank statement)
  • Template matching otomatis berdasarkan metadata
  • User approval sebelum transaksi diposting
  • Transaksi langsung tercatat (tanpa draft)
  • Analisis keuangan: AI membaca laporan keuangan dan memberikan insight

Cara Kerja

Alur Umum

1. AI membaca OpenAPI spec (GET /v3/api-docs)
   ↓
2. AI melakukan autentikasi (OAuth 2.0 Device Flow)
   ↓
3. User mengirim struk/dokumen ke AI assistant
   ↓
4. AI menganalisis dokumen (merchant, jumlah, tanggal)
   ↓
5. AI mencocokkan template journal yang sesuai
   ↓
6. AI menampilkan preview dan meminta persetujuan user
   ↓
7. User menyetujui → AI posting transaksi ke aplikasi
   ↓
8. Transaksi tercatat di aplikasi

Keuntungan

  • Cepat: Tidak perlu input manual di web
  • Akurat: AI membaca struk dengan akurasi tinggi
  • Konsisten: Template journal dipilih otomatis
  • Audit Trail: Semua API call tercatat

API Discovery via OpenAPI Spec

Sebelum mulai berinteraksi dengan API, AI assistant sebaiknya membaca OpenAPI spec yang mendeskripsikan seluruh kemampuan API aplikasi ini. Spec ini di-generate otomatis oleh springdoc-openapi dan tersedia tanpa autentikasi.

Endpoint

GET /v3/api-docs
# Tidak perlu Authorization header
# Returns OpenAPI 3.x JSON spec

Swagger UI juga tersedia di /swagger-ui.html untuk eksplorasi interaktif.

Isi OpenAPI Spec

BagianDeskripsi
pathsSeluruh endpoint API, auto-generated dari controller annotations
components.schemasRequest/response schema dari DTO records
securityBearer token authentication scheme
x-authenticationAlur OAuth 2.0 Device Flow lengkap (step 1-3), daftar 8 scope, expiry
x-workflows13 alur kerja end-to-end (receipt-based, text-based, direct posting, financial analysis, bank reconciliation, client onboarding, correction workflows, tax export)
x-csv-files16 spesifikasi CSV untuk data import (nama kolom, tipe data, catatan)
x-industriesDaftar kode industri yang didukung (it-service, online-seller, coffee-shop, campus)
x-error-codes7 kode error dan HTTP status

Cara AI Menggunakan OpenAPI Spec

1. AI membaca OpenAPI spec (GET /v3/api-docs)
   ↓
2. AI memahami:
   - Endpoint apa saja yang tersedia (dari paths)
   - Field apa yang wajib/opsional per endpoint (dari schemas)
   - Scope apa yang diperlukan (dari x-authentication)
   - Alur kerja (workflow) yang benar (dari x-workflows)
   ↓
3. AI mengikuti alur autentikasi dari x-authentication
   ↓
4. AI memanggil endpoint sesuai x-workflows

Keuntungan

  • Auto-generated: Spec di-generate langsung dari kode (controller annotations, DTO records), sehingga selalu sinkron
  • Standard format: OpenAPI 3.x yang dipahami oleh semua AI assistant dan developer tools
  • AI extensions: Metadata khusus AI (workflows, CSV specs, industries) disimpan di x- extensions
  • Swagger UI: Eksplorasi API interaktif di /swagger-ui.html
  • Tanpa autentikasi: AI dapat membaca spec sebelum melakukan device flow

Untuk pengembang AI assistant: Langkah pertama integrasi adalah selalu GET /v3/api-docs untuk mengetahui endpoint, schema, dan workflow yang tersedia. Metadata AI ada di x- extensions.


Setup Autentikasi

AI assistant memerlukan autentikasi untuk mengakses aplikasi Anda. Proses ini menggunakan OAuth 2.0 Device Flow yang aman.

Langkah 1: AI Meminta Kode

AI assistant akan meminta device code dari aplikasi:

POST /api/device/code
{
  "clientId": "claude-code"
}

Response:

{
  "deviceCode": "a79d766e4972e61d...",
  "userCode": "MBJN-KRFJ",
  "verificationUri": "http://localhost:8080/device",
  "interval": 5,
  "expiresIn": 900
}

Langkah 2: User Otorisasi di Browser

AI akan menampilkan URL dan kode:

Please authorize this device:
  URL: http://localhost:8080/device
  Code: MBJN-KRFJ

Buka URL tersebut di browser, login, dan masukkan kode:

Halaman Otorisasi Device

Langkah otorisasi:

  1. Login dengan username dan password Anda
  2. Verifikasi kode perangkat yang ditampilkan
  3. (Opsional) Beri nama perangkat, misalnya: "Claude Code di MacBook"
  4. Klik "Otorisasi Perangkat"

Keamanan: Kode device hanya berlaku 15 menit dan hanya bisa digunakan sekali.

Langkah 3: AI Mendapat Access Token

Setelah Anda otorisasi, AI akan mendapat access token:

{
  "accessToken": "15d07ef9030cba7b...",
  "tokenType": "Bearer",
  "expiresIn": 2592000
}

Token ini berlaku 30 hari. AI akan menyimpannya untuk digunakan di request berikutnya.


Template Journal dengan Metadata

AI memilih template journal berdasarkan metadata semantik yang terdapat pada setiap template.

Contoh Response Template API

GET /api/templates
Authorization: Bearer {accessToken}

Response (contoh 1 template, field lines disertakan):

[
  {
    "id": "1bbc7ccc-4e8f-44ef-87d3-0cd011fbc56d",
    "name": "Bayar Beban Listrik",
    "category": "EXPENSE",
    "description": "Pembayaran listrik kantor",
    "semanticDescription": "Gunakan template ini untuk mencatat pembayaran tagihan listrik bulanan ke PLN atau penyedia listrik lainnya.",
    "keywords": ["listrik", "electricity", "pln", "token", "utility"],
    "exampleMerchants": ["PLN", "PLN Mobile", "Tokopedia PLN"],
    "typicalAmountMin": 50000,
    "typicalAmountMax": 5000000,
    "merchantPatterns": [".*pln.*", ".*listrik.*"],
    "lines": [
      {
        "lineOrder": 1,
        "position": "DEBIT",
        "accountId": "uuid-akun-beban-listrik",
        "accountCode": "5.1.05",
        "accountName": "Beban Listrik",
        "accountHint": null,
        "formula": "AMOUNT",
        "description": null
      },
      {
        "lineOrder": 2,
        "position": "CREDIT",
        "accountId": null,
        "accountCode": null,
        "accountName": null,
        "accountHint": "Kas / Bank",
        "formula": "AMOUNT",
        "description": null
      }
    ]
  }
]

Setiap template menyertakan array lines yang menunjukkan struktur jurnal:

  • accountId/accountCode/accountName: Akun tetap (sudah ditentukan di template)
  • accountHint: Akun yang perlu dipilih saat transaksi (gunakan accountSlots dengan accountHint sebagai key untuk menentukan akun)

Catatan: Semua template dari seed pack (IT Service, Online Seller, Coffee Shop, Campus) sudah dilengkapi metadata semantik untuk AI matching.

Cara AI Matching Template

AI menggunakan metadata untuk mencocokkan template:

  1. Keyword matching: Cocokkan kategori/deskripsi dengan array keywords
  2. Merchant matching: Cocokkan nama merchant dengan exampleMerchants
  3. Regex pattern: Cocokkan dengan merchantPatterns
  4. Amount range: Validasi jumlah dalam rentang typicalAmountMin - typicalAmountMax
  5. Semantic similarity: Cocokkan deskripsi dengan semanticDescription

Contoh matching:

  • User: "Bayar listrik PLN 350 ribu"
  • AI matching:
    • Keyword: "listrik" ✓
    • Merchant: "PLN" ✓
    • Amount: 350000 (dalam range 50k-5jt) ✓
    • Result: Template "Bayar Beban Listrik"

Posting Transaksi Langsung

Setelah AI matching template dan user approve, AI langsung posting transaksi (tanpa draft).

Request

POST /api/transactions
Authorization: Bearer {accessToken}
Content-Type: application/json

Body:

{
  "templateId": "9aa9c785-bb32-4e1e-80db-1c30a10aa3e3",
  "merchant": "Starbucks Grand Indonesia",
  "amount": 85000,
  "transactionDate": "2026-02-12",
  "currency": "IDR",
  "description": "Team coffee break at Starbucks",
  "category": "Food & Beverage",
  "items": ["Caffe Latte Grande", "Blueberry Muffin"],
  "source": "claude-code",
  "userApproved": true
}

Untuk template DETAILED yang menggunakan formula non-standar, tambahkan variables:

{
  "templateId": "UUID-template-pembelian-aset",
  "merchant": "Tokopedia",
  "amount": 3681200,
  "transactionDate": "2026-02-12",
  "description": "Pembelian laptop Lenovo",
  "source": "claude-code",
  "userApproved": true,
  "accountSlots": {
    "ASET_TETAP": "UUID-akun-peralatan",
    "BANK": "UUID-akun-bank"
  },
  "variables": {
    "assetCost": 3681200
  }
}

Response

{
  "transactionId": "83da31e4-acdc-4ca9-898e-df2cefbe95c7",
  "transactionNumber": "TRX-2026-0001",
  "status": "POSTED",
  "merchant": "Team coffee break at Starbucks",
  "amount": 85000,
  "transactionDate": "2026-02-12",
  "description": "Team coffee break at Starbucks",
  "journalEntries": [
    {
      "journalNumber": "JE-2026-0001-01",
      "accountCode": "5.1.01",
      "accountName": "Beban Gaji",
      "debitAmount": 85000,
      "creditAmount": 0
    },
    {
      "journalNumber": "JE-2026-0001-02",
      "accountCode": "2.1.10",
      "accountName": "Hutang Gaji",
      "debitAmount": 0,
      "creditAmount": 85000
    }
  ]
}

Verifikasi di Web UI

Setelah transaksi diposting, Anda dapat melihatnya di halaman Transaksi:

Daftar Transaksi

Transaksi yang dibuat via AI akan memiliki:

  • Transaction Number: TRX-2026-0001 (auto-generated)
  • Status: POSTED (langsung posted, bukan draft)
  • Created By: Nama user yang otorisasi device

Buat Draft Langsung via API

Selain alur dari-teks/dari-struk, AI juga dapat membuat transaksi DRAFT langsung dengan template dan account overrides dalam satu panggilan. Alur ini cocok ketika AI sudah tahu template mana yang harus dipakai.

Request

POST /api/drafts
Authorization: Bearer {accessToken}
Content-Type: application/json

Body:

{
  "templateId": "UUID-template",
  "description": "Bayar listrik Januari 2026",
  "amount": 350000,
  "transactionDate": "2026-02-10",
  "accountSlots": {
    "Kas / Bank": "UUID-akun-bank-bca"
  }
}

Field accountSlots memetakan accountHint template ke akun yang dipilih. Key = string accountHint dari template line, Value = UUID akun. Gunakan GET /api/templates untuk melihat accountHint mana yang perlu diisi.

Template DETAILED (Formula Non-Standar)

Beberapa template menggunakan formula selain amount (contoh: template "Pembelian Aset Tetap" menggunakan formula assetCost). Untuk template seperti ini, tambahkan field variables yang memetakan nama variabel formula ke nilainya:

{
  "templateId": "UUID-template-pembelian-aset",
  "description": "Pembelian laptop Lenovo untuk operasional kantor",
  "amount": 3681200,
  "transactionDate": "2026-02-10",
  "accountSlots": {
    "ASET_TETAP": "UUID-akun-peralatan-kantor",
    "BANK": "UUID-akun-bank-bca"
  },
  "variables": {
    "assetCost": 3681200
  }
}

Field variables hanya diperlukan jika template menggunakan formula selain amount. Cek field formula di template lines (GET /api/templates) untuk mengetahui variabel yang dibutuhkan.

Response

{
  "transactionId": "uuid-transaksi-baru",
  "transactionNumber": null,
  "status": "DRAFT",
  "amount": 350000,
  "transactionDate": "2026-02-10",
  "description": "Bayar listrik Januari 2026",
  "journalEntries": []
}

Transaksi dibuat dalam status DRAFT. Langkah selanjutnya:

  1. (Opsional) Preview jurnal: GET /api/transactions/{id}/journal-preview
  2. (Opsional) Koreksi: PUT /api/transactions/{id}
  3. Posting: POST /api/transactions/{id}/post

Preview Jurnal Sebelum Posting

Sebelum mem-posting transaksi DRAFT, AI dapat melihat preview jurnal yang akan dihasilkan:

GET /api/transactions/{id}/journal-preview
Authorization: Bearer {accessToken}

Response:

{
  "valid": true,
  "errors": [],
  "entries": [
    {
      "accountCode": "5.1.05",
      "accountName": "Beban Listrik",
      "debitAmount": 350000,
      "creditAmount": 0
    },
    {
      "accountCode": "1.1.02",
      "accountName": "Bank BCA",
      "debitAmount": 0,
      "creditAmount": 350000
    }
  ],
  "totalDebit": 350000,
  "totalCredit": 350000
}

Jika valid bernilai false, field errors berisi daftar masalah (contoh: akun belum dipilih untuk line dengan accountHint).


Koreksi Transaksi via AI

Jika AI salah mengklasifikasi transaksi atau ada kesalahan pada draft/transaksi, AI dapat memperbaikinya tanpa perlu intervensi manual di web UI.

Koreksi Draft (PENDING)

Draft yang masih berstatus PENDING dapat dikoreksi sebelum di-approve:

PATCH /api/drafts/{id}
Authorization: Bearer {accessToken}
Content-Type: application/json

Body (semua field opsional, hanya field yang dikirim yang diperbarui):

{
  "merchantName": "Starbucks Reserve",
  "amount": 95000,
  "description": "Coffee meeting with client",
  "suggestedTemplateId": "UUID-template-lain",
  "category": "Entertainment"
}

Approve Draft → transactionId

Setelah approve, response menyertakan transactionId dari transaksi yang dibuat:

POST /api/drafts/{id}/approve

Response:

{
  "draftId": "uuid-draft",
  "status": "APPROVED",
  "transactionId": "uuid-transaksi-yang-dibuat",
  "merchant": "Starbucks Reserve",
  "amount": 95000
}

Catatan: Draft endpoints mengembalikan draftId (bukan id) untuk membedakan konteks draft dari transaksi.

Koreksi Transaksi DRAFT (Belum Posted)

Transaksi yang sudah di-approve dari draft tetapi belum di-post (status DRAFT) dapat dikoreksi:

PUT /api/transactions/{id}
Authorization: Bearer {accessToken}
Content-Type: application/json

Body (semua field opsional):

{
  "templateId": "UUID-template-yang-benar",
  "description": "Deskripsi yang diperbaiki",
  "amount": 350000,
  "transactionDate": "2026-02-10",
  "accountSlots": {
    "Kas / Bank": "UUID-akun-bank-lain"
  }
}

Validasi:

  • Hanya transaksi berstatus DRAFT yang bisa dikoreksi
  • Tanggal transaksi tidak boleh di masa depan
  • accountSlots dapat dikirim berulang kali (idempotent) — slot sebelumnya akan diganti

Hapus Transaksi DRAFT

Transaksi DRAFT yang salah total dapat dihapus:

DELETE /api/transactions/{id}
Authorization: Bearer {accessToken}

Response: 204 No Content

Hanya transaksi berstatus DRAFT yang bisa dihapus. Transaksi yang sudah POSTED tidak bisa dihapus via API.

Alur Koreksi

Skenario 1: Koreksi sebelum approve
  PATCH /api/drafts/{id}  →  POST /api/drafts/{id}/approve

Skenario 2: Buat draft langsung, preview, lalu post
  POST /api/drafts  →  GET /api/transactions/{id}/journal-preview
  →  PUT /api/transactions/{id} (opsional)  →  POST /api/transactions/{id}/post

Skenario 3: Koreksi setelah approve, sebelum post
  PUT /api/transactions/{id}  →  POST /api/transactions/{id}/post

Skenario 4: Hapus dan buat ulang
  DELETE /api/transactions/{id}  →  (buat draft/transaksi baru)

Skenario 5: Void transaksi yang sudah POSTED
  POST /api/transactions/{id}/void  →  (status jadi VOID, reversing entries dibuat otomatis)

Analisis Keuangan via AI

Selain mencatat transaksi, AI assistant juga dapat menganalisis data keuangan perusahaan Anda. Aplikasi menyediakan 10 endpoint read-only di bawah /api/analysis yang mengembalikan data terstruktur — AI yang menginterpretasikan datanya.

Endpoint Analisis

EndpointDeskripsiParameter
GET /api/analysis/snapshotKPI bulanan (revenue, expense, profit, cash)month (yyyy-MM)
GET /api/analysis/trial-balanceNeraca saldoasOfDate (yyyy-MM-dd)
GET /api/analysis/income-statementLaporan laba rugistartDate, endDate
GET /api/analysis/balance-sheetNeracaasOfDate
GET /api/analysis/cash-flowLaporan arus kasstartDate, endDate
GET /api/analysis/tax-summaryRingkasan pajak (PPN, PPh)startDate, endDate
GET /api/analysis/receivablesPiutang usahaasOfDate
GET /api/analysis/payablesHutang usahaasOfDate
GET /api/analysis/accountsDaftar akun (COA)
GET /api/analysis/accounts/{id}/ledgerBuku besar per akun (running balance)startDate, endDate
GET /api/analysis/draftsDraft transaksi pending

Semua parameter wajib (tidak ada nilai default). Request tanpa parameter yang diperlukan akan mengembalikan HTTP 400.

Format Response

Semua endpoint mengembalikan format AnalysisResponse yang konsisten:

{
  "reportType": "trial-balance",
  "generatedAt": "2026-02-17T14:30:00",
  "parameters": {
    "asOfDate": "2026-01-31"
  },
  "data": { ... },
  "metadata": {
    "currency": "IDR",
    "accountingBasis": "accrual",
    "description": "Trial balance as of 2026-01-31..."
  }
}

Field metadata memberikan konteks yang membantu AI memahami data (mata uang, basis akuntansi, penjelasan arti debit/credit, dll).

Contoh: KPI Snapshot

GET /api/analysis/snapshot?month=2026-01
Authorization: Bearer {accessToken}

Response:

{
  "reportType": "snapshot",
  "generatedAt": "2026-02-17T14:30:00",
  "parameters": { "month": "2026-01" },
  "data": {
    "month": "2026-01",
    "revenue": 50000000,
    "revenueChange": 12.5,
    "expense": 35000000,
    "expenseChange": -3.2,
    "netProfit": 15000000,
    "profitChange": 8.7,
    "profitMargin": 30.0,
    "marginChange": 2.1,
    "cashBalance": 125000000,
    "receivablesBalance": 20000000,
    "payablesBalance": 15000000,
    "transactionCount": 47,
    "cashBankItems": [
      { "accountName": "Kas", "balance": 25000000 },
      { "accountName": "Bank BCA", "balance": 100000000 }
    ]
  },
  "metadata": {
    "currency": "IDR",
    "accountingBasis": "accrual",
    "description": "Financial KPI snapshot for 2026-01. Change percentages are vs previous month."
  }
}

Contoh: Neraca Saldo

GET /api/analysis/trial-balance?asOfDate=2026-01-31
Authorization: Bearer {accessToken}

Response (ringkasan):

{
  "reportType": "trial-balance",
  "data": {
    "items": [
      {
        "accountCode": "1.1.01",
        "accountName": "Kas",
        "accountType": "ASSET",
        "normalBalance": "DEBIT",
        "debitBalance": 25000000,
        "creditBalance": 0
      },
      {
        "accountCode": "4.1.01",
        "accountName": "Pendapatan Jasa",
        "accountType": "REVENUE",
        "normalBalance": "CREDIT",
        "debitBalance": 0,
        "creditBalance": 50000000
      }
    ],
    "totalDebit": 85000000,
    "totalCredit": 85000000
  }
}

Contoh: Draft Transaksi Pending

GET /api/analysis/drafts
Authorization: Bearer {accessToken}

Response:

{
  "reportType": "drafts",
  "data": {
    "items": [
      {
        "id": "a1b2c3d4-...",
        "status": "PENDING",
        "merchantName": "Starbucks Grand Indonesia",
        "amount": 85000,
        "currency": "IDR",
        "transactionDate": "2026-02-12",
        "source": "API",
        "apiSource": "claude-code",
        "overallConfidence": 0.95,
        "suggestedTemplateName": "Konsumsi Karyawan",
        "createdBy": "admin",
        "createdAt": "2026-02-12T14:30:00"
      }
    ],
    "pendingCount": 1
  }
}

AI dapat menggunakan data ini untuk merekomendasikan approval draft dengan confidence tinggi, atau menandai draft yang perlu review manual.

Contoh Interaksi Analisis

User:

Bagaimana kondisi keuangan bulan Januari?

AI:

Berdasarkan data keuangan Januari 2026:

Revenue:     Rp 50.000.000 (+12.5% vs Desember)
Expense:     Rp 35.000.000 (-3.2% vs Desember)
Net Profit:  Rp 15.000.000 (+8.7%)
Margin:      30.0%

Kas & Bank:
  - Kas:      Rp 25.000.000
  - Bank BCA: Rp 100.000.000

Piutang:     Rp 20.000.000
Hutang:      Rp 15.000.000

Bulan ini cukup baik — revenue naik, expense turun, dan
profit margin meningkat 2.1 poin.

User:

Ada pajak yang perlu dibayar?

AI:

Berdasarkan ringkasan pajak Januari 2026:

PPN Keluaran:  Rp 5.000.000
PPN Masukan:   Rp 2.000.000
PPN Kurang Bayar: Rp 3.000.000

PPh 23:        Rp 1.500.000 (sudah dipotong)
PPh 21:        Rp 2.800.000 (gaji karyawan)

Total kewajiban pajak bulan ini: Rp 7.300.000
Batas setor PPN: 31 Februari 2026

Otorisasi Scope

Token yang diterbitkan melalui Device Flow secara otomatis memiliki scope berikut:

  • drafts:create — membuat dan mengedit draft transaksi
  • drafts:approve — approve/reject draft
  • drafts:read — membaca draft
  • analysis:read — membaca laporan keuangan
  • analysis:write — mempublikasikan laporan analisis
  • transactions:post — posting, koreksi, dan hapus transaksi DRAFT
  • data:import — import data dari file ZIP
  • bills:read — membaca vendor bills
  • bills:create — membuat vendor bills
  • bills:approve — approve vendor bills

Tanpa scope yang sesuai, request akan ditolak dengan HTTP 403.


Inisialisasi Data Klien Baru

Untuk onboarding klien baru, AI membaca laporan keuangan klien (XLS/PDF neraca, laba rugi), mengekstrak struktur Chart of Accounts dan template jurnal, lalu menginisialisasi aplikasi secara programatis via POST /api/data-import.

Alur Kerja

1. AI menerima file XLS/PDF laporan keuangan klien
   ↓
2. AI mengekstrak struktur COA, template jurnal, dan data awal
   ↓
3. AI menghasilkan file CSV sesuai format yang diharapkan
   ↓
4. AI membuat ZIP dari file-file CSV tersebut
   ↓
5. AI mengirim ZIP ke POST /api/data-import
   ↓
6. Aplikasi memproses ZIP: truncate tabel yang ada data CSV-nya, lalu import
   ↓
7. Klien baru siap menggunakan aplikasi dengan COA dan template yang sesuai

Format CSV

ZIP berisi file CSV dengan nama berurut (dependency order). File yang paling umum untuk onboarding klien baru:

01_company_config.csv — Konfigurasi perusahaan (1 baris data):

company_name,company_address,company_phone,company_email,tax_id,npwp,nitku,fiscal_year_start_month,currency_code,signing_officer_name,signing_officer_title,company_logo_path,established_date,is_pkp,pkp_since,industry

02_chart_of_accounts.csv — Daftar akun:

account_code,account_name,account_type,parent_code,normal_balance,active,is_permanent
  • account_type: ASSET, LIABILITY, EQUITY, REVENUE, EXPENSE
  • normal_balance: DEBIT atau CREDIT
  • parent_code: kosong jika akun top-level, isi kode parent jika sub-akun

04_journal_templates.csv — Template jurnal:

template_name,category,cash_flow_category,template_type,description,is_system,active,version,usage_count,last_used_at,semantic_description,keywords,example_merchants,typical_amount_min,typical_amount_max,merchant_patterns
  • category: REVENUE, EXPENSE, TRANSFER, ADJUSTMENT, PAYROLL, TAX, RECEIVABLE, PAYABLE, ASSET_PURCHASE, ASSET_DEPRECIATION
  • cash_flow_category: OPERATING, INVESTING, FINANCING
  • template_type: SIMPLE, VARIABLE, SPLIT, MULTI_LINE
  • keywords, example_merchants, merchant_patterns: nilai dipisahkan dengan | (pipe)

05_journal_template_lines.csv — Baris template jurnal:

template_name,line_order,account_code,account_hint,position,formula,description
  • position: DEBIT atau CREDIT
  • formula: AMOUNT (nilai penuh), AMOUNT * 0.11 (PPN 11%), dsb.

Contoh Penggunaan API

curl -X POST https://akunting.example.com/api/data-import \
  -H "Authorization: Bearer {accessToken}" \
  -F "file=@seed-data.zip"

Response (HTTP 201):

{
  "totalRecords": 45,
  "documentCount": 0,
  "durationMs": 1234
}

Referensi

  • Lihat direktori industry-seed/ di source code untuk contoh lengkap seed data per industri (it-service, online-seller, coffee-shop)
  • Import mengganti (truncate) data pada tabel yang memiliki CSV di dalam ZIP. Tabel tanpa CSV di ZIP tidak terpengaruh
  • File CSV boleh hanya berisi header (tanpa data) — tabel tersebut akan dilewati

Contoh Interaksi dengan AI

Skenario 1: Struk Kopi Starbucks

User:

[Kirim foto struk Starbucks]

AI:

📄 Saya menganalisis struk:
   • Merchant: Starbucks Grand Indonesia
   • Jumlah: Rp 85.000
   • Tanggal: 12 Feb 2026
   • Item: Caffe Latte Grande, Blueberry Muffin

   Template yang cocok: "Konsumsi Karyawan" (confidence: 0.95)

   Posting transaksi ini?
   ✓ Ya
   ✏️ Edit dulu
   🔄 Pilih template lain
   ✗ Batal

User:

Ya

AI:

✓ Transaksi berhasil diposting!
  Nomor: TRX-2026-0001
  Status: POSTED

  Jurnal:
  [DEBIT]  Beban Konsumsi Karyawan: Rp 85.000
  [CREDIT] Kas: Rp 85.000

Skenario 2: Text Input Listrik

User:

Bayar listrik PLN 350 ribu

AI:

📄 Saya memahami:
   • Merchant: PLN
   • Jumlah: Rp 350.000
   • Kategori: Utilities

   Template yang cocok: "Bayar Beban Listrik"

   Posting?

User:

Ya, tapi edit deskripsi dulu

AI:

Deskripsi apa yang Anda inginkan?

User:

Listrik bulan Januari 2026

AI:

✓ Siap posting:
  • Merchant: PLN
  • Jumlah: Rp 350.000
  • Deskripsi: "Listrik bulan Januari 2026"
  • Template: Bayar Beban Listrik

  Posting sekarang? (ya/tidak)

User:

ya

AI:

✓ Posted TRX-2026-0002

Monitoring & Audit

Audit Log

Semua API call tercatat di audit log dengan detail:

  • Event Type: API_CALL
  • User: Username yang otorisasi device
  • IP Address: IP address request
  • Details: Source (claude-code), merchant, amount, confidence

Token Management (Self-Service)

Setiap user dapat melihat dan mencabut device token miliknya sendiri di halaman Perangkat API.

Lokasi: Sidebar → Master Data → Perangkat API, atau langsung buka /settings/devices

Halaman Perangkat API

Informasi yang ditampilkan per token:

KolomDeskripsi
PerangkatNama device (jika diisi saat otorisasi)
Client IDIdentifier aplikasi (contoh: claude-code)
ScopeHak akses token (contoh: drafts:create,analysis:read)
StatusAktif (hijau) atau Kedaluwarsa (abu-abu)
DibuatWaktu token diterbitkan
Terakhir DigunakanWaktu terakhir token digunakan untuk API call
IP TerakhirIP address terakhir yang menggunakan token

Aksi yang tersedia:

  • Cabut (per token): Mencabut satu token tertentu
  • Cabut Semua: Mencabut semua token aktif sekaligus

Catatan: Setelah token dicabut, AI assistant yang menggunakan token tersebut tidak dapat mengakses API lagi. User perlu melakukan device flow ulang untuk mendapatkan token baru.

Admin view: Administrator juga dapat melihat dan mencabut token dari halaman detail pengguna di menu Pengguna > klik user > bagian Sesi Perangkat Aktif.


API Reference

Endpoint Summary

Discovery (public, tanpa autentikasi):

MethodEndpointDeskripsi
GET/v3/api-docsOpenAPI spec — seluruh endpoint, schema, x- extensions (workflow, scope, CSV specs)
GET/swagger-ui.htmlSwagger UI — eksplorasi API interaktif

Autentikasi (public):

MethodEndpointDeskripsi
POST/api/device/codeRequest device code
POST/api/device/tokenPoll for access token

Draft Transaksi (scope: drafts:*, transactions:post):

MethodEndpointDeskripsi
POST/api/draftsBuat DRAFT transaction langsung dengan template + overrides
POST/api/drafts/from-receiptBuat draft dari struk
POST/api/drafts/from-textBuat draft dari teks
GET/api/drafts/{id}Get draft by ID
PATCH/api/drafts/{id}Koreksi draft PENDING
POST/api/drafts/{id}/approveApprove draft (response menyertakan transactionId)
POST/api/drafts/{id}/rejectReject draft

Template (scope: drafts:read, drafts:create):

MethodEndpointDeskripsi
GET/api/templatesList templates dengan metadata dan lines
GET/api/templates/{id}Get single template dengan lines
POST/api/templatesBuat template baru
PUT/api/templates/{id}Update template
DELETE/api/templates/{id}Hapus template (soft delete)

Transaksi (scope: transactions:post):

MethodEndpointDeskripsi
POST/api/transactionsPost transaction langsung
PUT/api/transactions/{id}Koreksi transaksi DRAFT (termasuk accountSlots)
DELETE/api/transactions/{id}Hapus transaksi DRAFT
POST/api/transactions/{id}/postPost satu transaksi DRAFT
POST/api/transactions/{id}/voidVoid transaksi POSTED (buat reversing entries)
GET/api/transactions/{id}/journal-previewPreview jurnal entries sebelum posting
POST/api/transactions/bulk-postBatch post transaksi DRAFT

Analisis Keuangan (scope: analysis:read):

MethodEndpointDeskripsi
GET/api/analysis/companyKonfigurasi perusahaan (industry, currency, fiscal year)
GET/api/analysis/snapshotKPI bulanan
GET/api/analysis/trial-balanceNeraca saldo
GET/api/analysis/income-statementLaporan laba rugi
GET/api/analysis/balance-sheetNeraca
GET/api/analysis/cash-flowLaporan arus kas
GET/api/analysis/tax-summaryRingkasan pajak
GET/api/analysis/receivablesPiutang usaha
GET/api/analysis/payablesHutang usaha
GET/api/analysis/accountsDaftar akun (COA)
GET/api/analysis/accounts/{id}/ledgerBuku besar per akun (running balance)
GET/api/analysis/draftsDraft transaksi pending
GET/api/analysis/transactionsList transaksi dengan filter (status, category, date range, search)
GET/api/analysis/transactions/{id}Detail transaksi dengan jurnal entries
GET/api/analysis/reportsDaftar laporan analisis

Publikasi Laporan Analisis (scope: analysis:write):

MethodEndpointDeskripsi
POST/api/analysis/reportsPublikasi laporan analisis terstruktur

Manajemen Data (scope: data:import):

MethodEndpointDeskripsi
POST/api/data-importImport data dari file ZIP (COA, template, transaksi)

Authentication

Endpoint yang tidak memerlukan autentikasi:

  • GET /v3/api-docs (OpenAPI spec)
  • GET /swagger-ui.html (Swagger UI)
  • POST /api/device/code
  • POST /api/device/token

Semua endpoint lainnya memerlukan Bearer token:

Authorization: Bearer {accessToken}

Rate Limiting

  • Draft creation: 10 requests/menit per IP
  • Transaction posting: 30 requests/menit per IP

Error Codes

CodeErrorDeskripsi
400MISSING_PARAMETERParameter wajib tidak dikirim (contoh: asOfDate)
400INVALID_REQUESTRequest tidak valid (field required kosong, dll)
401unauthorizedToken tidak valid atau expired
403Scope tidak memadai (contoh: token tanpa analysis:read)
404NOT_FOUNDTemplate/resource tidak ditemukan
409CONFLICTState conflict (contoh: transaksi sudah POSTED, tidak bisa dihapus)
429RATE_LIMIT_EXCEEDEDTerlalu banyak request
500INTERNAL_ERRORServer error

FAQ

Apakah data saya aman?

Ya. Autentikasi menggunakan OAuth 2.0 Device Flow yang merupakan standard industri. Access token:

  • Tersimpan hanya di AI assistant Anda (tidak di server pihak ketiga)
  • Berlaku maksimal 30 hari
  • Dapat dicabut kapan saja di Settings

AI mana yang didukung?

API ini generik dan dapat digunakan oleh AI assistant apapun yang mendukung HTTP API:

  • ✅ Claude Code
  • ✅ Gemini CLI
  • ✅ ChatGPT dengan plugin
  • ✅ Custom script (curl, Python, dll)

Bagaimana jika AI salah pilih template?

Anda bisa:

  1. Koreksi draft: AI menggunakan PATCH /api/drafts/{id} untuk memperbaiki draft sebelum approve
  2. Koreksi transaksi DRAFT: AI menggunakan PUT /api/transactions/{id} untuk reklasifikasi template sebelum posting
  3. Hapus dan buat ulang: AI menggunakan DELETE /api/transactions/{id} lalu buat transaksi baru
  4. Void transaksi POSTED: AI menggunakan POST /api/transactions/{id}/void untuk membatalkan transaksi yang sudah posted (reversing entries dibuat otomatis)
  5. Edit di web: Setelah posted, edit transaksi di web UI

Apakah bisa batch import banyak transaksi?

Saat ini belum. Fitur batch import via CSV/Excel akan ditambahkan di versi berikutnya.

Bagaimana cara menambah metadata ke template?

Administrator dapat menambah metadata via:

  1. Web UI: Buka template > Edit > buka bagian Metadata AI > isi field yang diperlukan > Simpan. Lihat Referensi Template untuk detail field.
  2. API: PUT /api/templates/{id}

Troubleshooting

Error: "Authentication required" (401)

Penyebab: Token tidak valid atau expired

Solusi:

  1. Lakukan device flow authentication ulang
  2. Pastikan token disimpan dengan benar di AI assistant
  3. Cek apakah token sudah expired (30 hari)

Error: "Template not found" (404)

Penyebab: Template ID tidak valid

Solusi:

  1. Refresh template list: GET /api/templates
  2. Pastikan template ID yang dipilih ada di list
  3. Jangan hardcode template ID, selalu fetch dari API

AI matching template yang salah

Penyebab: Metadata template belum lengkap atau keyword tidak match

Solusi:

  1. Lengkapi metadata template: buka template > Edit > bagian Metadata AI
  2. Tambahkan keyword yang lebih spesifik
  3. Tambahkan merchant patterns (regex)
  4. User bisa override template saat approve

Transaction failed to post

Penyebab:

  • Template tidak balanced (debit ≠ credit)
  • Account tidak valid
  • Tanggal transaksi invalid

Solusi:

  1. Cek template lines (harus ada debit dan credit)
  2. Cek account mapping
  3. Pastikan tanggal tidak di masa depan

Lihat Juga


Pengembangan Selanjutnya

Fitur yang akan ditambahkan:

  • [ ] Batch transaction import (CSV/Excel)
  • [x] Template metadata management UI
  • [ ] Webhook notifications (transaksi berhasil/gagal)
  • [ ] AI confidence feedback loop
  • [ ] Multi-currency support dengan auto-conversion
  • [ ] PDF invoice parsing
  • [ ] Template suggestion improvement (machine learning)

Info: Dokumentasi ini ditulis berdasarkan test scenario yang sebenarnya. Semua screenshot dan JSON response diambil dari functional test yang berjalan pada aplikasi versi 2026.01-SNAPSHOT.

Tampilan Layar

Halaman Otorisasi Device
Halaman Otorisasi Device

Halaman otorisasi perangkat AI via OAuth 2.0 Device Flow

Daftar Transaksi
Daftar Transaksi

Daftar transaksi yang dibuat via AI assistant

Perangkat API
Perangkat API

Halaman self-service untuk melihat dan mencabut sesi perangkat aktif

13.2

Publikasi Laporan Analisis

Setelah AI membaca data keuangan via endpoint /api/analysis/*, AI dapat menganalisis data tersebut dan mempublikasikan hasilnya kembali ke aplikasi. Laporan yang dipublikasikan langsung tersedia di web UI sehingga seluruh tim (akuntan, pemilik, manajer) dapat membacanya.

Konfigurasi Industri

Sebelum AI melakukan analisis, pastikan industri perusahaan sudah diatur di Pengaturan > Perusahaan > Industri. AI membaca konfigurasi ini via GET /api/analysis/company untuk menentukan metrik dan analisis yang relevan.

Industri yang didukung:

KodeNamaFokus Analisis
it-serviceJasa IT & KonsultasiUtilisasi, DSO, margin proyek, konsentrasi klien
online-sellerToko Online / E-CommerceMargin per channel, inventory turnover, fee marketplace, cash conversion cycle
coffee-shopKedai Kopi / F&BFood cost %, labor cost %, prime cost, waste %, BOM costing
campusKampus / PendidikanKolektibilitas SPP, rasio biaya akademik, beasiswa, deferred revenue

Struktur Laporan

Laporan analisis terdiri dari 5 bagian terstruktur:

BagianDeskripsi
Ringkasan EksekutifParagraf singkat kondisi keuangan periode ini
Indikator UtamaMetrik KPI spesifik industri dengan perubahan vs periode sebelumnya
TemuanHal-hal yang perlu diperhatikan, dengan kategori dan severity
RekomendasiLangkah-langkah yang disarankan, dengan prioritas dan dampak
Penilaian RisikoRisiko yang teridentifikasi beserta mitigasi

API Publikasi

POST /api/analysis/reports
Authorization: Bearer {accessToken}
Content-Type: application/json

Field industry diisi sesuai konfigurasi perusahaan. Field reportType diisi sesuai jenis analisis per industri (lihat tabel di bawah).

Membaca Konfigurasi Perusahaan

GET /api/analysis/company
Authorization: Bearer {accessToken}

Response berisi industry, currencyCode, fiscalYearStartMonth, dan isPkp — informasi yang AI butuhkan untuk memilih metrik yang tepat.

Daftar Laporan via API

GET /api/analysis/reports
Authorization: Bearer {accessToken}

Mengembalikan semua laporan yang sudah dipublikasikan, terbaru lebih dulu.


Analisis per Industri: Jasa IT & Konsultasi (it-service)

Tipe Laporan

reportTypeKegunaanFrekuensi
utilization-reviewReview utilisasi billable konsultanBulanan
project-profitabilityAnalisis margin per proyekPer proyek / bulanan
receivables-agingAging piutang & DSO analysisBulanan
client-concentrationAnalisis konsentrasi pendapatan per klienKuartalan
tax-withholding-reconRekonsiliasi Bukti Potong PPh 23Bulanan

Metrik Utama

MetrikFormulaBenchmark
Utilisasi BillableJam billable / Total jam tersedia70-80% (optimal 75%)
DSO (Days Sales Outstanding)(Piutang / Pendapatan) x Hari< 45 hari
Rasio Biaya Tenaga KerjaTotal gaji / Pendapatan55-65%
Revenue per KonsultanPendapatan / Jumlah konsultanTrack trend
Margin Proyek(Revenue proyek - Biaya langsung) / Revenue proyek> 15% sehat, > 25% kuat
Konsentrasi Klien Top-3Revenue 3 klien terbesar / Total revenue< 60% sehat
Realization RateRevenue terkumpul / (Jam billable x Tarif standar)> 80%

Kategori Temuan

utilisasi, piutang, profitabilitas-proyek, klien, pajak, bench-time

Risiko Spesifik

  • Konsentrasi klien (1 klien > 20% revenue)
  • Bench time (konsultan idle = pure cost)
  • DSO creep (klien korporat bayar Net-60 sampai Net-90)
  • Bukti Potong PPh 23 yang hilang (kehilangan kredit pajak 2%)
  • Key-person dependency (revenue bergantung pada beberapa senior)

Analisis per Industri: Toko Online / E-Commerce (online-seller)

Tipe Laporan

reportTypeKegunaanFrekuensi
marketplace-profitabilityP&L per marketplace (Tokopedia, Shopee, dll)Bulanan
inventory-healthTurnover, dead stock, aging persediaanBulanan
cash-conversion-cycleAnalisis siklus konversi kasBulanan
channel-comparisonPerbandingan profitabilitas antar channelKuartalan
shipping-cost-analysisAnalisis biaya pengiriman vs pendapatanBulanan

Metrik Utama

MetrikFormulaBenchmark
Gross Margin per Channel(Revenue - HPP - Fee marketplace) / Revenue> 30%
Inventory TurnoverHPP / Rata-rata persediaan4-8x/tahun
Dead Stock RatioNilai stok mati / Total nilai persediaan< 10%
Fee Marketplace RatioTotal fee marketplace / Revenue< 12%
Shipping Cost RatioBiaya kirim / Revenue< 10%
Return RateJumlah retur / Jumlah order< 10%
Cash Conversion CycleDIO + DSO - DPO< 60 hari
ROAS (Return on Ad Spend)Revenue dari iklan / Belanja iklan> 3:1

Kategori Temuan

margin, persediaan, arus-kas, marketplace, retur, pengiriman, iklan

Risiko Spesifik

  • Kenaikan fee marketplace (platform menaikkan komisi secara berkala)
  • Dead stock (modal terjebak di persediaan tidak laku > 180 hari)
  • Cash conversion cycle panjang (bayar supplier duluan, pencairan marketplace 7-21 hari)
  • Ketergantungan pada satu marketplace
  • Subsidi ongkir menggerus margin pada produk AOV rendah

Analisis per Industri: Kedai Kopi / F&B (coffee-shop)

Tipe Laporan

reportTypeKegunaanFrekuensi
food-cost-reviewAnalisis food cost % dan variance resepBulanan
labor-efficiencyRasio biaya tenaga kerja dan produktivitas per shiftBulanan
menu-engineeringProfitabilitas dan popularitas per menu itemKuartalan
production-costAnalisis biaya produksi BOM vs harga jualBulanan
daily-sales-analysisAnalisis penjualan harian, peak hours, average checkMingguan

Metrik Utama

MetrikFormulaBenchmark
Food Cost %HPP / Revenue20-30%
Labor Cost %Total biaya tenaga kerja / Revenue25-30%
Prime Cost %(HPP + Biaya tenaga kerja) / Revenue< 60%
Gross Margin(Revenue - HPP) / Revenue70-80%
Waste %Nilai bahan terbuang / Total HPP< 2-4%
Average Transaction ValueRevenue / Jumlah transaksiTrack trend
Inventory Turnover (perishable)HPP perishable / Rata-rata stok perishable> 4x/bulan
Variance Resep(HPP aktual - HPP teoritis) / HPP teoritis< 2%

Kategori Temuan

biaya-bahan, tenaga-kerja, produksi, penjualan, persediaan, waste

Risiko Spesifik

  • Spoilage bahan perishable (susu, roti — shelf life pendek)
  • Over-portioning (resep tidak terstandar, HPP aktual > teoritis)
  • Kenaikan harga komoditas (kopi arabica, butter volatil)
  • Prime cost > 65% (biaya bahan + tenaga kerja melampaui batas sehat)
  • Ketergantungan lokasi (revenue sangat terkait foot traffic)

Analisis per Industri: Kampus / Pendidikan (campus)

Tipe Laporan

reportTypeKegunaanFrekuensi
tuition-collectionAnalisis kolektibilitas SPP per angkatanPer semester
budget-realizationRealisasi RKAT vs anggaranPer semester
scholarship-impactDampak beasiswa terhadap net tuition revenuePer semester
faculty-cost-analysisAnalisis biaya dosen tetap vs tidak tetapPer semester
enrollment-forecastProyeksi pendapatan berdasarkan tren pendaftaranTahunan

Metrik Utama

MetrikFormulaBenchmark
SPP Collection RateSPP terkumpul / SPP tertagih> 90%
Tuition Dependency RatioPendapatan SPP / Total pendapatan< 85% (semakin rendah semakin sehat)
Operating Margin(Total pendapatan - Total beban) / Total pendapatan> 5%
Biaya per MahasiswaTotal beban operasional / Jumlah mahasiswaTrack trend
Days Cash on HandKas / (Total beban / 365)> 90 hari
Rasio Biaya AkademikBeban akademik / Total beban operasional30-40%
Rasio Biaya AdministratifBeban administratif / Total beban operasional< 30%
Scholarship Expense RatioTotal beban beasiswa / Gross SPPTrack (jaga agar tidak > 35%)
Piutang SPP > 90 HariPiutang SPP aging > 90 hari / Total piutang SPP< 5%

Kategori Temuan

penerimaan-spp, beasiswa, biaya-akademik, biaya-administratif, aset-tetap, tren-pendaftaran

Risiko Spesifik

  • Penurunan jumlah mahasiswa baru (dampak langsung ke uang pangkal dan pipeline SPP)
  • Ketergantungan tinggi pada SPP (> 90%) tanpa diversifikasi pendapatan
  • Cash flow musiman (penerimaan terkonsentrasi di awal semester, beban tersebar sepanjang tahun)
  • Deferred maintenance gedung dan laboratorium (tropical climate mempercepat deteriorasi)
  • Piutang SPP yang tidak tertagih dari mahasiswa non-aktif

Format Field API

Indikator Utama (metrics)

FieldWajibDeskripsi
nameYaNama metrik sesuai industri
valueYaNilai saat ini
previousValueTidakNilai periode sebelumnya
changeTidakPerubahan (contoh: "+12.5%", "+4pp", "+14 hari")
statusTidakpositive (hijau), negative (merah), warning (kuning), neutral (abu-abu)

Temuan (findings)

FieldWajibDeskripsi
categoryYaKategori sesuai industri (lihat tabel per industri di atas)
severityYainfo (biru), warning (kuning), critical (merah)
descriptionYaDeskripsi temuan

Rekomendasi (recommendations)

FieldWajibDeskripsi
priorityYahigh (merah), medium (kuning), low (abu-abu)
descriptionYaDeskripsi rekomendasi
impactTidakDampak yang diharapkan

Risiko (risks)

FieldWajibDeskripsi
severityYahigh (merah), medium (kuning), low (abu-abu)
descriptionYaDeskripsi risiko
mitigationTidakLangkah mitigasi

Melihat Laporan di Web UI

Laporan yang sudah dipublikasikan dapat dilihat di menu Laporan > Analisis AI.

Halaman Daftar Laporan

Halaman daftar menampilkan semua laporan terbaru dengan:

  • Badge industri (Jasa IT, Toko Online, Kedai Kopi, Kampus) dengan warna berbeda per industri
  • Tipe laporan dan judul
  • Ringkasan eksekutif (2 baris pertama)
  • Periode, sumber AI, dan jumlah metrik/temuan

Halaman Detail Laporan

Klik laporan untuk melihat detail lengkap. Setiap industri menampilkan metrik KPI yang berbeda sesuai karakteristik bisnisnya.

Bagian atas: Badge industri, tipe laporan, header, ringkasan eksekutif, dan grid indikator utama.

Bagian bawah: Tabel temuan dengan severity badge, daftar rekomendasi yang diurutkan berdasarkan prioritas, dan penilaian risiko dengan langkah mitigasi.

Menghapus Laporan

Klik tombol Hapus di halaman detail untuk menghapus laporan (soft delete). Laporan yang dihapus tidak akan muncul di daftar.

Contoh Laporan per Industri

Jasa IT & Konsultasi

Metrik utama:

  • Pendapatan Bulanan
  • Beban Operasional
  • Laba Bersih
  • Margin Laba
  • Saldo Kas
  • Rasio Beban/Pendapatan

Daftar Laporan - Jasa IT

Detail Laporan - Jasa IT (Header dan Metrik)

Detail Laporan - Jasa IT (Temuan dan Rekomendasi)


Toko Online / E-Commerce

Metrik utama:

  • Penjualan Bersih
  • HPP (Harga Pokok)
  • Laba Kotor
  • Gross Margin
  • Biaya Marketplace
  • Biaya Pengiriman

Daftar Laporan - Toko Online

Detail Laporan - Toko Online


Kedai Kopi / F&B

Metrik utama:

  • Pendapatan
  • Food Cost %
  • Labor Cost %
  • Prime Cost %
  • Laba Bersih
  • Net Margin

Daftar Laporan - Kedai Kopi

Detail Laporan - Kedai Kopi


Kampus / Pendidikan

Metrik utama:

  • Pendapatan Total
  • Pendapatan SPP
  • Biaya Dosen & Akademik
  • Rasio Beasiswa
  • Surplus Operasional
  • Margin Operasional

Daftar Laporan - Kampus

Detail Laporan - Kampus

Contoh Alur Lengkap

1. AI membaca data keuangan
   GET /api/analysis/snapshot?month=2026-01
   GET /api/analysis/income-statement?startDate=2026-01-01&endDate=2026-01-31
   GET /api/analysis/receivables?asOfDate=2026-01-31
   ↓
2. AI menganalisis data dan membuat laporan terstruktur
   ↓
3. AI mempublikasikan laporan
   POST /api/analysis/reports
   ↓
4. Tim membuka menu Laporan > Analisis AI di web browser
   ↓
5. Akuntan membaca temuan, rekomendasi, dan risiko
   ↓
6. Tindak lanjut: buat jurnal penyesuaian, tagih piutang, dll.

Tampilan Layar

Daftar Laporan Analisis AI
Daftar Laporan Analisis AI

Daftar laporan analisis yang dipublikasikan oleh AI tools

Detail Laporan Analisis (Header + Metrik)
Detail Laporan Analisis (Header + Metrik)

Header laporan, ringkasan eksekutif, dan indikator utama

Detail Laporan Analisis (Temuan + Rekomendasi)
Detail Laporan Analisis (Temuan + Rekomendasi)

Temuan, rekomendasi, dan penilaian risiko

14.1

Konsep Peringatan

Apa Itu Peringatan

Peringatan (Smart Alerts) adalah sistem notifikasi otomatis yang memantau kondisi keuangan perusahaan dan memberitahu pengguna jika ada anomali atau risiko yang perlu ditindaklanjuti. Sistem mengevaluasi 7 jenis aturan setiap hari dan menghasilkan event peringatan ketika ambang batas terlampaui.

Jenis Peringatan

TipeNama IndonesiaDeskripsiSatuan Ambang Batas
CASH_LOWKas RendahSaldo kas + bank di bawah ambang batasRp
RECEIVABLE_OVERDUEPiutang Jatuh TempoAda piutang yang sudah jatuh tempo— (0 = aktif)
EXPENSE_SPIKELonjakan BiayaBiaya bulan ini naik melebihi X% dari rata-rata 3 bulan sebelumnya%
PROJECT_COST_OVERRUNProyek Melebihi AnggaranAda proyek yang biayanya melebihi anggaran— (0 = aktif)
PROJECT_MARGIN_DROPMargin Proyek TurunMargin proyek turun di bawah X%%
COLLECTION_SLOWDOWNPenagihan MelambatRata-rata hari penagihan melebihi X harihari
CLIENT_CONCENTRATIONKonsentrasi KlienSatu klien menyumbang lebih dari X% pendapatan%

Tingkat Keparahan (Severity)

SeverityIndonesiaWarna BadgeKeterangan
INFOInformasiBiruKondisi yang perlu diketahui, tidak mendesak
WARNINGPeringatanKuningKondisi yang perlu segera diperhatikan
CRITICALKritisMerahKondisi darurat yang harus ditindaklanjuti segera

Evaluasi Harian

Sistem menjalankan evaluasi seluruh aturan yang aktif setiap hari pukul 08:00 secara otomatis. Mekanisme:

  1. Setiap aturan yang enabled = true dievaluasi
  2. Jika kondisi ambang batas terpenuhi, event peringatan dibuat
  3. Deduplikasi 24 jam: jika sudah ada event yang belum dikonfirmasi untuk aturan yang sama dalam 24 jam terakhir, event baru tidak dibuat (mencegah duplikasi peringatan)

14.2

Konfigurasi Peringatan

Halaman Konfigurasi

Buka menu Laporan > Peringatan, lalu klik tab Konfigurasi atau navigasi langsung ke /alerts/config.

Konfigurasi Peringatan

Halaman menampilkan daftar 7 aturan peringatan bawaan. Setiap aturan menampilkan:

  • Nama tipe: Nama Indonesia dari jenis peringatan
  • Deskripsi: Penjelasan kondisi yang dievaluasi
  • Ambang Batas (Threshold): Nilai numerik yang menjadi batas pemicu
  • Status Aktif: Checkbox untuk mengaktifkan/menonaktifkan aturan

Mengubah Ambang Batas

  1. Isi nilai baru pada field Ambang Batas sesuai jenis aturan:
    • Kas Rendah: nominal dalam Rupiah (contoh: 10000000 = Rp 10 juta)
    • Lonjakan Biaya: persentase (contoh: 30 = 30%)
    • Margin Proyek Turun: persentase (contoh: 10 = 10%)
    • Penagihan Melambat: jumlah hari (contoh: 30 = 30 hari)
    • Konsentrasi Klien: persentase (contoh: 50 = 50%)
    • Piutang Jatuh Tempo / Proyek Melebihi Anggaran: 0 berarti selalu aktif
  2. Klik Simpan pada aturan yang diubah

Menonaktifkan Aturan

Hapus centang pada checkbox Aktif, lalu klik Simpan. Aturan yang nonaktif tidak akan dievaluasi pada jadwal harian.

Permission yang diperlukan: ALERT_CONFIG


Tampilan Layar

Konfigurasi Peringatan

Screenshot belum tersedia

Halaman konfigurasi aturan peringatan: ambang batas dan status aktif

14.3

Peringatan Aktif

Halaman Peringatan Aktif

Buka menu Laporan > Peringatan atau navigasi ke /alerts.

Peringatan Aktif

Halaman menampilkan daftar peringatan yang belum dikonfirmasi (unacknowledged). Setiap peringatan menampilkan:

  • Badge severity: Warna menunjukkan tingkat keparahan (biru = INFO, kuning = WARNING, merah = CRITICAL)
  • Tipe peringatan: Nama Indonesia dari jenis peringatan
  • Pesan: Detail kondisi yang memicu peringatan
  • Waktu: Timestamp kapan peringatan dipicu
  • Tombol Konfirmasi: Untuk menandai peringatan sudah ditindaklanjuti

Mengonfirmasi Peringatan

Klik tombol Konfirmasi pada peringatan yang sudah ditindaklanjuti. Peringatan yang dikonfirmasi berpindah ke halaman riwayat dan tidak lagi muncul di daftar aktif.

Permission yang diperlukan: ALERT_ACKNOWLEDGE


Tampilan Layar

Peringatan Aktif

Screenshot belum tersedia

Daftar peringatan aktif yang belum dikonfirmasi

14.4

Widget Dashboard

Widget Peringatan

Widget peringatan ditampilkan di halaman Dashboard (/dashboard), dimuat secara dinamis via HTMX.

Widget Peringatan Dashboard

Widget menampilkan:

  • Jumlah peringatan per severity: Berapa peringatan aktif bertipe INFO, WARNING, dan CRITICAL
  • 5 peringatan terbaru: Daftar singkat peringatan aktif dengan badge severity dan pesan
  • Link ke halaman peringatan: Klik untuk melihat seluruh peringatan aktif

Widget ini membantu memantau kondisi keuangan tanpa harus membuka halaman peringatan secara terpisah.


Tampilan Layar

Widget Peringatan Dashboard

Screenshot belum tersedia

Widget peringatan pada halaman dashboard

14.5

Riwayat Peringatan

Halaman Riwayat

Buka navigasi ke /alerts/history atau klik tab Riwayat dari halaman peringatan.

Riwayat Peringatan

Halaman menampilkan seluruh peringatan (aktif dan yang sudah dikonfirmasi) dalam tabel paginated. Informasi yang ditampilkan:

  • Tipe: Jenis peringatan
  • Severity: Tingkat keparahan
  • Pesan: Detail peringatan
  • Waktu Trigger: Kapan peringatan dipicu
  • Status: Dikonfirmasi (dengan nama dan waktu) atau belum

Permission yang diperlukan: ALERT_VIEW


Tampilan Layar

Riwayat Peringatan

Screenshot belum tersedia

Riwayat semua peringatan dengan filter

15.1

Faktur (Invoice)

Konsep

Faktur adalah dokumen penagihan yang dikirim ke klien setelah pekerjaan selesai. Setiap faktur memiliki line item (rincian jasa/barang), tanggal jatuh tempo, dan status yang berubah sesuai alur kerja.

Alur Kerja Faktur

DRAFT → SENT → PARTIAL → PAID
                  ↑          ↑
              (sebagian)  (lunas)
StatusKeterangan
DRAFTBaru dibuat, bisa diedit
SENTSudah dikirim ke klien, menunggu pembayaran
PARTIALSebagian dibayar
PAIDLunas
OVERDUEMelewati tanggal jatuh tempo

Membuat Faktur

Buka menu Proyek > Faktur > Faktur Baru.

Isi data faktur:

  • Klien: Pilih dari daftar klien
  • Tanggal Faktur: Tanggal penerbitan
  • Tanggal Jatuh Tempo: Batas waktu pembayaran
  • Proyek (opsional): Kaitkan ke proyek tertentu

Tambahkan line item:

  • Deskripsi: Keterangan jasa/barang
  • Quantity: Jumlah
  • Harga Satuan: Harga per unit
  • Total: Dihitung otomatis (qty x harga satuan)

Klik Simpan untuk menyimpan sebagai DRAFT.

Faktur Baru

Mengirim Faktur

Dari halaman detail faktur, klik Kirim untuk mengubah status dari DRAFT ke SENT. Faktur yang sudah dikirim tidak bisa diedit.

Faktur Terkirim

Setelah dikirim, faktur masuk ke laporan umur piutang dan siap menerima pembayaran.


Tampilan Layar

Faktur Baru (Draft)

Screenshot belum tersedia

Halaman detail faktur yang baru dibuat

Faktur Terkirim

Screenshot belum tersedia

Faktur setelah dikirim ke klien

15.2

Tagihan Vendor (Bill)

Konsep

Tagihan (bill) adalah dokumen yang diterima dari vendor untuk pembelian barang atau jasa. Alur kerjanya mirip faktur, tapi dari sisi pengeluaran.

Alur Kerja Tagihan

DRAFT → APPROVED → PARTIAL → PAID
                      ↑          ↑
                  (sebagian)  (lunas)
StatusKeterangan
DRAFTBaru dibuat, menunggu approval
APPROVEDDisetujui, menunggu pembayaran
PARTIALSebagian dibayar
PAIDLunas
OVERDUEMelewati tanggal jatuh tempo

Membuat Tagihan

Buka menu Pembelian > Tagihan > Tagihan Baru.

Isi data:

  • Vendor: Pilih dari daftar vendor
  • Tanggal Tagihan: Tanggal penerbitan oleh vendor
  • Tanggal Jatuh Tempo: Batas pembayaran
  • Nomor Referensi Vendor (opsional): Nomor tagihan dari vendor

Tambahkan line item seperti pada faktur.

Menyetujui Tagihan

Dari halaman detail tagihan, klik Setujui untuk mengubah status dari DRAFT ke APPROVED.

Tagihan Disetujui

Tagihan yang disetujui masuk ke laporan umur hutang dan siap menerima pembayaran.


Tampilan Layar

Tagihan Disetujui

Screenshot belum tersedia

Halaman detail tagihan vendor yang disetujui

15.3

Pelacakan Pembayaran

Mencatat Pembayaran Faktur

Buka halaman detail faktur yang berstatus SENT, PARTIAL, atau OVERDUE. Klik Catat Pembayaran untuk membuka form pembayaran.

Isi data pembayaran:

  • Tanggal Pembayaran: Tanggal dana diterima
  • Jumlah: Nominal pembayaran (bisa sebagian)
  • Metode Pembayaran: Transfer, Cash, Cek, Kartu Kredit, E-Wallet, Lainnya
  • Nomor Referensi: Nomor bukti transfer/kuitansi
  • Catatan (opsional): Keterangan tambahan

Klik Simpan Pembayaran.

Pembayaran sebagian (partial): Jika jumlah pembayaran kurang dari total faktur, status berubah ke PARTIAL. Sisa tagihan (balance due) ditampilkan di halaman detail.

Pembayaran Sebagian

Pembayaran lunas: Jika total semua pembayaran sama dengan total faktur, status otomatis berubah ke PAID.

Faktur Lunas

Mencatat Pembayaran Tagihan

Prosesnya sama dengan faktur. Buka halaman detail tagihan berstatus APPROVED, PARTIAL, atau OVERDUE, lalu catat pembayaran.

Pembayaran Tagihan

Riwayat Pembayaran

Setiap faktur/tagihan menampilkan tabel riwayat pembayaran di halaman detail:

  • Tanggal pembayaran
  • Jumlah
  • Metode pembayaran
  • Nomor referensi

Validasi

  • Pembayaran hanya bisa dicatat pada faktur/tagihan dengan status yang tepat
  • Jumlah pembayaran tidak boleh melebihi sisa tagihan (overpayment ditolak)
  • Total pembayaran + pembayaran baru <= total faktur/tagihan

Tampilan Layar

Pembayaran Sebagian

Screenshot belum tersedia

Faktur dengan pembayaran sebagian dan sisa tagihan

Faktur Lunas

Screenshot belum tersedia

Faktur yang sudah lunas

Pembayaran Tagihan

Screenshot belum tersedia

Tagihan vendor yang sudah dibayar lunas

15.4

Laporan Umur Piutang & Hutang

Konsep Aging

Laporan umur (aging report) mengelompokkan faktur/tagihan yang belum lunas berdasarkan berapa lama sudah jatuh tempo. Berguna untuk memantau risiko piutang tak tertagih dan prioritas pembayaran.

Bucket Aging

BucketKeterangan
Belum Jatuh TempoBelum melewati due date
1-30 hariTerlambat 1-30 hari
31-60 hariTerlambat 31-60 hari
61-90 hariTerlambat 61-90 hari
> 90 hariTerlambat lebih dari 90 hari

Umur Piutang (Receivables Aging)

Buka menu Laporan > Umur Piutang.

Laporan Umur Piutang

Menampilkan:

  • Ringkasan per bucket: Total piutang per kategori umur
  • Tabel per klien: Rincian saldo per klien di setiap bucket
  • Filter tanggal: Pilih tanggal acuan (as-of date)

Setelah pembayaran sebagian, saldo di aging report berkurang sesuai jumlah yang sudah dibayar.

Aging Setelah Pembayaran Sebagian

Setelah lunas, klien hilang dari laporan aging.

Aging Setelah Lunas

Umur Hutang (Payables Aging)

Buka menu Laporan > Umur Hutang. Format sama dengan umur piutang, tapi untuk tagihan vendor.

Laporan Umur Hutang


Tampilan Layar

Umur Piutang (Belum Bayar)

Screenshot belum tersedia

Laporan aging receivables dengan faktur belum dibayar

Umur Piutang (Setelah Bayar Sebagian)

Screenshot belum tersedia

Laporan aging setelah pembayaran sebagian

Umur Piutang (Setelah Lunas)

Screenshot belum tersedia

Laporan aging setelah semua faktur lunas

Umur Hutang (Belum Bayar)

Screenshot belum tersedia

Laporan aging payables dengan tagihan belum dibayar

15.5

Laporan Klien & Vendor

Konsep Statement

Laporan per klien/vendor (statement) menampilkan riwayat transaksi secara kronologis dengan saldo berjalan (running balance). Berguna untuk rekonsiliasi dengan klien/vendor dan verifikasi posisi piutang/hutang.

Laporan Klien

Akses dari halaman detail klien: klik Lihat Laporan, atau langsung ke Laporan > Laporan Klien.

Laporan Klien

Informasi yang ditampilkan:

  • Periode: Filter tanggal mulai dan akhir
  • Saldo Awal: Total piutang sebelum periode
  • Tabel Transaksi: Setiap baris menampilkan:
    • Tanggal
    • Tipe (Invoice atau Pembayaran)
    • Nomor referensi
    • Keterangan
    • Jumlah invoice / jumlah pembayaran
    • Saldo berjalan
  • Saldo Akhir: Posisi piutang akhir periode
  • Cetak: Buka versi cetak (print-friendly, A4 landscape)

Laporan Vendor

Format sama dengan laporan klien, tapi menampilkan tagihan (bill) dan pembayaran ke vendor.

Laporan Vendor

Akses dari halaman detail vendor: klik Lihat Laporan.


Tampilan Layar

Laporan Klien

Screenshot belum tersedia

Laporan per klien dengan saldo berjalan

Laporan Vendor

Screenshot belum tersedia

Laporan per vendor dengan saldo berjalan

15.6

Contoh Alur Lengkap

Walk-through siklus penagihan dari awal sampai lunas.

Langkah 1: Buat Faktur

Buat faktur untuk klien PT Telkom dengan 2 line item:

  • Jasa Pengembangan Aplikasi: 1 x Rp 10.000.000
  • Jasa Maintenance Bulanan: 5 x Rp 1.000.000
  • Total: Rp 15.000.000

Langkah 2: Kirim Faktur

Kirim faktur. Status berubah ke SENT. Faktur muncul di laporan umur piutang pada bucket "Belum Jatuh Tempo".

Langkah 3: Terima Pembayaran Sebagian

Klien membayar Rp 5.000.000 via transfer. Status berubah ke PARTIAL. Sisa tagihan: Rp 10.000.000.

Di laporan aging, nominal berubah dari Rp 15.000.000 menjadi Rp 10.000.000.

Langkah 4: Terima Pembayaran Final

Klien membayar sisa Rp 10.000.000. Status berubah ke PAID. Faktur hilang dari laporan aging.

Langkah 5: Periksa Laporan Klien

Buka laporan klien PT Telkom. Terlihat:

  1. Invoice Rp 15.000.000 → saldo naik
  2. Pembayaran Rp 5.000.000 → saldo turun
  3. Pembayaran Rp 10.000.000 → saldo menjadi 0

16.1

Konsep Transaksi Berulang

Apa Itu Transaksi Berulang

Transaksi Berulang adalah fitur untuk mengotomatisasi pencatatan transaksi yang terjadi secara rutin dengan jumlah tetap. Contoh: sewa kantor bulanan, biaya langganan, pembayaran retainer, atau cicilan.

Sistem menjalankan scheduler harian pada pukul 05:00 yang memproses seluruh transaksi berulang yang sudah jatuh tempo, membuat transaksi baru secara otomatis, dan mencatat hasilnya.

Frekuensi yang Didukung

FrekuensiIndonesiaKeterangan
DAILYHarianSetiap hari
WEEKLYMingguanHari tertentu dalam minggu (Senin-Minggu)
MONTHLYBulananTanggal tertentu dalam bulan (1-28)
QUARTERLYTriwulananSetiap 3 bulan pada tanggal tertentu
YEARLYTahunanSetiap tahun pada tanggal tertentu

Status Transaksi Berulang

StatusIndonesiaWarna BadgeKeterangan
ACTIVEAktifHijauDijadwalkan dan dieksekusi otomatis
PAUSEDDijedaKuningDihentikan sementara, bisa dilanjutkan
COMPLETEDSelesaiAbu-abuTidak akan dieksekusi lagi

16.2

Membuat Transaksi Berulang

Halaman Daftar

Buka menu Akuntansi > Transaksi Berulang di sidebar, atau navigasi langsung ke /recurring.

Daftar Transaksi Berulang

Halaman menampilkan:

  • Kartu ringkasan: jumlah Aktif, Dijeda, Selesai
  • Filter status: filter berdasarkan status
  • Tabel: nama, template, frekuensi, jumlah, jadwal berikut, total eksekusi, status

Formulir Pembuatan

Klik tombol + Transaksi Berulang Baru untuk membuka formulir.

Field yang harus diisi:

FieldWajibKeterangan
NamaYaNama deskriptif (contoh: "Sewa Kantor Bulanan")
Template JurnalYaTemplate yang digunakan untuk membuat transaksi
Jumlah (Rp)YaNominal transaksi
DeskripsiYaDeskripsi yang akan muncul di transaksi
FrekuensiYaHarian/Mingguan/Bulanan/Triwulanan/Tahunan
TanggalKondisionalTanggal 1-28 untuk Bulanan/Triwulanan/Tahunan
HariKondisionalSenin-Minggu untuk Mingguan
Tanggal MulaiYaTanggal pertama eksekusi
Tanggal SelesaiTidakKosongkan jika tanpa batas waktu
Maks. EksekusiTidakJumlah maksimum eksekusi, kosongkan jika tanpa batas

Opsi tambahan:

  • Lewati Akhir Pekan: Jika jadwal jatuh pada Sabtu/Minggu, eksekusi dipindah ke Senin berikutnya
  • Posting Otomatis: Jika dicentang, transaksi langsung diposting. Jika tidak, disimpan sebagai Draft

16.3

Detail dan Pengelolaan

Halaman Detail

Klik nama transaksi berulang di daftar untuk melihat detail.

Detail Transaksi Berulang

Halaman menampilkan:

  • Informasi: jumlah, frekuensi, deskripsi, tanggal mulai/selesai, jadwal berikut, total eksekusi
  • Jadwal 5 Eksekusi Berikutnya: preview tanggal-tanggal eksekusi mendatang
  • Riwayat Eksekusi: log setiap eksekusi (Berhasil/Gagal/Dilewati) beserta link ke transaksi yang dibuat

Aksi yang Tersedia

AksiKondisiKeterangan
EditStatus bukan SelesaiMengubah konfigurasi
JedaStatus AktifMenghentikan sementara eksekusi
LanjutkanStatus DijedaMelanjutkan eksekusi, jadwal dihitung ulang dari hari ini
SelesaikanStatus bukan SelesaiMenghentikan permanen
HapusSemua statusSoft delete, transaksi yang sudah dibuat tidak terpengaruh

Tampilan Layar

Detail Transaksi Berulang

Screenshot belum tersedia

Halaman detail transaksi berulang dengan jadwal dan riwayat eksekusi

16.4

Eksekusi Otomatis (Scheduler)

Jadwal Eksekusi

Scheduler berjalan setiap hari pukul 05:00 (sebelum amortisasi pukul 06:00). Proses:

  1. Query semua transaksi berulang dengan status ACTIVE dan nextRunDate <= hari ini
  2. Untuk setiap item:
    • Jika Lewati Akhir Pekan aktif dan tanggal jatuh pada Sabtu/Minggu: dipindah ke Senin
    • Buat transaksi baru dari template + jumlah + deskripsi + mapping akun
    • Jika Posting Otomatis aktif: posting transaksi
    • Catat log eksekusi (SUCCESS)
    • Update nextRunDate, lastRunDate, totalRuns
  3. Jika maxOccurrences tercapai atau nextRunDate melewati endDate: set status COMPLETED
  4. Jika terjadi error: catat log (FAILED) dengan pesan error, lanjut ke item berikutnya

Status Log Eksekusi

StatusIndonesiaKeterangan
SUCCESSBerhasilTransaksi berhasil dibuat
FAILEDGagalTerjadi error saat pembuatan transaksi
SKIPPEDDilewatiDilewati karena jatuh pada akhir pekan

16.5

Hak Akses

PermissionAdminOwnerAccountantStaffAuditor
RECURRING_VIEWYaYaYaYaYa
RECURRING_CREATEYaYaYa
RECURRING_EDITYaYaYa
RECURRING_DELETEYaYaYa
17.1

Glosarium

Dashboard Aplikasi

Istilah Akuntansi

A

Akumulasi Amortisasi Kontra akun aset tak berwujud yang mencatat total amortisasi sejak aset diperoleh.

Amortisasi Proses pengalokasian biaya aset tak berwujud atau beban dibayar dimuka secara bertahap ke periode-periode yang menerima manfaat.

Aset Sumber daya yang dimiliki perusahaan yang memiliki nilai ekonomi. Contoh: kas, piutang, peralatan.

Aset Tak Berwujud Aset non-fisik yang memiliki nilai ekonomi jangka panjang. Contoh: website, software, hak paten.

B

Beban Pengeluaran yang terjadi dalam rangka menghasilkan pendapatan. Contoh: beban gaji, beban sewa.

Beban Dibayar Dimuka Pembayaran yang dilakukan di muka untuk jasa atau barang yang akan diterima di masa depan. Contoh: asuransi, sewa.

BOM (Bill of Materials) Daftar komponen yang diperlukan untuk memproduksi satu unit produk. Digunakan di industri manufaktur.

BPJS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. BPJS Kesehatan untuk jaminan kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan ketenagakerjaan (JHT, JKK, JKM, JP).

Buku Besar Kumpulan semua akun yang mencatat setiap transaksi secara kronologis.

C

COA (Chart of Accounts) Bagan Akun - daftar semua akun yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan.

D

Debit Sisi kiri dalam pencatatan akuntansi. Menambah aset dan beban, mengurangi kewajiban dan pendapatan.

Depresiasi (Penyusutan) Alokasi biaya aset tetap selama masa manfaatnya.

DPP (Dasar Pengenaan Pajak) Nilai yang menjadi dasar perhitungan pajak. Untuk PPN, DPP adalah harga sebelum pajak.

Draft Status transaksi atau dokumen yang tersimpan tapi belum final/diposting.

E

Ekuitas Hak pemilik atas aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Ekuitas = Aset - Kewajiban.

F

Faktur Pajak Dokumen bukti pungutan PPN yang dibuat oleh PKP saat menyerahkan BKP/JKP.

FIFO (First In First Out) Metode penilaian persediaan di mana barang yang masuk lebih dulu, keluar lebih dulu.

H

HPP (Harga Pokok Penjualan) Biaya langsung yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang/jasa yang dijual.

J

Jurnal Catatan kronologis transaksi keuangan dengan format debit dan kredit.

Jurnal Penyesuaian Jurnal yang dibuat di akhir periode untuk menyesuaikan saldo akun. Contoh: amortisasi, penyusutan.

K

Kas Uang tunai dan setara kas yang dimiliki perusahaan.

Kewajiban Hutang perusahaan kepada pihak lain. Contoh: hutang usaha, hutang pajak.

Kredit Sisi kanan dalam pencatatan akuntansi. Menambah kewajiban dan pendapatan, mengurangi aset dan beban.

L

Laba Bersih Selisih antara total pendapatan dan total beban dalam suatu periode.

Laba Kotor Pendapatan dikurangi biaya langsung, sebelum dikurangi beban operasional.

Laporan Laba Rugi Laporan keuangan yang menunjukkan pendapatan dan beban selama periode tertentu.

M

Margin Persentase laba terhadap pendapatan. Margin = (Laba / Pendapatan) × 100%.

Milestone Tahapan penting dalam proyek yang menandai pencapaian tertentu.

N

Neraca Laporan posisi keuangan yang menunjukkan aset, kewajiban, dan ekuitas pada tanggal tertentu.

Neraca Saldo Daftar semua akun beserta saldo debit dan kredit untuk memvalidasi keseimbangan pembukuan.

NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) Nomor bukti penerimaan negara yang diterbitkan saat penyetoran pajak.

P

Pendapatan Penerimaan dari aktivitas utama bisnis. Contoh: pendapatan jasa, penjualan.

Pendapatan Akrual Pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tapi belum diterima pembayarannya.

Pendapatan Diterima Dimuka Pembayaran yang diterima sebelum jasa/barang diserahkan. Dicatat sebagai kewajiban.

Piutang Hak perusahaan atas uang dari pelanggan yang belum diterima.

Posting Proses memindahkan transaksi dari status draft menjadi final dan mempengaruhi saldo akun.

PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Pajak yang dikenakan atas penyerahan barang/jasa kena pajak. Tarif standar 11%.

PPN Keluaran PPN yang dipungut dari penjualan. Dicatat sebagai hutang pajak.

PPN Masukan PPN yang dibayar pada pembelian. Dapat dikreditkan dengan PPN Keluaran.

PPh (Pajak Penghasilan) Pajak atas penghasilan. PPh 21 untuk karyawan, PPh 23 untuk jasa, PPh 4(2) untuk final.

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) Batas penghasilan yang tidak dikenakan pajak. Berbeda berdasarkan status pernikahan dan tanggungan.

R

Revenue Recognition Prinsip akuntansi yang menentukan kapan pendapatan diakui dalam laporan keuangan.

S

Saldo Berjalan Saldo akun yang terus diperbarui setiap kali ada transaksi.

SPT (Surat Pemberitahuan) Surat yang digunakan untuk melaporkan perhitungan dan pembayaran pajak.

T

Template Jurnal Pola pencatatan yang sudah dikonfigurasi untuk mempermudah pencatatan transaksi berulang.

Termin Pembayaran Jadwal pembayaran yang disepakati dalam kontrak, biasanya terkait dengan milestone proyek.

Transaksi Aktivitas keuangan yang dicatat dalam sistem akuntansi.

V

Void Pembatalan transaksi yang sudah diposting. Menghasilkan jurnal reversal otomatis.

W

Weighted Average Metode penilaian persediaan berdasarkan harga rata-rata tertimbang.

WIP (Work in Progress) Barang setengah jadi dalam proses produksi.


Singkatan

SingkatanKepanjangan
BKPBarang Kena Pajak
BOMBill of Materials
BPJSBadan Penyelenggara Jaminan Sosial
COAChart of Accounts (Bagan Akun)
DPPDasar Pengenaan Pajak
FIFOFirst In First Out
HPPHarga Pokok Penjualan
JHTJaminan Hari Tua
JKKJaminan Kecelakaan Kerja
JKMJaminan Kematian
JKPJasa Kena Pajak
JPJaminan Pensiun
KPIKey Performance Indicator
NPWPNomor Pokok Wajib Pajak
NTPNNomor Transaksi Penerimaan Negara
PDFPortable Document Format
PIIPersonally Identifiable Information
PKPPengusaha Kena Pajak
PPNPajak Pertambahan Nilai
PPhPajak Penghasilan
PSAKPernyataan Standar Akuntansi Keuangan
PTKPPenghasilan Tidak Kena Pajak
SPTSurat Pemberitahuan
TERTarif Efektif Rata-rata
UKMUsaha Kecil dan Menengah
WAWeighted Average
WIPWork in Progress

Rumus Dasar

Persamaan Akuntansi

Aset = Kewajiban + Ekuitas

Laba Bersih

Laba = Pendapatan - Beban

PPN

PPN = DPP × 11%
DPP = Harga Inklusif / 1.11

PPh 23

PPh 23 = DPP × 2%

Margin Laba

Margin = (Laba / Pendapatan) × 100%

ROI (Return on Investment)

ROI = (Laba / Biaya) × 100%

Depresiasi Garis Lurus

Depresiasi/Tahun = (Harga Perolehan - Nilai Residu) / Masa Manfaat

HPP (FIFO)

HPP = Σ (Qty Terjual × Harga Beli dari Batch Terlama)

HPP (Weighted Average)

Avg Cost = Total Nilai Persediaan / Total Qty
HPP = Qty Terjual × Avg Cost

Lihat Juga

17.2

Referensi Template

Daftar Template

Daftar template transaksi standar yang tersedia dalam seed data. Template mempermudah pencatatan transaksi karena akun-akun sudah dikonfigurasi.

Kategori Template

KategoriJumlahDeskripsi
Pendapatan9Template untuk mencatat penerimaan
Pengeluaran12Template untuk mencatat pembayaran
Transfer3Template untuk transfer antar akun
Pajak6Template untuk setoran pajak
Payroll4Template untuk penggajian
Inventory4Template untuk persediaan

Template Pendapatan

Pendapatan Jasa + PPN (PKP)

Digunakan: Menerima pembayaran jasa dari klien (PKP). DPP Nilai Lain (PMK 131/2024).

FieldInput
JumlahHarga Jual (sebelum PPN)

Jurnal:

Dr. Bank/Kas                    amount * 1.11
    Cr. Hutang PPN                  amount * 0.11
    Cr. Pendapatan Jasa             amount

Formula PPN: amount * 0.11 = nominal 12% × DPP Nilai Lain (11/12 × Harga Jual). Lihat Perpajakan — Konsep PPN.

Pendapatan Jasa (Non-PKP)

Digunakan: Menerima pembayaran jasa tanpa PPN

Jurnal:

Dr. Bank/Kas                    amount
    Cr. Pendapatan Jasa             amount

Terima DP Proyek

Digunakan: Menerima uang muka proyek

Jurnal:

Dr. Bank/Kas                    amount
    Cr. Pendapatan Diterima Dimuka  amount

Pengakuan Pendapatan (Revenue Recognition)

Digunakan: Mengakui pendapatan saat milestone selesai

Jurnal:

Dr. Pendapatan Diterima Dimuka  amount
    Cr. Pendapatan Jasa             amount

Terima Pelunasan Piutang

Digunakan: Klien melunasi piutang

Jurnal:

Dr. Bank/Kas                    amount
    Cr. Piutang Usaha               amount

Pendapatan Bunga

Digunakan: Terima bunga deposito/tabungan

Jurnal:

Dr. Bank                        amount
    Cr. Pendapatan Bunga            amount

Penjualan Barang + PPN

Digunakan: Menjual barang dengan PPN. DPP Nilai Lain (PMK 131/2024).

Jurnal:

Dr. Bank/Kas                    amount * 1.11
    Cr. Hutang PPN                  amount * 0.11
    Cr. Penjualan                   amount

Formula PPN: amount * 0.11 = nominal 12% × DPP Nilai Lain (11/12 × Harga Jual).

Penjualan Barang (Non-PKP)

Digunakan: Menjual barang tanpa PPN

Jurnal:

Dr. Bank/Kas                    amount
    Cr. Penjualan                   amount

Pendapatan Jasa BUMN (FP 03)

Digunakan: Pendapatan jasa ke klien BUMN/Pemerintah. PPN dipungut pembeli (Faktur Pajak kode 03), PPh 23 dipotong.

FieldInput
JumlahHarga Jual

Jurnal:

Dr. Bank/Kas                    amount * 0.98
Dr. Kredit PPh 23               amount * 0.02
    Cr. Pendapatan Jasa             amount

Template Pengeluaran

Beban Operasional

Digunakan: Pengeluaran operasional umum (listrik, internet, dll)

Field:

  • Jumlah
  • Akun Beban (dropdown)

Jurnal:

Dr. [Akun Beban]                amount
    Cr. Bank/Kas                    amount

Beban dengan PPN (dapat dikreditkan)

Digunakan: Pembelian dengan faktur pajak. DPP Nilai Lain (PMK 131/2024).

Jurnal:

Dr. [Akun Beban]                amount
Dr. PPN Masukan                 amount * 0.11
    Cr. Bank/Kas                    amount * 1.11

Formula PPN: amount * 0.11 = nominal 12% × DPP Nilai Lain (11/12 × Harga Jual).

Pembelian Aset Tetap

Digunakan: Beli peralatan, kendaraan, dll

Jurnal:

Dr. Aset Tetap                  amount
    Cr. Bank/Kas                    amount

Bayar Jasa + PPh 23

Digunakan: Bayar jasa freelancer/vendor dengan potong PPh 23

Jurnal:

Dr. Beban Jasa                  amount
    Cr. Hutang PPh 23               amount * 2%
    Cr. Bank/Kas                    amount * 98%

Bayar Sewa + PPh 4(2)

Digunakan: Bayar sewa gedung/tanah

Jurnal:

Dr. Beban Sewa                  amount
    Cr. Hutang PPh 4(2)             amount * 10%
    Cr. Bank/Kas                    amount * 90%

Beban Gaji (Simple)

Digunakan: Bayar gaji tanpa proses payroll penuh

Jurnal:

Dr. Beban Gaji                  amount
    Cr. Bank/Kas                    amount

Template Transfer

Transfer Antar Bank

Digunakan: Pindah dana antar rekening

Field:

  • Dari Akun (dropdown)
  • Ke Akun (dropdown)
  • Jumlah

Jurnal:

Dr. [Bank Tujuan]               amount
    Cr. [Bank Asal]                 amount

Tarik Tunai

Digunakan: Tarik uang dari bank ke kas

Jurnal:

Dr. Kas                         amount
    Cr. Bank                        amount

Setor Tunai

Digunakan: Setor uang dari kas ke bank

Jurnal:

Dr. Bank                        amount
    Cr. Kas                         amount

Template Pajak

Setor PPN

Digunakan: Bayar PPN ke negara

Jurnal:

Dr. Hutang PPN                  amount
    Cr. Bank                        amount

Setor PPh 21

Digunakan: Bayar PPh 21 karyawan ke negara

Jurnal:

Dr. Hutang PPh 21               amount
    Cr. Bank                        amount

Setor PPh 23

Digunakan: Bayar PPh 23 ke negara

Jurnal:

Dr. Hutang PPh 23               amount
    Cr. Bank                        amount

Setor PPh 25

Digunakan: Bayar angsuran PPh bulanan

Jurnal:

Dr. Hutang PPh 25               amount
    Cr. Bank                        amount

Setor PPh 4(2)

Digunakan: Bayar PPh final

Jurnal:

Dr. Hutang PPh 4(2)             amount
    Cr. Bank                        amount

Setor PPh 29

Digunakan: Bayar PPh kurang bayar tahunan

Jurnal:

Dr. Hutang PPh 29               amount
    Cr. Bank                        amount

Template Payroll

Posting Gaji

Digunakan: Posting hasil perhitungan payroll

Jurnal:

Dr. Beban Gaji                  gross_salary
Dr. Beban BPJS Perusahaan       bpjs_company
    Cr. Hutang Gaji                 net_salary
    Cr. Hutang BPJS                 bpjs_total
    Cr. Hutang PPh 21               pph21

Bayar Gaji

Digunakan: Transfer gaji ke rekening karyawan

Jurnal:

Dr. Hutang Gaji                 amount
    Cr. Bank                        amount

Setor BPJS

Digunakan: Bayar iuran BPJS ke BPJS

Jurnal:

Dr. Hutang BPJS                 amount
    Cr. Bank                        amount

Template Inventory

Pembelian Barang Dagang

Digunakan: Beli barang untuk dijual kembali

Jurnal:

Dr. Persediaan Barang Dagang    amount
    Cr. Bank/Kas                    amount

Penjualan dengan HPP

Digunakan: Jual barang (sistem hitung HPP otomatis)

Jurnal:

Dr. Bank/Kas                    selling_price
    Cr. Penjualan                   selling_price

Dr. HPP                         cogs
    Cr. Persediaan Barang Dagang    cogs

Adjustment Stok (+)

Digunakan: Tambah stok (stock opname surplus)

Jurnal:

Dr. Persediaan                  amount
    Cr. Selisih Persediaan          amount

Adjustment Stok (-)

Digunakan: Kurang stok (rusak, hilang)

Jurnal:

Dr. Beban Selisih Persediaan    amount
    Cr. Persediaan                  amount

Membuat Template Baru

Jika template standar tidak mencukupi:

  1. Buka menu Pengaturan > Template
  2. Klik Template Baru
  3. Isi:
    • Nama template
    • Kategori (Pendapatan, Pengeluaran, Transfer, dll)
    • Klasifikasi Arus Kas (Operasional, Investasi, Pendanaan)
    • Tipe Template (Sederhana / Terperinci)
    • Baris jurnal dengan formula
  4. (Opsional) Buka bagian Metadata AI untuk mengisi metadata yang digunakan AI assistant saat mencocokkan template
  5. Klik Simpan

Lihat Setup Awal untuk panduan detail.


Metadata AI pada Template

Setiap template memiliki field metadata opsional yang digunakan oleh AI assistant untuk mencocokkan template secara otomatis saat mencatat transaksi. Metadata ini dapat dikelola melalui bagian Metadata AI (collapsible) pada form template.

Field Metadata

FieldDeskripsiContoh
Deskripsi SemantikPenjelasan kapan dan bagaimana template digunakan"Gunakan template ini untuk mencatat pembayaran tagihan listrik bulanan ke PLN"
KeywordsKata kunci untuk matching, dipisah komalistrik, pln, token, utility
Contoh MerchantNama merchant yang biasa menggunakan template iniPLN, PLN Mobile, Tokopedia PLN
Rentang NominalRentang jumlah transaksi tipikal (min-max)Rp 50.000 - Rp 5.000.000
Pola MerchantRegex pattern untuk matching merchant name.*pln.*, .*listrik.*

Tampilan di Halaman Detail

Pada halaman detail template, metadata ditampilkan sebagai card Metadata AI dengan:

  • Deskripsi semantik sebagai paragraf teks
  • Keywords sebagai badge hijau
  • Contoh merchant sebagai badge biru
  • Rentang nominal dalam format Rp X - Rp Y
  • Pola merchant sebagai badge monospace

Card ini hanya muncul jika minimal satu field metadata terisi.

Metadata AI pada Detail Template

Form Edit Metadata

Buka bagian Metadata AI (collapsible) pada form edit template untuk mengisi atau mengubah metadata.

Form Metadata AI

Cara AI Menggunakan Metadata

Lihat Bantuan AI untuk penjelasan cara AI matching template berdasarkan metadata.


Lihat Juga

Tampilan Layar

service/templates-list
service/templates-list

service/templates-metadata-detail

Screenshot belum tersedia

service/templates-metadata-form

Screenshot belum tersedia

17.3

Referensi Amortisasi & Depresiasi

Tabel masa manfaat dan tarif penyusutan sesuai regulasi Indonesia.

Kelompok Aset Tetap (PMK 96/PMK.03/2009)

Kelompok 1 (Masa Manfaat 4 Tahun)

TarifGaris LurusSaldo Menurun
Per Tahun25%50%

Contoh Aset:

  • Komputer dan laptop
  • Printer dan scanner
  • Mesin ketik
  • Peralatan komunikasi (telepon, fax)
  • Kendaraan roda 2 (motor)
  • Mebel dan peralatan dari kayu/rotan

Kelompok 2 (Masa Manfaat 8 Tahun)

TarifGaris LurusSaldo Menurun
Per Tahun12.5%25%

Contoh Aset:

  • Kendaraan roda 4 (mobil)
  • Mebel dan peralatan dari logam
  • Peralatan AC dan refrigerator
  • Mesin produksi ringan
  • Perabotan kantor

Kelompok 3 (Masa Manfaat 16 Tahun)

TarifGaris LurusSaldo Menurun
Per Tahun6.25%12.5%

Contoh Aset:

  • Mesin produksi berat
  • Peralatan pabrik
  • Instalasi listrik
  • Tangki dan kontainer

Kelompok 4 (Masa Manfaat 20 Tahun)

TarifGaris LurusSaldo Menurun
Per Tahun5%10%

Contoh Aset:

  • Bangunan permanen
  • Konstruksi
  • Jalan, jembatan
  • Saluran air

Aset Tak Berwujud

Amortisasi Standar

JenisMasa ManfaatTarif/Tahun
Software4 tahun25%
Website4 tahun25%
LisensiSesuai masa lisensiVaries
Hak Paten20 tahun5%
Hak CiptaUsia ekonomisVaries

Beban Dibayar Dimuka

Amortisasi Bulanan

JenisMasa Amortisasi
Sewa Tahunan12 bulan
Asuransi Tahunan12 bulan
Langganan SoftwareSesuai periode
Domain & Hosting12 bulan

Contoh Perhitungan

Sewa Kantor:

  • Total: Rp 60.000.000/tahun
  • Periode: Januari - Desember 2025
  • Amortisasi/bulan: Rp 5.000.000

Jurnal awal (bayar sewa):

Dr. Sewa Dibayar Dimuka         60.000.000
    Cr. Bank                        60.000.000

Jurnal bulanan (amortisasi):

Dr. Beban Sewa                  5.000.000
    Cr. Sewa Dibayar Dimuka         5.000.000

Metode Penyusutan

Garis Lurus (Straight Line)

Rumus:

Penyusutan/Tahun = (Harga Perolehan - Nilai Residu) / Masa Manfaat

Karakteristik:

  • Beban sama setiap tahun
  • Sederhana
  • Cocok untuk aset dengan pemakaian merata

Contoh: | Data | Nilai | |------|-------| | Harga Perolehan | Rp 12.000.000 | | Nilai Residu | Rp 0 | | Masa Manfaat | 4 tahun | | Penyusutan/Tahun | Rp 3.000.000 |

Saldo Menurun (Declining Balance)

Rumus:

Penyusutan Tahun ke-n = Nilai Buku Awal Tahun × Tarif

Karakteristik:

  • Beban besar di awal
  • Sesuai untuk aset yang kehilangan nilai cepat di awal
  • Lebih agresif dari garis lurus

Contoh: | Tahun | Nilai Buku Awal | Penyusutan (50%) | Nilai Buku Akhir | |-------|-----------------|------------------|------------------| | 1 | 12.000.000 | 6.000.000 | 6.000.000 | | 2 | 6.000.000 | 3.000.000 | 3.000.000 | | 3 | 3.000.000 | 1.500.000 | 1.500.000 | | 4 | 1.500.000 | 1.500.000 | 0 |


Kategori Aset Standar (Seed Data)

KategoriKelompokMasa ManfaatMetode
Komputer & Laptop14 tahunGaris Lurus
Peralatan Kantor14 tahunGaris Lurus
Printer & Scanner14 tahunGaris Lurus
Kendaraan Roda 214 tahunGaris Lurus
Kendaraan Roda 428 tahunGaris Lurus
Perabotan28 tahunGaris Lurus
AC & Refrigerator28 tahunGaris Lurus
Mesin Produksi316 tahunGaris Lurus
Bangunan420 tahunGaris Lurus

Implikasi Pajak

Deductibility

  • Penyusutan aset adalah beban yang dapat mengurangi penghasilan kena pajak
  • Metode dan masa manfaat harus sesuai PMK 96/PMK.03/2009
  • Aset di bawah Rp 10.000.000 boleh langsung dibebankan (tidak di-kapitalisasi)

Dokumentasi

Untuk keperluan audit pajak, simpan:

  • Faktur pembelian aset
  • Bukti pembayaran
  • Kartu aset dengan jadwal penyusutan
  • Laporan Penyusutan format Lampiran 1A

Lihat Juga

17.4

Referensi Akun

Daftar Akun (Chart of Accounts)

Daftar akun standar yang tersedia dalam seed data. Akun dikelompokkan berdasarkan tipe dan sub-tipe.

Struktur Kode Akun

KodeTipeSaldo Normal
1.x.xxAsetDebit
2.x.xxKewajibanKredit
3.x.xxEkuitasKredit
4.x.xxPendapatanKredit
5.x.xxBebanDebit

1. Aset (Assets)

1.1 Aset Lancar (Current Assets)

KodeNama AkunKeterangan
1.1.01Kas KecilUang tunai di tangan
1.1.02Kas BesarKas operasional
1.1.10Bank BCARekening Bank BCA
1.1.11Bank MandiriRekening Bank Mandiri
1.1.12Bank BNIRekening Bank BNI
1.1.15DepositoDeposito berjangka
1.1.20Piutang UsahaTagihan ke pelanggan
1.1.21Piutang KaryawanPinjaman ke karyawan
1.1.25PPN MasukanPPN yang dapat dikreditkan
1.1.30Sewa Dibayar DimukaSewa yang belum jatuh tempo
1.1.31Asuransi Dibayar DimukaPremi yang belum jatuh tempo
1.1.35PerlengkapanPerlengkapan kantor
1.1.40Persediaan Barang DagangBarang untuk dijual (Dagang)
1.1.41Persediaan Bahan BakuBahan untuk produksi (Manufaktur)
1.1.42Persediaan Barang JadiHasil produksi (Manufaktur)

1.2 Aset Tetap (Fixed Assets)

KodeNama AkunKeterangan
1.2.01Peralatan KantorKomputer, printer, dll
1.2.02Akum. Penyusutan PeralatanKontra akun peralatan
1.2.05KendaraanKendaraan operasional
1.2.06Akum. Penyusutan KendaraanKontra akun kendaraan
1.2.10PerabotanMeja, kursi, lemari
1.2.11Akum. Penyusutan PerabotanKontra akun perabotan
1.2.15BangunanGedung dan bangunan
1.2.16Akum. Penyusutan BangunanKontra akun bangunan

1.3 Aset Tak Berwujud (Intangible Assets)

KodeNama AkunKeterangan
1.3.01WebsiteBiaya pengembangan website
1.3.02Akum. Amortisasi WebsiteKontra akun website
1.3.05SoftwareLisensi software
1.3.06Akum. Amortisasi SoftwareKontra akun software

2. Kewajiban (Liabilities)

2.1 Kewajiban Lancar (Current Liabilities)

KodeNama AkunKeterangan
2.1.01Hutang UsahaHutang ke vendor/supplier
2.1.02Hutang GajiGaji yang belum dibayar
2.1.03Hutang PPNPPN yang harus disetor
2.1.07Hutang Gaji (Payroll)Gaji neto dari payroll bulanan
2.1.08Hutang BPJSIuran BPJS yang belum disetor
2.1.10Pendapatan Diterima DimukaPembayaran dimuka dari klien
2.1.20Hutang PPh 21PPh 21 yang dipotong
2.1.21Hutang PPh 23PPh 23 yang dipotong
2.1.22Hutang PPh 4(2)PPh final yang dipotong
2.1.23Hutang PPh 25Angsuran PPh bulanan
2.1.24Hutang PPh 29PPh kurang bayar tahunan

2.2 Kewajiban Jangka Panjang (Long-term Liabilities)

KodeNama AkunKeterangan
2.2.01Hutang BankPinjaman bank jangka panjang
2.2.05Hutang LeasingHutang sewa guna usaha

3. Ekuitas (Equity)

KodeNama AkunKeterangan
3.1.01ModalModal awal pemilik
3.1.02Modal DisetorTambahan modal dari pemilik
3.2.01Laba DitahanAkumulasi laba tahun lalu
3.2.02Laba Tahun BerjalanLaba periode berjalan
3.3.01PrivePengambilan oleh pemilik

4. Pendapatan (Revenue)

4.1 Pendapatan Operasional

KodeNama AkunKeterangan
4.1.01Pendapatan JasaPendapatan dari jasa utama
4.1.02Pendapatan KonsultasiPendapatan konsultasi
4.1.05Pendapatan MaintenancePendapatan maintenance/retainer
4.1.10PenjualanPendapatan dari penjualan barang

4.2 Pendapatan Lain-lain

KodeNama AkunKeterangan
4.2.01Pendapatan BungaBunga deposito/tabungan
4.2.02Pendapatan Lain-lainPendapatan di luar operasional

5. Beban (Expenses)

5.1 Beban Operasional

KodeNama AkunKeterangan
5.1.01Beban GajiGaji karyawan tetap
5.1.02Beban SewaSewa kantor/gedung
5.1.03Beban ListrikTagihan listrik
5.1.04Beban AirTagihan air
5.1.05Beban TeleponTagihan telepon
5.1.06Beban InternetTagihan internet
5.1.10Beban ATKAlat tulis kantor
5.1.11Beban BPJSKontribusi BPJS perusahaan
5.1.12Beban PerlengkapanPerlengkapan kantor
5.1.15Beban TransportasiTransport dan perjalanan
5.1.16Beban ParkirBiaya parkir
5.1.20Beban MakanMakan karyawan/meeting

5.2 Beban Profesional

KodeNama AkunKeterangan
5.2.01Beban Jasa ProfesionalJasa konsultan/freelancer
5.2.02Beban Jasa HukumJasa notaris/pengacara
5.2.03Beban Jasa AkuntanJasa akuntan/audit
5.2.05Beban SoftwareSubscription software
5.2.06Beban HostingHosting dan domain

5.3 Beban Administrasi

KodeNama AkunKeterangan
5.3.01Beban Administrasi BankBiaya admin bank
5.3.02Beban MateraiBea materai
5.3.05Beban AsuransiPremi asuransi

5.4 Beban Penyusutan & Amortisasi

KodeNama AkunKeterangan
5.4.01Beban PenyusutanPenyusutan aset tetap
5.4.02Beban AmortisasiAmortisasi aset tak berwujud

5.5 Harga Pokok (Cost of Goods)

KodeNama AkunKeterangan
5.5.01HPP Barang DagangHPP untuk industri dagang
5.5.02HPP ProduksiHPP untuk industri manufaktur
5.5.10Beban Selisih PersediaanSelisih stock opname

Cara Menambah Akun

Jika akun yang Anda butuhkan tidak ada dalam daftar:

  1. Tentukan tipe akun (Aset/Kewajiban/Ekuitas/Pendapatan/Beban)
  2. Tentukan sub-tipe yang sesuai
  3. Buat kode akun mengikuti struktur yang ada
  4. Lihat Setup Awal untuk panduan menambah akun

Lihat Juga

Tampilan Layar

accounts-list
accounts-list