Glosarium

Istilah Akuntansi
A
Akumulasi Amortisasi Kontra akun aset tak berwujud yang mencatat total amortisasi sejak aset diperoleh.
Amortisasi Proses pengalokasian biaya aset tak berwujud atau beban dibayar dimuka secara bertahap ke periode-periode yang menerima manfaat.
Aset Sumber daya yang dimiliki perusahaan yang memiliki nilai ekonomi. Contoh: kas, piutang, peralatan.
Aset Tak Berwujud Aset non-fisik yang memiliki nilai ekonomi jangka panjang. Contoh: website, software, hak paten.
B
Beban Pengeluaran yang terjadi dalam rangka menghasilkan pendapatan. Contoh: beban gaji, beban sewa.
Beban Dibayar Dimuka Pembayaran yang dilakukan di muka untuk jasa atau barang yang akan diterima di masa depan. Contoh: asuransi, sewa.
BOM (Bill of Materials) Daftar komponen yang diperlukan untuk memproduksi satu unit produk. Digunakan di industri manufaktur.
BPJS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. BPJS Kesehatan untuk jaminan kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan ketenagakerjaan (JHT, JKK, JKM, JP).
Buku Besar Kumpulan semua akun yang mencatat setiap transaksi secara kronologis.
C
COA (Chart of Accounts) Bagan Akun - daftar semua akun yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan.
D
Debit Sisi kiri dalam pencatatan akuntansi. Menambah aset dan beban, mengurangi kewajiban dan pendapatan.
Depresiasi (Penyusutan) Alokasi biaya aset tetap selama masa manfaatnya.
DPP (Dasar Pengenaan Pajak) Nilai yang menjadi dasar perhitungan pajak. Untuk PPN, DPP adalah harga sebelum pajak.
Draft Status transaksi atau dokumen yang tersimpan tapi belum final/diposting.
E
Ekuitas Hak pemilik atas aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban. Ekuitas = Aset - Kewajiban.
F
Faktur Pajak Dokumen bukti pungutan PPN yang dibuat oleh PKP saat menyerahkan BKP/JKP.
FIFO (First In First Out) Metode penilaian persediaan di mana barang yang masuk lebih dulu, keluar lebih dulu.
H
HPP (Harga Pokok Penjualan) Biaya langsung yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang/jasa yang dijual.
J
Jurnal Catatan kronologis transaksi keuangan dengan format debit dan kredit.
Jurnal Penyesuaian Jurnal yang dibuat di akhir periode untuk menyesuaikan saldo akun. Contoh: amortisasi, penyusutan.
K
Kas Uang tunai dan setara kas yang dimiliki perusahaan.
Kewajiban Hutang perusahaan kepada pihak lain. Contoh: hutang usaha, hutang pajak.
Kredit Sisi kanan dalam pencatatan akuntansi. Menambah kewajiban dan pendapatan, mengurangi aset dan beban.
L
Laba Bersih Selisih antara total pendapatan dan total beban dalam suatu periode.
Laba Kotor Pendapatan dikurangi biaya langsung, sebelum dikurangi beban operasional.
Laporan Laba Rugi Laporan keuangan yang menunjukkan pendapatan dan beban selama periode tertentu.
M
Margin Persentase laba terhadap pendapatan. Margin = (Laba / Pendapatan) × 100%.
Milestone Tahapan penting dalam proyek yang menandai pencapaian tertentu.
N
Neraca Laporan posisi keuangan yang menunjukkan aset, kewajiban, dan ekuitas pada tanggal tertentu.
Neraca Saldo Daftar semua akun beserta saldo debit dan kredit untuk memvalidasi keseimbangan pembukuan.
NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) Nomor bukti penerimaan negara yang diterbitkan saat penyetoran pajak.
P
Pendapatan Penerimaan dari aktivitas utama bisnis. Contoh: pendapatan jasa, penjualan.
Pendapatan Akrual Pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tapi belum diterima pembayarannya.
Pendapatan Diterima Dimuka Pembayaran yang diterima sebelum jasa/barang diserahkan. Dicatat sebagai kewajiban.
Piutang Hak perusahaan atas uang dari pelanggan yang belum diterima.
Posting Proses memindahkan transaksi dari status draft menjadi final dan mempengaruhi saldo akun.
PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Pajak yang dikenakan atas penyerahan barang/jasa kena pajak. Tarif standar 11%.
PPN Keluaran PPN yang dipungut dari penjualan. Dicatat sebagai hutang pajak.
PPN Masukan PPN yang dibayar pada pembelian. Dapat dikreditkan dengan PPN Keluaran.
PPh (Pajak Penghasilan) Pajak atas penghasilan. PPh 21 untuk karyawan, PPh 23 untuk jasa, PPh 4(2) untuk final.
PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) Batas penghasilan yang tidak dikenakan pajak. Berbeda berdasarkan status pernikahan dan tanggungan.
R
Revenue Recognition Prinsip akuntansi yang menentukan kapan pendapatan diakui dalam laporan keuangan.
S
Saldo Berjalan Saldo akun yang terus diperbarui setiap kali ada transaksi.
SPT (Surat Pemberitahuan) Surat yang digunakan untuk melaporkan perhitungan dan pembayaran pajak.
T
Template Jurnal Pola pencatatan yang sudah dikonfigurasi untuk mempermudah pencatatan transaksi berulang.
Termin Pembayaran Jadwal pembayaran yang disepakati dalam kontrak, biasanya terkait dengan milestone proyek.
Transaksi Aktivitas keuangan yang dicatat dalam sistem akuntansi.
V
Void Pembatalan transaksi yang sudah diposting. Menghasilkan jurnal reversal otomatis.
W
Weighted Average Metode penilaian persediaan berdasarkan harga rata-rata tertimbang.
WIP (Work in Progress) Barang setengah jadi dalam proses produksi.
Singkatan
| Singkatan | Kepanjangan |
|---|---|
| BKP | Barang Kena Pajak |
| BOM | Bill of Materials |
| BPJS | Badan Penyelenggara Jaminan Sosial |
| COA | Chart of Accounts (Bagan Akun) |
| DPP | Dasar Pengenaan Pajak |
| FIFO | First In First Out |
| HPP | Harga Pokok Penjualan |
| JHT | Jaminan Hari Tua |
| JKK | Jaminan Kecelakaan Kerja |
| JKM | Jaminan Kematian |
| JKP | Jasa Kena Pajak |
| JP | Jaminan Pensiun |
| KPI | Key Performance Indicator |
| NPWP | Nomor Pokok Wajib Pajak |
| NTPN | Nomor Transaksi Penerimaan Negara |
| Portable Document Format | |
| PII | Personally Identifiable Information |
| PKP | Pengusaha Kena Pajak |
| PPN | Pajak Pertambahan Nilai |
| PPh | Pajak Penghasilan |
| PSAK | Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan |
| PTKP | Penghasilan Tidak Kena Pajak |
| SPT | Surat Pemberitahuan |
| TER | Tarif Efektif Rata-rata |
| UKM | Usaha Kecil dan Menengah |
| WA | Weighted Average |
| WIP | Work in Progress |
Rumus Dasar
Persamaan Akuntansi
Aset = Kewajiban + Ekuitas
Laba Bersih
Laba = Pendapatan - Beban
PPN
PPN = DPP × 11%
DPP = Harga Inklusif / 1.11
PPh 23
PPh 23 = DPP × 2%
Margin Laba
Margin = (Laba / Pendapatan) × 100%
ROI (Return on Investment)
ROI = (Laba / Biaya) × 100%
Depresiasi Garis Lurus
Depresiasi/Tahun = (Harga Perolehan - Nilai Residu) / Masa Manfaat
HPP (FIFO)
HPP = Σ (Qty Terjual × Harga Beli dari Batch Terlama)
HPP (Weighted Average)
Avg Cost = Total Nilai Persediaan / Total Qty
HPP = Qty Terjual × Avg Cost
Lihat Juga
- Tutorial Akuntansi - Penjelasan konsep akuntansi dasar
- Referensi Akun - Daftar kode akun
- Referensi Template - Daftar template bawaan
Referensi Template

Daftar template transaksi standar yang tersedia dalam seed data. Template mempermudah pencatatan transaksi karena akun-akun sudah dikonfigurasi.
Kategori Template
| Kategori | Jumlah | Deskripsi |
|---|---|---|
| Pendapatan | 9 | Template untuk mencatat penerimaan |
| Pengeluaran | 12 | Template untuk mencatat pembayaran |
| Transfer | 3 | Template untuk transfer antar akun |
| Pajak | 6 | Template untuk setoran pajak |
| Payroll | 4 | Template untuk penggajian |
| Inventory | 4 | Template untuk persediaan |
Template Pendapatan
Pendapatan Jasa + PPN (PKP)
Digunakan: Menerima pembayaran jasa dari klien (PKP). DPP Nilai Lain (PMK 131/2024).
| Field | Input |
|---|---|
| Jumlah | Harga Jual (sebelum PPN) |
Jurnal:
Dr. Bank/Kas amount * 1.11
Cr. Hutang PPN amount * 0.11
Cr. Pendapatan Jasa amount
Formula PPN:
amount * 0.11= nominal 12% × DPP Nilai Lain (11/12 × Harga Jual). Lihat Perpajakan — Konsep PPN.
Pendapatan Jasa (Non-PKP)
Digunakan: Menerima pembayaran jasa tanpa PPN
Jurnal:
Dr. Bank/Kas amount
Cr. Pendapatan Jasa amount
Terima DP Proyek
Digunakan: Menerima uang muka proyek
Jurnal:
Dr. Bank/Kas amount
Cr. Pendapatan Diterima Dimuka amount
Pengakuan Pendapatan (Revenue Recognition)
Digunakan: Mengakui pendapatan saat milestone selesai
Jurnal:
Dr. Pendapatan Diterima Dimuka amount
Cr. Pendapatan Jasa amount
Terima Pelunasan Piutang
Digunakan: Klien melunasi piutang
Jurnal:
Dr. Bank/Kas amount
Cr. Piutang Usaha amount
Pendapatan Bunga
Digunakan: Terima bunga deposito/tabungan
Jurnal:
Dr. Bank amount
Cr. Pendapatan Bunga amount
Penjualan Barang + PPN
Digunakan: Menjual barang dengan PPN. DPP Nilai Lain (PMK 131/2024).
Jurnal:
Dr. Bank/Kas amount * 1.11
Cr. Hutang PPN amount * 0.11
Cr. Penjualan amount
Formula PPN:
amount * 0.11= nominal 12% × DPP Nilai Lain (11/12 × Harga Jual).
Penjualan Barang (Non-PKP)
Digunakan: Menjual barang tanpa PPN
Jurnal:
Dr. Bank/Kas amount
Cr. Penjualan amount
Pendapatan Jasa BUMN (FP 03)
Digunakan: Pendapatan jasa ke klien BUMN/Pemerintah. PPN dipungut pembeli (Faktur Pajak kode 03), PPh 23 dipotong.
| Field | Input |
|---|---|
| Jumlah | Harga Jual |
Jurnal:
Dr. Bank/Kas amount * 0.98
Dr. Kredit PPh 23 amount * 0.02
Cr. Pendapatan Jasa amount
Template Pengeluaran
Beban Operasional
Digunakan: Pengeluaran operasional umum (listrik, internet, dll)
Field:
- Jumlah
- Akun Beban (dropdown)
Jurnal:
Dr. [Akun Beban] amount
Cr. Bank/Kas amount
Beban dengan PPN (dapat dikreditkan)
Digunakan: Pembelian dengan faktur pajak. DPP Nilai Lain (PMK 131/2024).
Jurnal:
Dr. [Akun Beban] amount
Dr. PPN Masukan amount * 0.11
Cr. Bank/Kas amount * 1.11
Formula PPN:
amount * 0.11= nominal 12% × DPP Nilai Lain (11/12 × Harga Jual).
Pembelian Aset Tetap
Digunakan: Beli peralatan, kendaraan, dll
Jurnal:
Dr. Aset Tetap amount
Cr. Bank/Kas amount
Bayar Jasa + PPh 23
Digunakan: Bayar jasa freelancer/vendor dengan potong PPh 23
Jurnal:
Dr. Beban Jasa amount
Cr. Hutang PPh 23 amount * 2%
Cr. Bank/Kas amount * 98%
Bayar Sewa + PPh 4(2)
Digunakan: Bayar sewa gedung/tanah
Jurnal:
Dr. Beban Sewa amount
Cr. Hutang PPh 4(2) amount * 10%
Cr. Bank/Kas amount * 90%
Beban Gaji (Simple)
Digunakan: Bayar gaji tanpa proses payroll penuh
Jurnal:
Dr. Beban Gaji amount
Cr. Bank/Kas amount
Template Transfer
Transfer Antar Bank
Digunakan: Pindah dana antar rekening
Field:
- Dari Akun (dropdown)
- Ke Akun (dropdown)
- Jumlah
Jurnal:
Dr. [Bank Tujuan] amount
Cr. [Bank Asal] amount
Tarik Tunai
Digunakan: Tarik uang dari bank ke kas
Jurnal:
Dr. Kas amount
Cr. Bank amount
Setor Tunai
Digunakan: Setor uang dari kas ke bank
Jurnal:
Dr. Bank amount
Cr. Kas amount
Template Pajak
Setor PPN
Digunakan: Bayar PPN ke negara
Jurnal:
Dr. Hutang PPN amount
Cr. Bank amount
Setor PPh 21
Digunakan: Bayar PPh 21 karyawan ke negara
Jurnal:
Dr. Hutang PPh 21 amount
Cr. Bank amount
Setor PPh 23
Digunakan: Bayar PPh 23 ke negara
Jurnal:
Dr. Hutang PPh 23 amount
Cr. Bank amount
Setor PPh 25
Digunakan: Bayar angsuran PPh bulanan
Jurnal:
Dr. Hutang PPh 25 amount
Cr. Bank amount
Setor PPh 4(2)
Digunakan: Bayar PPh final
Jurnal:
Dr. Hutang PPh 4(2) amount
Cr. Bank amount
Setor PPh 29
Digunakan: Bayar PPh kurang bayar tahunan
Jurnal:
Dr. Hutang PPh 29 amount
Cr. Bank amount
Template Payroll
Posting Gaji
Digunakan: Posting hasil perhitungan payroll
Jurnal:
Dr. Beban Gaji gross_salary
Dr. Beban BPJS Perusahaan bpjs_company
Cr. Hutang Gaji net_salary
Cr. Hutang BPJS bpjs_total
Cr. Hutang PPh 21 pph21
Bayar Gaji
Digunakan: Transfer gaji ke rekening karyawan
Jurnal:
Dr. Hutang Gaji amount
Cr. Bank amount
Setor BPJS
Digunakan: Bayar iuran BPJS ke BPJS
Jurnal:
Dr. Hutang BPJS amount
Cr. Bank amount
Template Inventory
Pembelian Barang Dagang
Digunakan: Beli barang untuk dijual kembali
Jurnal:
Dr. Persediaan Barang Dagang amount
Cr. Bank/Kas amount
Penjualan dengan HPP
Digunakan: Jual barang (sistem hitung HPP otomatis)
Jurnal:
Dr. Bank/Kas selling_price
Cr. Penjualan selling_price
Dr. HPP cogs
Cr. Persediaan Barang Dagang cogs
Adjustment Stok (+)
Digunakan: Tambah stok (stock opname surplus)
Jurnal:
Dr. Persediaan amount
Cr. Selisih Persediaan amount
Adjustment Stok (-)
Digunakan: Kurang stok (rusak, hilang)
Jurnal:
Dr. Beban Selisih Persediaan amount
Cr. Persediaan amount
Membuat Template Baru
Jika template standar tidak mencukupi:
- Buka menu Pengaturan > Template
- Klik Template Baru
- Isi:
- Nama template
- Kategori (Pendapatan, Pengeluaran, Transfer, dll)
- Klasifikasi Arus Kas (Operasional, Investasi, Pendanaan)
- Tipe Template (Sederhana / Terperinci)
- Baris jurnal dengan formula
- (Opsional) Buka bagian Metadata AI untuk mengisi metadata yang digunakan AI assistant saat mencocokkan template
- Klik Simpan
Lihat Setup Awal untuk panduan detail.
Metadata AI pada Template
Setiap template memiliki field metadata opsional yang digunakan oleh AI assistant untuk mencocokkan template secara otomatis saat mencatat transaksi. Metadata ini dapat dikelola melalui bagian Metadata AI (collapsible) pada form template.
Field Metadata
| Field | Deskripsi | Contoh |
|---|---|---|
| Deskripsi Semantik | Penjelasan kapan dan bagaimana template digunakan | "Gunakan template ini untuk mencatat pembayaran tagihan listrik bulanan ke PLN" |
| Keywords | Kata kunci untuk matching, dipisah koma | listrik, pln, token, utility |
| Contoh Merchant | Nama merchant yang biasa menggunakan template ini | PLN, PLN Mobile, Tokopedia PLN |
| Rentang Nominal | Rentang jumlah transaksi tipikal (min-max) | Rp 50.000 - Rp 5.000.000 |
| Pola Merchant | Regex pattern untuk matching merchant name | .*pln.*, .*listrik.* |
Tampilan di Halaman Detail
Pada halaman detail template, metadata ditampilkan sebagai card Metadata AI dengan:
- Deskripsi semantik sebagai paragraf teks
- Keywords sebagai badge hijau
- Contoh merchant sebagai badge biru
- Rentang nominal dalam format
Rp X - Rp Y - Pola merchant sebagai badge monospace
Card ini hanya muncul jika minimal satu field metadata terisi.

Form Edit Metadata
Buka bagian Metadata AI (collapsible) pada form edit template untuk mengisi atau mengubah metadata.

Cara AI Menggunakan Metadata
Lihat Bantuan AI untuk penjelasan cara AI matching template berdasarkan metadata.
Lihat Juga
- Setup Awal - Mengelola template
- Tutorial Akuntansi - Cara menggunakan template
- Referensi Akun - Daftar akun yang digunakan
Referensi Amortisasi & Depresiasi
Tabel masa manfaat dan tarif penyusutan sesuai regulasi Indonesia.
Kelompok Aset Tetap (PMK 96/PMK.03/2009)
Kelompok 1 (Masa Manfaat 4 Tahun)
| Tarif | Garis Lurus | Saldo Menurun |
|---|---|---|
| Per Tahun | 25% | 50% |
Contoh Aset:
- Komputer dan laptop
- Printer dan scanner
- Mesin ketik
- Peralatan komunikasi (telepon, fax)
- Kendaraan roda 2 (motor)
- Mebel dan peralatan dari kayu/rotan
Kelompok 2 (Masa Manfaat 8 Tahun)
| Tarif | Garis Lurus | Saldo Menurun |
|---|---|---|
| Per Tahun | 12.5% | 25% |
Contoh Aset:
- Kendaraan roda 4 (mobil)
- Mebel dan peralatan dari logam
- Peralatan AC dan refrigerator
- Mesin produksi ringan
- Perabotan kantor
Kelompok 3 (Masa Manfaat 16 Tahun)
| Tarif | Garis Lurus | Saldo Menurun |
|---|---|---|
| Per Tahun | 6.25% | 12.5% |
Contoh Aset:
- Mesin produksi berat
- Peralatan pabrik
- Instalasi listrik
- Tangki dan kontainer
Kelompok 4 (Masa Manfaat 20 Tahun)
| Tarif | Garis Lurus | Saldo Menurun |
|---|---|---|
| Per Tahun | 5% | 10% |
Contoh Aset:
- Bangunan permanen
- Konstruksi
- Jalan, jembatan
- Saluran air
Aset Tak Berwujud
Amortisasi Standar
| Jenis | Masa Manfaat | Tarif/Tahun |
|---|---|---|
| Software | 4 tahun | 25% |
| Website | 4 tahun | 25% |
| Lisensi | Sesuai masa lisensi | Varies |
| Hak Paten | 20 tahun | 5% |
| Hak Cipta | Usia ekonomis | Varies |
Beban Dibayar Dimuka
Amortisasi Bulanan
| Jenis | Masa Amortisasi |
|---|---|
| Sewa Tahunan | 12 bulan |
| Asuransi Tahunan | 12 bulan |
| Langganan Software | Sesuai periode |
| Domain & Hosting | 12 bulan |
Contoh Perhitungan
Sewa Kantor:
- Total: Rp 60.000.000/tahun
- Periode: Januari - Desember 2025
- Amortisasi/bulan: Rp 5.000.000
Jurnal awal (bayar sewa):
Dr. Sewa Dibayar Dimuka 60.000.000
Cr. Bank 60.000.000
Jurnal bulanan (amortisasi):
Dr. Beban Sewa 5.000.000
Cr. Sewa Dibayar Dimuka 5.000.000
Metode Penyusutan
Garis Lurus (Straight Line)
Rumus:
Penyusutan/Tahun = (Harga Perolehan - Nilai Residu) / Masa Manfaat
Karakteristik:
- Beban sama setiap tahun
- Sederhana
- Cocok untuk aset dengan pemakaian merata
Contoh: | Data | Nilai | |------|-------| | Harga Perolehan | Rp 12.000.000 | | Nilai Residu | Rp 0 | | Masa Manfaat | 4 tahun | | Penyusutan/Tahun | Rp 3.000.000 |
Saldo Menurun (Declining Balance)
Rumus:
Penyusutan Tahun ke-n = Nilai Buku Awal Tahun × Tarif
Karakteristik:
- Beban besar di awal
- Sesuai untuk aset yang kehilangan nilai cepat di awal
- Lebih agresif dari garis lurus
Contoh: | Tahun | Nilai Buku Awal | Penyusutan (50%) | Nilai Buku Akhir | |-------|-----------------|------------------|------------------| | 1 | 12.000.000 | 6.000.000 | 6.000.000 | | 2 | 6.000.000 | 3.000.000 | 3.000.000 | | 3 | 3.000.000 | 1.500.000 | 1.500.000 | | 4 | 1.500.000 | 1.500.000 | 0 |
Kategori Aset Standar (Seed Data)
| Kategori | Kelompok | Masa Manfaat | Metode |
|---|---|---|---|
| Komputer & Laptop | 1 | 4 tahun | Garis Lurus |
| Peralatan Kantor | 1 | 4 tahun | Garis Lurus |
| Printer & Scanner | 1 | 4 tahun | Garis Lurus |
| Kendaraan Roda 2 | 1 | 4 tahun | Garis Lurus |
| Kendaraan Roda 4 | 2 | 8 tahun | Garis Lurus |
| Perabotan | 2 | 8 tahun | Garis Lurus |
| AC & Refrigerator | 2 | 8 tahun | Garis Lurus |
| Mesin Produksi | 3 | 16 tahun | Garis Lurus |
| Bangunan | 4 | 20 tahun | Garis Lurus |
Implikasi Pajak
Deductibility
- Penyusutan aset adalah beban yang dapat mengurangi penghasilan kena pajak
- Metode dan masa manfaat harus sesuai PMK 96/PMK.03/2009
- Aset di bawah Rp 10.000.000 boleh langsung dibebankan (tidak di-kapitalisasi)
Dokumentasi
Untuk keperluan audit pajak, simpan:
- Faktur pembelian aset
- Bukti pembayaran
- Kartu aset dengan jadwal penyusutan
- Laporan Penyusutan format Lampiran 1A
Lihat Juga
- Aset Tetap - Pencatatan dan manajemen aset
- Perpajakan - Deductibility beban
- Glosarium - Definisi istilah
Referensi Akun

Daftar akun standar yang tersedia dalam seed data. Akun dikelompokkan berdasarkan tipe dan sub-tipe.
Struktur Kode Akun
| Kode | Tipe | Saldo Normal |
|---|---|---|
| 1.x.xx | Aset | Debit |
| 2.x.xx | Kewajiban | Kredit |
| 3.x.xx | Ekuitas | Kredit |
| 4.x.xx | Pendapatan | Kredit |
| 5.x.xx | Beban | Debit |
1. Aset (Assets)
1.1 Aset Lancar (Current Assets)
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 1.1.01 | Kas Kecil | Uang tunai di tangan |
| 1.1.02 | Kas Besar | Kas operasional |
| 1.1.10 | Bank BCA | Rekening Bank BCA |
| 1.1.11 | Bank Mandiri | Rekening Bank Mandiri |
| 1.1.12 | Bank BNI | Rekening Bank BNI |
| 1.1.15 | Deposito | Deposito berjangka |
| 1.1.20 | Piutang Usaha | Tagihan ke pelanggan |
| 1.1.21 | Piutang Karyawan | Pinjaman ke karyawan |
| 1.1.25 | PPN Masukan | PPN yang dapat dikreditkan |
| 1.1.30 | Sewa Dibayar Dimuka | Sewa yang belum jatuh tempo |
| 1.1.31 | Asuransi Dibayar Dimuka | Premi yang belum jatuh tempo |
| 1.1.35 | Perlengkapan | Perlengkapan kantor |
| 1.1.40 | Persediaan Barang Dagang | Barang untuk dijual (Dagang) |
| 1.1.41 | Persediaan Bahan Baku | Bahan untuk produksi (Manufaktur) |
| 1.1.42 | Persediaan Barang Jadi | Hasil produksi (Manufaktur) |
1.2 Aset Tetap (Fixed Assets)
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 1.2.01 | Peralatan Kantor | Komputer, printer, dll |
| 1.2.02 | Akum. Penyusutan Peralatan | Kontra akun peralatan |
| 1.2.05 | Kendaraan | Kendaraan operasional |
| 1.2.06 | Akum. Penyusutan Kendaraan | Kontra akun kendaraan |
| 1.2.10 | Perabotan | Meja, kursi, lemari |
| 1.2.11 | Akum. Penyusutan Perabotan | Kontra akun perabotan |
| 1.2.15 | Bangunan | Gedung dan bangunan |
| 1.2.16 | Akum. Penyusutan Bangunan | Kontra akun bangunan |
1.3 Aset Tak Berwujud (Intangible Assets)
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 1.3.01 | Website | Biaya pengembangan website |
| 1.3.02 | Akum. Amortisasi Website | Kontra akun website |
| 1.3.05 | Software | Lisensi software |
| 1.3.06 | Akum. Amortisasi Software | Kontra akun software |
2. Kewajiban (Liabilities)
2.1 Kewajiban Lancar (Current Liabilities)
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 2.1.01 | Hutang Usaha | Hutang ke vendor/supplier |
| 2.1.02 | Hutang Gaji | Gaji yang belum dibayar |
| 2.1.03 | Hutang PPN | PPN yang harus disetor |
| 2.1.07 | Hutang Gaji (Payroll) | Gaji neto dari payroll bulanan |
| 2.1.08 | Hutang BPJS | Iuran BPJS yang belum disetor |
| 2.1.10 | Pendapatan Diterima Dimuka | Pembayaran dimuka dari klien |
| 2.1.20 | Hutang PPh 21 | PPh 21 yang dipotong |
| 2.1.21 | Hutang PPh 23 | PPh 23 yang dipotong |
| 2.1.22 | Hutang PPh 4(2) | PPh final yang dipotong |
| 2.1.23 | Hutang PPh 25 | Angsuran PPh bulanan |
| 2.1.24 | Hutang PPh 29 | PPh kurang bayar tahunan |
2.2 Kewajiban Jangka Panjang (Long-term Liabilities)
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 2.2.01 | Hutang Bank | Pinjaman bank jangka panjang |
| 2.2.05 | Hutang Leasing | Hutang sewa guna usaha |
3. Ekuitas (Equity)
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 3.1.01 | Modal | Modal awal pemilik |
| 3.1.02 | Modal Disetor | Tambahan modal dari pemilik |
| 3.2.01 | Laba Ditahan | Akumulasi laba tahun lalu |
| 3.2.02 | Laba Tahun Berjalan | Laba periode berjalan |
| 3.3.01 | Prive | Pengambilan oleh pemilik |
4. Pendapatan (Revenue)
4.1 Pendapatan Operasional
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 4.1.01 | Pendapatan Jasa | Pendapatan dari jasa utama |
| 4.1.02 | Pendapatan Konsultasi | Pendapatan konsultasi |
| 4.1.05 | Pendapatan Maintenance | Pendapatan maintenance/retainer |
| 4.1.10 | Penjualan | Pendapatan dari penjualan barang |
4.2 Pendapatan Lain-lain
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 4.2.01 | Pendapatan Bunga | Bunga deposito/tabungan |
| 4.2.02 | Pendapatan Lain-lain | Pendapatan di luar operasional |
5. Beban (Expenses)
5.1 Beban Operasional
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 5.1.01 | Beban Gaji | Gaji karyawan tetap |
| 5.1.02 | Beban Sewa | Sewa kantor/gedung |
| 5.1.03 | Beban Listrik | Tagihan listrik |
| 5.1.04 | Beban Air | Tagihan air |
| 5.1.05 | Beban Telepon | Tagihan telepon |
| 5.1.06 | Beban Internet | Tagihan internet |
| 5.1.10 | Beban ATK | Alat tulis kantor |
| 5.1.11 | Beban BPJS | Kontribusi BPJS perusahaan |
| 5.1.12 | Beban Perlengkapan | Perlengkapan kantor |
| 5.1.15 | Beban Transportasi | Transport dan perjalanan |
| 5.1.16 | Beban Parkir | Biaya parkir |
| 5.1.20 | Beban Makan | Makan karyawan/meeting |
5.2 Beban Profesional
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 5.2.01 | Beban Jasa Profesional | Jasa konsultan/freelancer |
| 5.2.02 | Beban Jasa Hukum | Jasa notaris/pengacara |
| 5.2.03 | Beban Jasa Akuntan | Jasa akuntan/audit |
| 5.2.05 | Beban Software | Subscription software |
| 5.2.06 | Beban Hosting | Hosting dan domain |
5.3 Beban Administrasi
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 5.3.01 | Beban Administrasi Bank | Biaya admin bank |
| 5.3.02 | Beban Materai | Bea materai |
| 5.3.05 | Beban Asuransi | Premi asuransi |
5.4 Beban Penyusutan & Amortisasi
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 5.4.01 | Beban Penyusutan | Penyusutan aset tetap |
| 5.4.02 | Beban Amortisasi | Amortisasi aset tak berwujud |
5.5 Harga Pokok (Cost of Goods)
| Kode | Nama Akun | Keterangan |
|---|---|---|
| 5.5.01 | HPP Barang Dagang | HPP untuk industri dagang |
| 5.5.02 | HPP Produksi | HPP untuk industri manufaktur |
| 5.5.10 | Beban Selisih Persediaan | Selisih stock opname |
Cara Menambah Akun
Jika akun yang Anda butuhkan tidak ada dalam daftar:
- Tentukan tipe akun (Aset/Kewajiban/Ekuitas/Pendapatan/Beban)
- Tentukan sub-tipe yang sesuai
- Buat kode akun mengikuti struktur yang ada
- Lihat Setup Awal untuk panduan menambah akun
Lihat Juga
- Setup Awal - Menambah dan mengelola akun
- Tutorial Akuntansi - Memahami debit dan kredit
- Glosarium - Penjelasan istilah