DRAFT-by-default
Balaka memisahkan siapa mencatat dari siapa mem-posting ke buku besar. Form-form di luar modul jurnal manual (faktur, tagihan vendor, perolehan aset, penyusutan, penyelesaian produksi BOM, transaksi inventory) tidak pernah memposting jurnal langsung. Mereka membuat jurnal DRAFT lewat template yang sudah dikonfigurasi, kemudian staf akuntansi membuka jurnal tersebut dan klik Posting setelah review.
Operasional Akuntansi
Kirim faktur ──► Buka DRAFT
Setujui tagihan ──► Verifikasi
Catat aset ──► Klik "Posting"
│
▼
Saldo GL berubah
Konsekuensi praktis:
- Status jurnal yang baru dibuat selalu DRAFT — tidak mempengaruhi laporan keuangan sampai diposting.
- Bila jurnal salah, staf akuntansi cukup hapus DRAFT (atau kirim balik komentar) tanpa perlu jurnal koreksi.
- Beberapa fitur menyediakan opt-in (
autoPost) untuk skenario tertentu — misal aset tetap dengan penyusutan stabil. Default tetap DRAFT.
Prasyarat: empat slot Akun Posting (Jurnal Otomatis) harus terisi di Pengaturan Perusahaan — Piutang, Hutang, PPN Keluaran, PPN Masukan. Lihat Akun Posting Jurnal Otomatis.
Faktur (Invoice)
Konsep
Faktur adalah dokumen penagihan yang dikirim ke klien setelah pekerjaan selesai. Setiap faktur memiliki line item (rincian jasa/barang), tanggal jatuh tempo, dan status yang berubah sesuai alur kerja.
Alur Kerja Faktur
DRAFT → SENT → PARTIAL → PAID
↑ ↑
(sebagian) (lunas)
| Status | Keterangan |
|---|---|
| DRAFT | Baru dibuat, bisa diedit |
| SENT | Sudah dikirim ke klien, menunggu pembayaran |
| PARTIAL | Sebagian dibayar |
| PAID | Lunas |
| OVERDUE | Melewati tanggal jatuh tempo |
Membuat Faktur
Buka menu Proyek > Faktur > Faktur Baru.
Isi data faktur:
- Klien: Combobox — ketik kode/nama klien, pilih dari hasil pencarian (maksimum 10).
- Tanggal Faktur: Tanggal penerbitan.
- Tanggal Jatuh Tempo: Batas waktu pembayaran.
- Proyek (opsional): Kaitkan ke proyek tertentu.
Tambahkan line item:
- Produk/Jasa: Combobox — ketik kode/nama produk, pilih dari hasil. Pilihan ini menentukan akun pendapatan yang dipakai pada DRAFT jurnal pengakuan pendapatan (lihat
Sales Accountpada master Produk). - Deskripsi: Keterangan tambahan (terisi otomatis dari nama produk, bisa diubah).
- Quantity: Jumlah.
- Harga Satuan: Harga per unit (terisi otomatis dari Harga Jual produk jika kosong).
- PPN %: Tarif PPN baris (kosong = tanpa PPN).
- Total: Dihitung otomatis (qty × harga satuan + PPN).
Klik Simpan untuk menyimpan sebagai DRAFT. Pada tahap ini belum ada jurnal — faktur masih bisa diedit.

Mengirim Faktur
Dari halaman detail faktur, klik Kirim:
- Status faktur berubah dari DRAFT ke SENT — faktur tidak bisa diedit lagi.
- Sistem membuat jurnal DRAFT lewat template "Pengakuan Pendapatan Invoice". Jurnal mengikuti pola R2: satu DRAFT per akun pendapatan yang muncul di line items (line yang share
Sales Accountdigabung jadi satu jurnal). - Jurnal tetap berstatus DRAFT — staf akuntansi membuka dan mem-posting setelah review.
Dr. Piutang Usaha xxx (dari Akun Posting → Piutang Usaha)
Cr. Pendapatan [per produk] xxx (dari Produk.Sales Account)
Cr. PPN Keluaran xxx (dari Akun Posting → PPN Keluaran, jika ada)
Faktur masuk ke laporan umur piutang segera setelah dikirim, terlepas dari status jurnal-nya. Jurnal yang masih DRAFT tidak mempengaruhi saldo GL — jadi laporan keuangan baru berubah setelah staf akuntansi mem-posting.

Tagihan Vendor (Bill)
Konsep
Tagihan (bill) adalah dokumen yang diterima dari vendor untuk pembelian barang atau jasa. Alur kerjanya mirip faktur, tapi dari sisi pengeluaran.
Alur Kerja Tagihan
DRAFT → APPROVED → PARTIAL → PAID
↑ ↑
(sebagian) (lunas)
| Status | Keterangan |
|---|---|
| DRAFT | Baru dibuat, menunggu approval |
| APPROVED | Disetujui, menunggu pembayaran |
| PARTIAL | Sebagian dibayar |
| PAID | Lunas |
| OVERDUE | Melewati tanggal jatuh tempo |
Membuat Tagihan
Buka menu Pembelian > Tagihan > Tagihan Baru.
Isi data:
- Vendor: Combobox — ketik kode/nama vendor, pilih dari hasil.
- Tanggal Tagihan: Tanggal penerbitan oleh vendor.
- Tanggal Jatuh Tempo: Batas pembayaran.
- Nomor Referensi Vendor (opsional): Nomor tagihan dari vendor.
Tambahkan line item:
- Deskripsi: Keterangan barang/jasa yang dibeli.
- Akun Beban: Combobox per baris — ketik kode/nama akun beban. Pilihan ini menentukan akun yang didebit pada DRAFT jurnal pengeluaran (sub-bagan dari kelas Beban / 5.x atau Aset / 1.x untuk pembelian persediaan).
- Quantity, Harga Satuan, PPN %: Sama seperti faktur.
Klik Simpan — tagihan tersimpan sebagai DRAFT, belum ada jurnal.
Menyetujui Tagihan
Dari halaman detail tagihan, klik Setujui:
- Status tagihan berubah dari DRAFT ke APPROVED.
- Sistem membuat jurnal DRAFT lewat template "Tagihan Vendor". Pola R2 berlaku: satu DRAFT per akun beban yang muncul di line items.
- Jurnal tetap DRAFT — staf akuntansi mem-posting setelah review.
Dr. [Akun Beban per line] xxx (dari BillLine.Akun Beban)
Dr. PPN Masukan xxx (dari Akun Posting → PPN Masukan, jika ada)
Cr. Hutang Usaha xxx (dari Akun Posting → Hutang Usaha)

Tagihan yang disetujui masuk ke laporan umur hutang segera, terlepas dari status jurnal-nya.
Pelacakan Pembayaran
Mencatat Pembayaran Faktur
Buka halaman detail faktur yang berstatus SENT, PARTIAL, atau OVERDUE. Klik Catat Pembayaran untuk membuka form pembayaran.
Isi data pembayaran:
- Tanggal Pembayaran: Tanggal dana diterima
- Jumlah: Nominal pembayaran (bisa sebagian)
- Metode Pembayaran: Transfer, Cash, Cek, Kartu Kredit, E-Wallet, Lainnya
- Nomor Referensi: Nomor bukti transfer/kuitansi
- Catatan (opsional): Keterangan tambahan
Klik Simpan Pembayaran.
Pembayaran sebagian (partial): Jika jumlah pembayaran kurang dari total faktur, status berubah ke PARTIAL. Sisa tagihan (balance due) ditampilkan di halaman detail.

Pembayaran lunas: Jika total semua pembayaran sama dengan total faktur, status otomatis berubah ke PAID.

Mencatat Pembayaran Tagihan
Prosesnya sama dengan faktur. Buka halaman detail tagihan berstatus APPROVED, PARTIAL, atau OVERDUE, lalu catat pembayaran.

Riwayat Pembayaran
Setiap faktur/tagihan menampilkan tabel riwayat pembayaran di halaman detail:
- Tanggal pembayaran
- Jumlah
- Metode pembayaran
- Nomor referensi
Validasi
- Pembayaran hanya bisa dicatat pada faktur/tagihan dengan status yang tepat
- Jumlah pembayaran tidak boleh melebihi sisa tagihan (overpayment ditolak)
- Total pembayaran + pembayaran baru <= total faktur/tagihan
Laporan Umur Piutang & Hutang
Konsep Aging
Laporan umur (aging report) mengelompokkan faktur/tagihan yang belum lunas berdasarkan berapa lama sudah jatuh tempo. Berguna untuk memantau risiko piutang tak tertagih dan prioritas pembayaran.
Bucket Aging
| Bucket | Keterangan |
|---|---|
| Belum Jatuh Tempo | Belum melewati due date |
| 1-30 hari | Terlambat 1-30 hari |
| 31-60 hari | Terlambat 31-60 hari |
| 61-90 hari | Terlambat 61-90 hari |
| > 90 hari | Terlambat lebih dari 90 hari |
Umur Piutang (Receivables Aging)
Buka menu Laporan > Umur Piutang.

Menampilkan:
- Ringkasan per bucket: Total piutang per kategori umur
- Tabel per klien: Rincian saldo per klien di setiap bucket
- Filter tanggal: Pilih tanggal acuan (as-of date)
Setelah pembayaran sebagian, saldo di aging report berkurang sesuai jumlah yang sudah dibayar.

Setelah lunas, klien hilang dari laporan aging.

Umur Hutang (Payables Aging)
Buka menu Laporan > Umur Hutang. Format sama dengan umur piutang, tapi untuk tagihan vendor.

Tampilan Layar
Laporan Klien & Vendor
Konsep Statement
Laporan per klien/vendor (statement) menampilkan riwayat transaksi secara kronologis dengan saldo berjalan (running balance). Berguna untuk rekonsiliasi dengan klien/vendor dan verifikasi posisi piutang/hutang.
Laporan Klien
Akses dari halaman detail klien: klik Lihat Laporan, atau langsung ke Laporan > Laporan Klien.

Informasi yang ditampilkan:
- Periode: Filter tanggal mulai dan akhir
- Saldo Awal: Total piutang sebelum periode
- Tabel Transaksi: Setiap baris menampilkan:
- Tanggal
- Tipe (Invoice atau Pembayaran)
- Nomor referensi
- Keterangan
- Jumlah invoice / jumlah pembayaran
- Saldo berjalan
- Saldo Akhir: Posisi piutang akhir periode
- Cetak: Buka versi cetak (print-friendly, A4 landscape)
Laporan Vendor
Format sama dengan laporan klien, tapi menampilkan tagihan (bill) dan pembayaran ke vendor.

Akses dari halaman detail vendor: klik Lihat Laporan.
Contoh Alur Lengkap
Walk-through siklus penagihan dari awal sampai lunas.
Langkah 1: Buat Faktur
Buat faktur untuk klien PT Telkom dengan 2 line item:
- Jasa Pengembangan Aplikasi: 1 x Rp 10.000.000
- Jasa Maintenance Bulanan: 5 x Rp 1.000.000
- Total: Rp 15.000.000
Langkah 2: Kirim Faktur
Kirim faktur. Status berubah ke SENT. Faktur muncul di laporan umur piutang pada bucket "Belum Jatuh Tempo".
Langkah 3: Terima Pembayaran Sebagian
Klien membayar Rp 5.000.000 via transfer. Status berubah ke PARTIAL. Sisa tagihan: Rp 10.000.000.
Di laporan aging, nominal berubah dari Rp 15.000.000 menjadi Rp 10.000.000.
Langkah 4: Terima Pembayaran Final
Klien membayar sisa Rp 10.000.000. Status berubah ke PAID. Faktur hilang dari laporan aging.
Langkah 5: Periksa Laporan Klien
Buka laporan klien PT Telkom. Terlihat:
- Invoice Rp 15.000.000 → saldo naik
- Pembayaran Rp 5.000.000 → saldo turun
- Pembayaran Rp 10.000.000 → saldo menjadi 0