Balaka Aset Tetap

Konsep Depresiasi

Apa Itu Depresiasi?

Depresiasi (penyusutan) adalah alokasi biaya perolehan aset tetap selama masa manfaatnya. Aset tetap seperti komputer, kendaraan, dan peralatan kehilangan nilai seiring waktu karena pemakaian.

Mengapa Depresiasi Penting?

  1. Matching principle - Biaya aset dicocokkan dengan pendapatan yang dihasilkan
  2. Pajak - Beban penyusutan mengurangi penghasilan kena pajak
  3. Nilai aset akurat - Neraca menunjukkan nilai buku yang realistis

Metode Depresiasi

MetodeRumusKarakteristik
Garis Lurus(Harga Perolehan - Nilai Residu) / Masa ManfaatBeban sama setiap tahun
Saldo MenurunNilai Buku × TarifBeban besar di awal, mengecil

Regulasi Indonesia (PMK 96/PMK.03/2009):

  • Kelompok 1 (4 tahun): 25% garis lurus, 50% saldo menurun
  • Kelompok 2 (8 tahun): 12.5% garis lurus, 25% saldo menurun
  • Kelompok 3 (16 tahun): 6.25% garis lurus, 12.5% saldo menurun
  • Kelompok 4 (20 tahun): 5% garis lurus, 10% saldo menurun

Kategori Aset

Melihat Kategori Aset

Buka menu Aset Tetap > Kategori.

Daftar Kategori Aset

Kategori Standar (dari Seed Data)

KategoriKelompokMasa ManfaatMetode
Komputer & Laptop14 tahunGaris Lurus
Peralatan Kantor14 tahunGaris Lurus
Kendaraan Roda 214 tahunGaris Lurus
Kendaraan Roda 428 tahunGaris Lurus
Perabotan28 tahunGaris Lurus
Bangunan Permanen420 tahunGaris Lurus

Menambah Kategori Baru

  1. Klik Kategori Baru
  2. Isi:
    • Nama kategori
    • Kelompok pajak (1-4)
    • Masa manfaat (tahun)
    • Metode depresiasi
  3. Klik Simpan

Tampilan Layar

asset-categories-list
asset-categories-list

Pencatatan Aset

Melihat Daftar Aset

Buka menu Aset Tetap > Daftar Aset.

Daftar Aset Tetap

Kolom yang ditampilkan:

  • Kode aset
  • Nama aset
  • Kategori
  • Tanggal perolehan
  • Harga perolehan
  • Nilai buku saat ini
  • Status

Menambah Aset Baru

  1. Klik Aset Baru

Form Aset Tetap

  1. Isi data aset:
FieldKeterangan
Kode AsetKode unik (contoh: AST-2025-001)
Nama AsetDeskripsi aset
KategoriPilih dari dropdown
Sumber Dana PembelianWajib. Akun bank/kas (jika dibayar tunai) atau hutang vendor (jika kredit) yang akan dikreditkan pada jurnal perolehan. Combobox — ketik kode/nama akun, pilih dari hasil.
Posting penyusutan otomatisOpsional, default tidak dicentang. Jika dicentang, scheduler bulanan langsung mem-posting jurnal penyusutan; jika tidak, jurnal penyusutan tetap PENDING untuk persetujuan staf akuntansi.
Tanggal PerolehanTanggal pembelian
Harga PerolehanNilai beli (termasuk biaya instalasi jika ada)
Nilai ResiduEstimasi nilai jual akhir (biasanya 0 untuk pajak)
LokasiPenempatan aset
KeteranganCatatan tambahan (nomor seri, vendor, dll)
  1. Klik Simpan

Jurnal yang Terbentuk (saat pembelian)

Form aset membuat jurnal perolehan sebagai DRAFT otomatis lewat template "Pembelian Aset Tetap". Slot debit memakai akun aset dari kategori, slot kredit memakai Sumber Dana Pembelian yang dipilih operator.

Dr. Aset Tetap - [Kategori]    xxx
    Cr. [Sumber Dana Pembelian]    xxx

Status awal: DRAFT — staf akuntansi membuka transaksi dan klik Posting setelah verifikasi. Tidak ada posting otomatis pada saat pencatatan aset; pemisahan ini menjaga kontrol internal antara operasional (mencatat) dan akuntansi (mem-posting). Konsep yang sama berlaku untuk invoice, tagihan vendor, dan transaksi inventory — lihat DRAFT-by-default di bab Faktur & Tagihan.


Tampilan Layar

assets-list
assets-list

assets-form
assets-form

Jadwal Depresiasi

Melihat Jadwal Depresiasi

Pada halaman detail aset, klik tab Depresiasi.

Jadwal Depresiasi Aset

Tabel menampilkan:

  • Bulan/tahun
  • Beban penyusutan periode
  • Akumulasi penyusutan
  • Nilai buku akhir

Proses Depresiasi Bulanan

Scheduler bulanan menghitung depresiasi otomatis. Jurnal yang dibuat:

Dr. Beban Penyusutan              xxx
    Cr. Akumulasi Penyusutan          xxx

Status entri ditentukan oleh flag Posting penyusutan otomatis pada aset:

  • Centang dicentang → scheduler langsung mem-posting (status POSTED), saldo GL berubah pada hari scheduler berjalan.
  • Centang tidak dicentang (default) → entri dibuat dengan status PENDING, menunggu staf akuntansi review. Status PENDING tidak mempengaruhi laporan keuangan.

Pendekatan default (PENDING) sesuai prinsip DRAFT-by-default: operasi mencatat, akuntansi yang mem-posting. Centang opt-in dipakai untuk aset yang nilainya stabil dan tidak perlu review tiap bulan.

Contoh Perhitungan (Garis Lurus)

DataNilai
Harga PerolehanRp 12.000.000
Nilai ResiduRp 0
Masa Manfaat4 tahun

Depresiasi per tahun: Rp 12.000.000 / 4 = Rp 3.000.000 Depresiasi per bulan: Rp 3.000.000 / 12 = Rp 250.000


Tampilan Layar

assets-depreciation
assets-depreciation

Laporan Penyusutan
Laporan Penyusutan

Laporan penyusutan untuk SPT Tahunan (Lampiran 1A)