Karakteristik Manufaktur
Ciri Khas
- Proses Produksi - Mengolah bahan baku menjadi barang jadi
- Bill of Materials (BOM) - Resep/formula produksi
- Production Orders - Perintah produksi dengan tracking cost
- Multi-stage Inventory - Bahan baku, WIP, dan barang jadi
- COGM (Cost of Goods Manufactured) - Harga pokok produksi
- Component Consumption - Konsumsi komponen saat produksi
Alur Bisnis Tipikal
Supplier → Raw Materials → Production → Finished Goods → Customer
Contoh Kasus: Kedai Kopi Nusantara
Kedai kopi & pastry yang memproduksi:
- Roti & pastry (Croissant, Roti Bakar Coklat)
- Menggunakan bahan baku: Tepung, Butter, Telur, Coklat, dll
- Produksi batch sesuai BOM
- Jual hasil produksi ke konsumen
Bill of Materials (BOM)
Konsep BOM
BOM adalah resep/formula produksi yang mendefinisikan:
- Barang jadi yang dihasilkan
- Komponen (bahan baku) yang dibutuhkan
- Kuantitas setiap komponen
- Output quantity per batch
Contoh: BOM Croissant
Output: 24 pcs Croissant
Komponen:
- Tepung Terigu: 3.00 kg
- Butter: 1.20 kg
- Telur: 24.00 butir
- Ragi: 50.00 gram
- Garam: 30.00 gram
Melihat Daftar BOM
Buka menu Inventori > Bill of Materials.

Detail BOM
Klik pada BOM untuk melihat detail:

Informasi yang ditampilkan:
- Kode BOM: BOM-CRS
- Produk Output: Croissant
- Output Quantity: 24 pcs per batch
- Daftar Komponen: Tabel dengan nama komponen, quantity, dan satuan
Menambah BOM Baru
-
Klik BOM Baru
-
Tab Informasi Dasar:
- Kode BOM (unik)
- Nama BOM (deskriptif)
- Produk Jadi (pilih dari dropdown)
- Output Quantity (berapa unit yang dihasilkan per batch)
- Status (Aktif/Nonaktif)
-
Tab Komponen:
- Klik Tambah Komponen
- Pilih produk (bahan baku)
- Isi quantity yang dibutuhkan
- Ulangi untuk semua komponen
-
Klik Simpan
Contoh: BOM Roti Bakar Coklat
Output: 20 pcs
Komponen:
- Tepung Terigu: 2.50 kg
- Butter: 1.00 kg
- Telur: 20.00 butir
- Ragi: 40.00 gram
- Garam: 25.00 gram
- Coklat Blok: 0.80 kg
Detail BOM Croissant

Detail BOM Roti Bakar Coklat

Production Order
Konsep Production Order
Production Order adalah perintah produksi untuk membuat barang jadi sesuai BOM.
Workflow:
DRAFT → IN_PROGRESS → COMPLETED
| Status | Arti | Aksi |
|---|---|---|
| DRAFT | Order belum dimulai | Edit, Start, Delete |
| IN_PROGRESS | Produksi sedang berjalan | Complete, Cancel |
| COMPLETED | Produksi selesai | View only (sudah ada transaksi inventory) |
Melihat Daftar Production Order
Buka menu Inventori > Production Orders.

Detail Production Order
Klik pada order untuk melihat detail:

Informasi yang ditampilkan:
- No. Order: PROD-001
- Tanggal Order: Kapan order dibuat
- BOM: BOM yang digunakan
- Produk Jadi: Croissant
- Jumlah Produksi: 24 pcs
- Status: COMPLETED
- Ringkasan Biaya: (tampil setelah COMPLETED)
- Total Biaya Komponen: Rp 106.920
- Jumlah Produksi: 24 pcs
- Harga Pokok per Unit: Rp 4.455
Tabel Komponen yang Dibutuhkan:
- Menampilkan semua komponen dari BOM
- Kebutuhan per BOM
- Total kebutuhan (dikalikan quantity order)
Membuat Production Order Baru
-
Klik Production Order Baru
-
Isi data:
- No. Order: Otomatis (PROD-XXX)
- Tanggal Order: Tanggal pembuatan order
- BOM: Pilih BOM yang akan diproduksi
- Quantity: Berapa batch yang akan diproduksi
- Target Selesai: (opsional) Target completion date
- Catatan: (opsional) Informasi tambahan
-
Klik Simpan → Status: DRAFT
Workflow Produksi
1. Start Production
Dari halaman detail order (status DRAFT):
- Klik Mulai Produksi
- Konfirmasi: "Pastikan semua komponen tersedia"
- Status berubah: DRAFT → IN_PROGRESS
Tidak ada transaksi inventory pada tahap ini.
2. Complete Production
Dari halaman detail order (status IN_PROGRESS):
- Klik Selesaikan Produksi
- Konfirmasi: "Komponen akan dikurangi dari stok dan produk jadi akan ditambahkan"
- Status berubah: IN_PROGRESS → COMPLETED
Transaksi Inventory Otomatis:
a. PRODUCTION_OUT - Konsumsi komponen:
- Tepung Terigu: -3.00 kg @ Rp 12.000 = -Rp 36.000
- Butter: -1.20 kg @ Rp 45.000 = -Rp 54.000
- Telur: -24 butir @ Rp 1.500 = -Rp 36.000
- Ragi: -50 gram @ Rp 30 = -Rp 1.500
- Garam: -30 gram @ Rp 14 = -Rp 420
Total: Rp 127.920
b. PRODUCTION_IN - Penerimaan barang jadi:
+ Croissant: 24 pcs @ Rp 4.455 = Rp 106.920
Unit Cost Calculation:
Unit Cost = Total Component Cost / Output Quantity
Unit Cost = Rp 106.920 / 24 pcs = Rp 4.455/pcs
Jurnal Otomatis:
Dr. 1.1.21 Persediaan Barang Jadi - Roti Rp 106.920
Cr. 1.1.20 Persediaan Bahan Baku - Roti Rp 106.920
Kalkulasi Biaya Produksi
Panduan lengkap untuk bisnis manufaktur sederhana (Home Industry, Bakery, Coffee Shop, Catering).
Manajemen Produk & Kategori
Kategori Produk
Buka menu Inventori > Kategori Produk.

Kategori Tipikal Manufaktur:
| Kategori | Jenis | Contoh |
|---|---|---|
| Bahan Baku Kopi | Raw Material | Biji Kopi, Susu, Gula Aren |
| Bahan Baku Roti | Raw Material | Tepung, Butter, Telur |
| Produk Jadi - Roti | Finished Goods | Croissant, Roti Bakar |
Daftar Produk
Buka menu Inventori > Produk.

Produk dibagi menjadi:
- Bahan Baku - Input untuk produksi (Tepung, Butter, Telur, Coklat)
- Barang Jadi - Output produksi (Croissant, Roti Bakar Coklat)
Menambah Produk Baru
-
Klik Produk Baru
-
Isi data produk:
- Kode: SKU unik (contoh: TEPUNG-TERIGU)
- Nama: Nama produk
- Kategori: Pilih kategori (Bahan Baku / Produk Jadi)
- Satuan: pcs, kg, liter, gram
- Metode Costing:
- FIFO (First In First Out)
- WEIGHTED_AVERAGE (Rata-rata Tertimbang)
- Track Inventory: ✓ (aktifkan untuk tracking stok)
- Minimum Stock: Alert stok rendah
- Harga Jual: Untuk barang jadi
- Akun:
- Inventory Account (1.1.20 - Persediaan Bahan Baku / 1.1.21 - Persediaan Barang Jadi)
- COGS Account (5.1.01 - HPP Bahan Baku / 5.2.01 - HPP Barang Jadi)
- Sales Account (4.1.02 - Pendapatan Penjualan)
-
Klik Simpan
Perbedaan Bahan Baku vs Barang Jadi:
| Aspek | Bahan Baku | Barang Jadi |
|---|---|---|
| Inventory Account | 1.1.20 Persediaan Bahan Baku | 1.1.21 Persediaan Barang Jadi |
| COGS Account | 5.1.01 HPP Bahan Baku | 5.2.01 HPP Barang Jadi |
| Harga Jual | 0 (tidak dijual langsung) | Sesuai harga pasar |
| Digunakan dalam | BOM sebagai komponen | BOM sebagai output |
Transaksi Inventory
Daftar Transaksi
Buka menu Inventori > Transaksi.

Tipe Transaksi:
| Tipe | Arti | Direction | Digunakan Untuk |
|---|---|---|---|
| PURCHASE | Pembelian | IN (+) | Beli bahan baku dari supplier |
| SALE | Penjualan | OUT (-) | Jual barang jadi ke customer |
| PRODUCTION_IN | Produksi Masuk | IN (+) | Terima barang jadi dari produksi |
| PRODUCTION_OUT | Produksi Keluar | OUT (-) | Konsumsi komponen untuk produksi |
| ADJUSTMENT_IN | Penyesuaian Masuk | IN (+) | Koreksi stok (selisih fisik) |
| ADJUSTMENT_OUT | Penyesuaian Keluar | OUT (-) | Koreksi stok (kerusakan, expired) |
Filter Transaksi
Gunakan filter untuk mempersempit pencarian:
- Produk: Pilih produk tertentu
- Tipe Transaksi: Pilih tipe (PURCHASE, SALE, PRODUCTION_IN, dll)
- Periode: Tanggal mulai - tanggal akhir
Pembelian Bahan Baku
Contoh: Pembelian Tepung Terigu
Menu Inventori > Transaksi > Pembelian Baru
Data:
- Tanggal: 1 Januari 2024
- Supplier: Bogasari
- Produk: Tepung Terigu (TEPUNG-TERIGU)
- Quantity: 50 kg
- Harga Beli: Rp 12.000/kg
- Total: Rp 600.000
- Referensi: PO-001
Jurnal Otomatis:
Dr. 1.1.20 Persediaan Bahan Baku - Roti Rp 600.000
Cr. 1.1.01 Bank BCA Rp 600.000
Impact:
- Stok Tepung Terigu: 0 → 50 kg
- Nilai persediaan: +Rp 600.000
- Kas: -Rp 600.000
Penjualan Barang Jadi
Contoh: Penjualan Croissant
Menu Inventori > Transaksi > Penjualan Baru
Data:
- Tanggal: 10 Januari 2024
- Customer: Walk-in customer
- Produk: Croissant (CROISSANT)
- Quantity: 15 pcs
- Harga Jual: Rp 25.000/pcs
- Total: Rp 375.000
- Referensi: INV-001
Sistem hitung HPP otomatis (FIFO/Weighted Average):
- 15 pcs @ Rp 4.455 = Rp 66.825
Jurnal Otomatis:
Dr. 1.1.01 Bank BCA Rp 375.000
Cr. 4.1.02 Pendapatan Penjualan Roti Rp 375.000
Dr. 5.2.01 HPP Barang Jadi - Roti Rp 66.825
Cr. 1.1.21 Persediaan Barang Jadi - Roti Rp 66.825
Margin Analysis:
- Revenue: Rp 375.000
- COGS: Rp 66.825
- Gross Profit: Rp 308.175
- Margin: 82.18%
Stok Barang
Melihat Saldo Stok
Buka menu Inventori > Stok Barang.

Informasi yang ditampilkan:
- Kode Produk: SKU
- Nama Produk: Nama produk
- Kategori: Kategori produk
- Stok: Quantity tersedia
- Biaya Rata-rata: Average cost per unit
- Total Nilai: Quantity × Average Cost
- Status: Normal / Stok Rendah (jika di bawah minimum)
Contoh Stok Setelah Produksi & Penjualan:
| Produk | Stok | Avg Cost | Total Nilai |
|---|---|---|---|
| Croissant | 9 pcs | Rp 4.455 | Rp 40.095 |
| Roti Bakar Coklat | 8 pcs | Rp 5.123 | Rp 40.984 |
| Tepung Terigu | 44.50 kg | Rp 12.000 | Rp 534.000 |
| Butter | 46.60 kg | Rp 45.000 | Rp 2.097.000 |
Detail Stok per Produk
Klik pada produk untuk melihat:
- Informasi produk
- Saldo stok saat ini
- History transaksi
- FIFO layers (jika menggunakan FIFO)
Contoh Skenario Lengkap: Produksi Croissant
Langkah 1: Pembelian Bahan Baku
Beli semua komponen yang dibutuhkan:
- Tepung Terigu: 50 kg @ Rp 12.000 = Rp 600.000
- Butter: 50 kg @ Rp 45.000 = Rp 2.250.000
- Telur: 100 butir @ Rp 1.500 = Rp 150.000
- Ragi: 500 gram @ Rp 30 = Rp 15.000
- Garam: 1000 gram @ Rp 14 = Rp 14.000
Total Investasi: Rp 3.029.000
Langkah 2: Buat BOM
BOM: BOM-CRS - Croissant
Output: 24 pcs
Komponen:
- Tepung: 3.00 kg
- Butter: 1.20 kg
- Telur: 24 butir
- Ragi: 50 gram
- Garam: 30 gram
Langkah 3: Buat Production Order
Order: PROD-001
- BOM: BOM-CRS
- Quantity: 24 pcs (1 batch)
- Status: DRAFT
Langkah 4: Mulai Produksi
Klik Mulai Produksi → Status: IN_PROGRESS
(Tidak ada transaksi inventory pada tahap ini)
Langkah 5: Selesaikan Produksi
Klik Selesaikan Produksi → Status: COMPLETED
Transaksi Otomatis:
PRODUCTION_OUT (konsumsi):
- Tepung: -3.00 kg
- Butter: -1.20 kg
- Telur: -24 butir
- Ragi: -50 gram
- Garam: -30 gram
PRODUCTION_IN (hasil):
- Croissant: +24 pcs @ Rp 4.455
Biaya Produksi:
- Total Component Cost: Rp 106.920
- Unit Cost: Rp 4.455/pcs
Langkah 6: Jual Barang Jadi
Jual 15 pcs Croissant @ Rp 25.000 = Rp 375.000
Auto-COGS:
- HPP: 15 × Rp 4.455 = Rp 66.825
- Gross Profit: Rp 308.175
- Margin: 82.18%
Sisa Stok:
- Croissant: 24 - 15 = 9 pcs @ Rp 4.455
Best Practices Manufaktur
1. Setup BOM yang Akurat
- Ukur komponen dengan presisi - Pastikan quantity di BOM sesuai dengan realita produksi
- Update BOM jika ada perubahan resep - Jangan biarkan BOM kadaluarsa
- Dokumentasi - Tambahkan catatan/deskripsi untuk BOM yang kompleks
2. Production Order Workflow
- Pastikan stok cukup sebelum start production - Cek stok komponen terlebih dahulu
- Complete production tepat waktu - Jangan biarkan order IN_PROGRESS terlalu lama
- Track tanggal completion - Untuk analisis lead time produksi
3. Inventory Management
- Pembelian bahan baku - Beli dalam batch optimal (tidak terlalu banyak/sedikit)
- Monitor stok minimum - Set minimum stock untuk alert stok rendah
- Stock opname berkala - Lakukan adjustment untuk koreksi selisih fisik vs sistem
- FIFO untuk barang yang mudah rusak - Susu, telur, produk segar
- Weighted Average untuk barang tahan lama - Tepung, gula, garam
4. Costing & Profitability
- Review unit cost secara berkala - Cek apakah harga beli komponen naik
- Evaluasi margin - Pastikan margin cukup untuk cover overhead
- Analisis produk profitability - Fokus pada produk dengan margin tinggi
- Adjust harga jual jika perlu - Jika cost naik, pertimbangkan naikkan harga
5. Laporan & Monitoring
- Cek laporan stok - Weekly/monthly untuk monitor inventory value
- Laporan profitabilitas - Monthly untuk review product mix
- Track production volume - Berapa batch per bulan
- Monitor waste/scrap - Jika ada komponen terbuang, catat sebagai adjustment
Troubleshooting
Stok Komponen Tidak Cukup
Problem: Saat complete production, muncul error "Insufficient stock"
Solusi:
- Cek stok komponen di Inventori > Stok Barang
- Beli komponen yang kurang via Transaksi > Pembelian
- Atau kurangi quantity production order
Unit Cost Tidak Sesuai Ekspektasi
Problem: Unit cost terlalu tinggi/rendah
Penyebab:
- Harga beli komponen berubah
- Ada waste/scrap yang tidak tercatat
- BOM quantity tidak akurat
Solusi:
- Review harga beli komponen di transaksi pembelian
- Update BOM jika ada perubahan resep
- Catat waste sebagai adjustment (PRODUCTION_OUT tambahan)
FIFO vs Weighted Average
Kapan pakai FIFO:
- Barang yang mudah rusak (susu, telur, produk segar)
- Harga komponen sering berubah
- Perlu tracking detail per batch pembelian
Kapan pakai Weighted Average:
- Barang tahan lama (tepung, gula, garam)
- Harga relatif stabil
- Lebih simple untuk inventory management
Integrasi dengan Modul Lain
Perpajakan (Modul 4)
- PPN atas pembelian bahan baku - Jika supplier PKP
- PPN atas penjualan barang jadi - Jika bisnis sudah PKP
- PPh 23 atas jasa produksi - Jika menggunakan jasa maklon
Lihat 04-perpajakan.md untuk detail.
Penggajian (Modul 5)
- Gaji karyawan produksi - Baker, chef, operator
- Overhead cost - Alokasi gaji ke production cost (advanced)
Lihat 05-penggajian.md untuk detail.
Aset Tetap (Modul 3)
- Mesin produksi - Oven, mixer, dll
- Depresiasi - Alokasi ke production overhead (advanced)
Lihat 03-aset-tetap.md untuk detail.
Referensi
Akun COA untuk Manufaktur
| Kode | Nama Akun | Fungsi |
|---|---|---|
| 1.1.20 | Persediaan Bahan Baku | Inventory bahan baku |
| 1.1.21 | Persediaan Barang Jadi | Inventory finished goods |
| 1.1.22 | Persediaan WIP | Work in Process (advanced) |
| 4.1.02 | Pendapatan Penjualan | Revenue dari penjualan |
| 5.1.01 | HPP Bahan Baku | COGS bahan baku |
| 5.2.01 | HPP Barang Jadi | COGS finished goods |
| 5.3.01 | Biaya Produksi | Direct labor & overhead |
Lihat 12-lampiran-akun.md untuk daftar lengkap.
Template Transaksi
| Template | Fungsi |
|---|---|
| Pembelian Bahan Baku | Purchase raw materials |
| Transfer Produksi | PRODUCTION_OUT & PRODUCTION_IN |
| Penjualan + COGS | Sale dengan auto-COGS |
| Stock Adjustment | Koreksi stok (kerusakan, selisih) |
Lihat 12-lampiran-template.md untuk detail.
Kesimpulan
Modul manufaktur aplikasi ini cocok untuk:
- ✅ Home industry (kue, roti, katering)
- ✅ Bakery & coffee shop
- ✅ Small-scale manufacturing
- ✅ Simple BOM-based production
Fitur utama:
- Bill of Materials (BOM) management
- Production Order workflow dengan cost tracking
- Auto-COGS calculation
- FIFO & Weighted Average costing
- Production & profitability reports
Next Steps:
- Setup kategori produk (bahan baku vs barang jadi)
- Input master produk
- Buat BOM untuk setiap produk jadi
- Beli bahan baku
- Mulai produksi via production order
- Jual barang jadi dengan auto-COGS
Untuk pertanyaan lebih lanjut, lihat modul terkait di manual ini atau hubungi support.
Laporan Produksi
Laporan Saldo Stok
Menu Inventori > Laporan > Saldo Stok

Menampilkan snapshot stok semua produk pada tanggal tertentu.
Kolom:
- Produk
- Kategori
- Quantity
- Unit Cost
- Total Value
Export: PDF / Excel
Laporan Penilaian Persediaan
Menu Inventori > Laporan > Penilaian Persediaan

Menampilkan valuasi persediaan:
- FIFO: Breakdown per layer dengan tanggal, quantity, unit cost
- Weighted Average: Breakdown per transaksi dengan running average
Filter:
- Periode tanggal
- Kategori produk
- Metode costing
Laporan Profitabilitas Produk
Menu Inventori > Laporan > Profitabilitas Produk

Analisis margin per produk:
| Produk | Units Sold | Revenue | COGS | Gross Profit | Margin % |
|---|---|---|---|---|---|
| Croissant | 15 pcs | Rp 375.000 | Rp 66.825 | Rp 308.175 | 82.18% |
| Roti Bakar Coklat | 12 pcs | Rp 240.000 | Rp 61.476 | Rp 178.524 | 74.39% |
Insight:
- Produk mana yang paling profitable
- Evaluasi harga jual vs cost
- Keputusan produk mix