Balaka Tutorial: Panduan Umum

Persiapan Awal

Panduan untuk memulai menggunakan Balaka — aplikasi akuntansi untuk usaha kecil dan menengah.

Login

Buka browser dan akses alamat aplikasi. Masukkan username dan password.

Dashboard setelah login

Setelah login, Anda akan masuk ke halaman Dashboard yang menampilkan ringkasan keuangan usaha Anda.

Pengaturan Perusahaan

Langkah pertama setelah login adalah mengisi data perusahaan.

Buka menu Pengaturan → Perusahaan dan lengkapi:

FieldKeterangan
Nama PerusahaanNama resmi sesuai akta/NPWP
AlamatAlamat kantor/tempat usaha
NPWPNomor Pokok Wajib Pajak
NITKUNomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha
Status PKPApakah terdaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak
Tahun FiskalBulan awal tahun buku (umumnya Januari)
IndustriJenis usaha (IT Service, Online Seller, Coffee Shop, Campus)

Import Data Awal

Jika Anda baru memulai, gunakan fitur Import Data untuk mengimpor:

  1. Bagan Akun (COA) — daftar akun keuangan yang sesuai industri Anda
  2. Template Jurnal — template transaksi yang sudah disesuaikan
  3. Data Karyawan — untuk fitur payroll
  4. Data Klien — pelanggan dan supplier

Balaka menyediakan paket data awal (seed pack) untuk 4 jenis usaha:

  • IT Service — jasa konsultasi dan pengembangan IT
  • Online Seller — penjualan online via marketplace
  • Coffee Shop — kedai kopi dengan produksi sendiri
  • Campus — perguruan tinggi / lembaga pendidikan

Setelah import, Anda bisa langsung mulai mencatat transaksi.

Navigasi

Sidebar kiri berisi menu utama:

  • Dashboard — ringkasan keuangan
  • Akuntansi — transaksi, draft, jurnal
  • Laporan — trial balance, laba rugi, neraca, pajak
  • Payroll — penggajian
  • Master Data — bagan akun, template, karyawan, klien
  • Pengaturan — perusahaan, user, import data

Langkah Selanjutnya

Setelah setup selesai, pelajari konsep dasar akuntansi:

  1. Bagan Akun (Chart of Accounts)
  2. Debit dan Kredit
  3. Template Jurnal

Bagan Akun (COA)

Bagan akun adalah daftar semua akun keuangan yang digunakan perusahaan Anda untuk mencatat transaksi. Setiap transaksi pasti melibatkan minimal dua akun.

Jenis Akun

Ada 5 jenis akun utama:

JenisKodeContohSaldo Normal
ASET (Asset)1.xKas, Bank, Piutang, Persediaan, PeralatanDebit
LIABILITAS (Liability)2.xHutang Usaha, Hutang Pajak, Hutang GajiKredit
EKUITAS (Equity)3.xModal, Laba DitahanKredit
PENDAPATAN (Revenue)4.xPendapatan Jasa, PenjualanKredit
BEBAN (Expense)5.xGaji, Sewa, Listrik, PenyusutanDebit

Saldo Normal menunjukkan di sisi mana saldo akun biasanya berada:

  • Aset dan Beban = Debit (bertambah di sisi debit)
  • Liabilitas, Ekuitas, dan Pendapatan = Kredit (bertambah di sisi kredit)

Hierarki Akun

Akun disusun bertingkat:

1         ASET (header)
├─ 1.1       Aset Lancar (header)
│  ├─ 1.1.01    Kas (detail — bisa diisi transaksi)
│  ├─ 1.1.02    Bank BCA (detail)
│  └─ 1.1.10    Piutang Usaha (detail)
├─ 1.2       Aset Tetap (header)
│  ├─ 1.2.01    Peralatan Komputer (detail)
│  └─ 1.2.02    Akum. Penyusutan (detail)

Hanya akun detail (level terbawah) yang bisa digunakan dalam transaksi. Akun header hanya untuk pengelompokan di laporan.

Membaca Daftar Akun

Buka Master Data → Bagan Akun untuk melihat seluruh daftar akun.

Daftar bagan akun

Setiap akun menampilkan:

  • Kode — nomor unik (misal 1.1.02)
  • Nama — deskripsi akun (misal Bank BCA)
  • Jenis — Asset/Liability/Equity/Revenue/Expense
  • Saldo Normal — Debit atau Kredit
  • Status — Aktif atau Nonaktif

Akun yang Sering Digunakan

Untuk IT Service / Jasa Konsultasi

KodeNamaKegunaan
1.1.02Bank BCARekening utama perusahaan
1.1.10Piutang UsahaTagihan yang belum dibayar klien
1.1.26Kredit Pajak PPh 23PPh 23 yang dipotong oleh klien
2.1.03Hutang PPNPPN yang belum disetor ke negara
2.1.10Hutang GajiGaji yang belum ditransfer ke karyawan
3.1.01Modal DisetorModal dari pemilik
4.1.01Pendapatan JasaPendapatan dari layanan IT
5.1.01Beban GajiBiaya gaji karyawan

Untuk Online Seller

KodeNamaKegunaan
1.1.04Saldo TokopediaSaldo yang belum ditarik dari Tokopedia
1.1.05Saldo ShopeeSaldo yang belum ditarik dari Shopee
1.1.20PersediaanStok barang dagangan
4.1.01Penjualan TokopediaPendapatan dari Tokopedia
5.2.01Biaya Admin TokopediaPotongan admin marketplace

Untuk Coffee Shop

KodeNamaKegunaan
1.1.01KasUang tunai dari penjualan di kedai
1.1.20Persediaan Bahan BakuKopi, susu, gula yang belum dipakai
1.1.21Persediaan Barang JadiCroissant, roti yang sudah diproduksi
5.1.01HPP KopiHarga pokok penjualan kopi

Langkah Selanjutnya

Debit dan Kredit

Setiap transaksi keuangan dicatat dengan minimal satu debit dan satu kredit. Total debit harus selalu sama dengan total kredit — ini disebut double-entry bookkeeping.

Aturan Dasar

Jenis AkunBertambah diBerkurang di
AsetDebitKredit
BebanDebitKredit
LiabilitasDebitKredit
EkuitasDebitKredit
PendapatanDebitKredit

Contoh Transaksi

1. Terima Pendapatan Jasa Rp 100.000.000

Uang masuk ke bank (aset bertambah) dan pendapatan bertambah:

AkunDebitKredit
1.1.02 Bank BCA100.000.000
4.1.01 Pendapatan Jasa 100.000.000

Bank bertambah (debit), pendapatan bertambah (kredit). Balance: 100.000.000 = 100.000.000 ✓

2. Bayar Sewa Kantor Rp 15.000.000

Uang keluar dari bank (aset berkurang) dan beban bertambah:

AkunDebitKredit
5.1.05 Beban Sewa15.000.000
1.1.02 Bank BCA 15.000.000

Beban bertambah (debit), bank berkurang (kredit). Balance: 15.000.000 = 15.000.000 ✓

3. Pendapatan dengan PPN 11%

Klien bayar Rp 111.000.000 (harga jual 100jt + PPN 11jt):

AkunDebitKredit
1.1.02 Bank BCA111.000.000
4.1.01 Pendapatan Jasa 100.000.000
2.1.03 Hutang PPN 11.000.000

Bank menerima total termasuk PPN. Pendapatan dicatat tanpa PPN. PPN menjadi hutang ke negara.

4. Posting Payroll

Gaji karyawan Rp 75.000.000, BPJS perusahaan Rp 6.584.230, PPh 21 Rp 3.600.000, net pay Rp 68.797.885:

AkunDebitKredit
5.1.01 Beban Gaji75.000.000
5.1.02 Beban BPJS Kes2.400.000
5.1.03 Beban BPJS TK4.184.230
2.1.10 Hutang Gaji 68.797.885
2.1.13 Hutang BPJS 9.186.345
2.1.20 Hutang PPh 21 3.600.000

Beban diakui (debit), hutang terbentuk (kredit). Pembayaran gaji dan BPJS dilakukan terpisah nanti.

Yang Perlu Diingat

  • Debit bukan berarti pengeluaran. Debit berarti sisi kiri jurnal.
  • Kredit bukan berarti pemasukan. Kredit berarti sisi kanan jurnal.
  • Total debit selalu = total kredit. Jika tidak seimbang, ada kesalahan.
  • Anda tidak perlu hafal aturan ini. Template jurnal di Balaka otomatis menentukan akun mana yang di-debit dan di-kredit.

Langkah Selanjutnya

Template Jurnal

Template jurnal adalah inti dari Balaka. Setiap kali Anda mencatat transaksi, Anda memilih template yang sesuai, mengisi jumlahnya, dan Balaka otomatis membuat jurnal dengan akun yang benar.

Anda tidak perlu menghafal akun mana yang di-debit atau di-kredit. Template mengurus semuanya.

Cara Kerja

  1. Pilih template (misal: "Bayar Beban Sewa")
  2. Isi tanggal dan jumlah (misal: 15.000.000)
  3. Klik Simpan & Posting

Form transaksi Bayar Beban Sewa

  1. Balaka otomatis membuat jurnal:
AkunDebitKredit
5.1.05 Beban Sewa15.000.000
1.1.02 Bank BCA 15.000.000

Tipe Template

SIMPLE

Anda hanya mengisi satu angka (jumlah). Template menghitung sisanya.

Contoh: "Bayar Beban Sewa" — isi jumlah sewa, otomatis debit beban dan kredit bank.

DETAILED

Anda mengisi beberapa angka (variabel). Untuk transaksi yang melibatkan lebih dari satu komponen nilai.

Contoh: "Penjualan Tokopedia" — isi grossSales (harga jual) dan adminFee (potongan Tokopedia).

Contoh: "Post Gaji Bulanan" — diisi otomatis oleh sistem payroll dengan 6 variabel: grossSalary, companyBpjsKes, companyBpjsTk, netPay, totalBpjs, pph21.

Formula

Setiap baris template memiliki formula yang menentukan berapa nilai debit atau kreditnya.

FormulaArti
amountSama dengan jumlah yang Anda isi
amount * 1.11Jumlah + PPN 11%
amount * 0.11PPN 11% dari jumlah
amount * 0.02PPh 23 (2% dari jumlah)
grossSales - adminFeeHarga jual dikurangi potongan admin
cogsVariabel terpisah untuk harga pokok

Account Hint

Beberapa template menggunakan hint alih-alih akun tetap. Saat membuat transaksi, Anda memilih akun yang sesuai dari dropdown.

HintArtiPilihan Umum
BANKRekening bank1.1.02 Bank BCA, 1.1.03 Bank Mandiri
PENDAPATANAkun pendapatan4.1.01, 4.1.02
BEBANAkun bebanSesuai jenis pengeluaran

Ini memberikan fleksibilitas — satu template bisa dipakai untuk berbagai akun bank atau jenis pendapatan.

Kategori Template

Template dikelompokkan berdasarkan fungsi:

KategoriContoh
INCOMEPendapatan jasa, penjualan
EXPENSESewa, listrik, gaji, cloud
PAYMENTBayar hutang gaji, setor pajak
RECEIPTTerima pembayaran, setoran modal
TRANSFERTransfer antar bank

Template Sistem

Beberapa template ditandai sebagai sistem dan dijalankan otomatis oleh fitur tertentu:

TemplateDijalankan Oleh
Post Gaji BulananFitur Payroll (saat posting)
Penyusutan AsetFitur Aset Tetap (saat posting penyusutan)
Jurnal Penutup TahunFitur Tutup Buku Akhir Tahun
Pembelian/Penjualan PersediaanFitur Inventori

Anda tidak perlu menggunakan template ini secara manual — sistem menjalankannya di waktu yang tepat.

Template per Industri

Setiap industri memiliki template yang sudah disesuaikan:

IT Service (39 template)

Pendapatan Jasa +PPN, +PPh 23, BUMN FP03, Bayar Beban Cloud/Software/Sewa, Post Gaji, Setor Pajak

Online Seller (39 template)

Penjualan Tokopedia/Shopee/TikTok, Withdraw Saldo, Pembelian Barang, Ongkir, Packing, Iklan

Coffee Shop (26 template)

Penjualan Tunai + COGS, Pembelian Bahan Baku, Produksi Barang Jadi, Penjualan Online GrabFood

Campus (40 template)

Tagihan SPP/Uang Pangkal/Praktikum, Pembayaran SPP, Beasiswa, Gaji Dosen, Hibah

Membuat Template Sendiri

Jika template bawaan tidak sesuai, Anda bisa membuat template sendiri:

Daftar template jurnal

  1. Buka Master Data → Template Jurnal
  2. Klik Buat Template
  3. Isi nama, kategori, dan tipe (SIMPLE/DETAILED)
  4. Tambahkan baris jurnal dengan akun dan formula
  5. Simpan

Atau gunakan template Jurnal Manual — Anda pilih sendiri akun debit dan kredit saat membuat transaksi.

Langkah Selanjutnya

  • Laporan Keuangan — cara membaca hasil dari transaksi yang sudah dicatat
  • Payroll — template otomatis untuk penggajian

Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah output utama dari pencatatan akuntansi. Balaka menyediakan 4 laporan standar yang bisa diakses dari menu Laporan.

1. Neraca Saldo (Trial Balance)

Daftar semua akun beserta saldo debit atau kreditnya pada tanggal tertentu.

Fungsi: Memastikan total debit = total kredit (buku seimbang).

AkunDebitKredit
1.1.02 Bank BCA1.288.859.240
1.1.26 Kredit Pajak PPh 2336.600.000
2.1.03 Hutang PPN 69.300.000
3.1.01 Modal Disetor 500.000.000
4.1.01 Pendapatan Jasa 2.110.000.000
5.1.01 Beban Gaji900.000.000
.........
TOTAL2.711.275.0002.711.275.000

Jika total tidak sama, ada transaksi yang belum benar. Dalam praktik, Balaka menjamin keseimbangan karena setiap template sudah divalidasi.

Cara akses: Laporan → Neraca Saldo → pilih tanggal

Laporan neraca saldo

2. Laporan Laba Rugi (Income Statement / P&L)

Menampilkan pendapatan dikurangi beban selama periode tertentu.

PENDAPATAN
  Pendapatan Jasa Konsultasi      2.110.000.000
                                  ─────────────
  Total Pendapatan                2.110.000.000

BEBAN
  Beban Gaji                        900.000.000
  Beban BPJS                         79.010.760
  Beban Sewa                        180.000.000
  Beban Cloud & Server                66.000.000
  Beban Penyusutan                    15.625.000
  ...lainnya                         75.180.000
                                  ─────────────
  Total Beban                     1.315.815.760

                                  ═════════════
  LABA BERSIH                       794.184.240

Laba bersih positif = perusahaan untung. Negatif = rugi.

Cara akses: Laporan → Laba Rugi → pilih rentang tanggal

Laporan laba rugi

3. Neraca (Balance Sheet)

Menampilkan posisi keuangan pada tanggal tertentu: apa yang dimiliki (aset), apa yang dihutang (liabilitas), dan berapa modal pemilik (ekuitas).

ASET
  Bank BCA                        1.288.859.240
  Kredit Pajak PPh 23                36.600.000
  Peralatan Komputer                 70.000.000
  Akum. Penyusutan                  (15.625.000)
                                  ─────────────
  Total Aset                      1.379.834.240

KEWAJIBAN
  Hutang PPN                         69.300.000
  Hutang PPh 21                      16.350.000
                                  ─────────────
  Total Kewajiban                    85.650.000

EKUITAS
  Modal Disetor                     500.000.000
  Laba Berjalan                     794.184.240
                                  ─────────────
  Total Ekuitas                   1.294.184.240

                                  ═════════════
  Total Kewajiban + Ekuitas       1.379.834.240

Persamaan akuntansi: Aset = Kewajiban + Ekuitas. Selalu harus sama.

Cara akses: Laporan → Neraca → pilih tanggal

Laporan neraca

4. Laporan Arus Kas (Cash Flow)

Menampilkan pergerakan uang masuk dan keluar, dikelompokkan menjadi:

  • Operasional — aktivitas utama bisnis (pendapatan, beban, gaji)
  • Investasi — pembelian/penjualan aset tetap
  • Pendanaan — setoran modal, pengambilan prive

Cara akses: Laporan → Arus Kas → pilih rentang tanggal

Ekspor Laporan

Semua laporan bisa diekspor ke:

  • PDF — untuk cetak atau kirim ke pihak ketiga
  • Excel — untuk analisis lebih lanjut

Klik tombol PDF atau Excel di pojok kanan atas halaman laporan.

Tips Membaca Laporan

  1. Cek Trial Balance dulu — pastikan balance sebelum baca laporan lain
  2. Bandingkan antar bulan — lihat tren naik/turun pendapatan dan beban
  3. Perhatikan HPP — untuk usaha dagang/produksi, HPP menentukan margin kotor
  4. Cek hutang pajak — pastikan tidak ada hutang pajak yang terlupakan

Langkah Selanjutnya

  • Payroll — bagaimana gaji karyawan mempengaruhi laporan
  • PPN — bagaimana PPN muncul di neraca dan arus kas

Payroll

Fitur payroll menghitung gaji karyawan, potongan BPJS, dan PPh 21 secara otomatis. Anda cukup membuat payroll run setiap bulan, sistem menghitung sisanya.

Siklus Payroll Bulanan

Buat Payroll Run → Kalkulasi Otomatis → Approve → Posting ke Jurnal
        ↓                    ↓               ↓            ↓
  Isi periode,          BPJS + PPh 21    Review hasil   Jurnal entry
  base salary,          dihitung per                    otomatis dibuat
  risk class            karyawan

Langkah 1: Buat Payroll Run

Buka Payroll → Buat Baru. Isi:

FieldIsiKeterangan
Periode2025-01Format YYYY-MM
Base Salary15.000.000Gaji pokok (sama untuk semua karyawan)
JKK Risk Class1Kelas risiko BPJS Kecelakaan Kerja (1-5)

Klik Buat & Kalkulasi. Sistem otomatis menghitung untuk semua karyawan aktif.

Form pembuatan payroll baru

Langkah 2: Review Hasil Kalkulasi

Halaman detail payroll menampilkan ringkasan:

  • Total Gross — gaji kotor seluruh karyawan
  • Total Deductions — potongan karyawan (BPJS + PPh 21)
  • Total Net Pay — gaji bersih yang akan ditransfer
  • Total Company BPJS — kontribusi BPJS perusahaan
  • Total PPh 21 — pajak penghasilan yang dipotong

Dan detail per karyawan: BPJS Kes, JHT, JP, JKK, JKM, PPh 21, net pay.

Hasil kalkulasi payroll

Langkah 3: Approve

Klik Approve setelah review. Status berubah ke APPROVED.

Langkah 4: Posting ke Jurnal

Klik Post ke Jurnal. Sistem membuat transaksi "Post Gaji Bulanan" dengan jurnal:

AkunDebitKredit
Beban GajigrossSalary
Beban BPJS KesehatancompanyBpjsKes
Beban BPJS KetenagakerjaancompanyBpjsTk
Hutang Gaji netPay
Hutang BPJS totalBpjs
Hutang PPh 21 pph21

Payroll setelah posting ke jurnal

Setelah Posting

Payroll sudah diposting, tapi gaji belum ditransfer ke karyawan. Anda perlu membuat transaksi tambahan:

Bayar Gaji (Transfer ke Karyawan)

Template: Bayar Hutang Gaji. Jumlah = total net pay dari payroll.

AkunDebitKredit
2.1.10 Hutang Gajinet pay
1.1.02 Bank BCA net pay

Bayar BPJS

Template: Bayar Hutang BPJS. Jumlah = total BPJS (karyawan + perusahaan).

Setor PPh 21

Template: Setor PPh 21. Jumlah = total PPh 21 dari payroll. Disetor paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.

PPh 21 TER (Tarif Efektif Rata-rata)

Sejak 2024, PPh 21 menggunakan metode TER (PMK 168/2023):

  • Januari-November: tarif efektif per bulan berdasarkan gaji dan kategori PTKP
  • Desember: rekonsiliasi tahunan menggunakan tarif progresif

Kategori TER

KategoriStatus PTKP
ATK/0, TK/1, K/0
BTK/2, TK/3, K/1, K/2
CK/3, K/I/0 s/d K/I/3

Contoh Perhitungan (Gaji 15 juta)

KaryawanPTKPKategoriTER RatePPh 21/bulan
Ahmad (K/2)67.500.000B~4,5%~675.000
Sari (TK/0)54.000.000A~5%~750.000

Desember: Rekonsiliasi

Di bulan Desember, PPh 21 dihitung ulang menggunakan tarif progresif tahunan:

  • 5% untuk PKP 0 – 60 juta
  • 15% untuk PKP 60 – 250 juta
  • 25% untuk PKP 250 – 500 juta
  • 30% untuk PKP 500 juta – 5 miliar
  • 35% untuk PKP > 5 miliar

PPh 21 Desember = PPh 21 tahunan − total PPh 21 Jan-Nov. Biasanya lebih besar dari bulan biasa.

BPJS

Untuk detail tarif BPJS, lihat Panduan BPJS.

Langkah Selanjutnya

  • BPJS — detail tarif dan cara hitung
  • PPh — jenis-jenis PPh dan cara setor

PPN

PPN adalah pajak atas penjualan barang/jasa. Hanya Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang wajib memungut dan menyetor PPN. Usaha UMKM (non-PKP) tidak perlu menangani PPN.

Siapa yang Kena PPN?

StatusOmzet/tahunWajib PPN?
UMKM (non-PKP)< 4,8 miliarTidak
PKP≥ 4,8 miliar atau mendaftar sukarelaYa

Jika usaha Anda non-PKP (Online Seller, Coffee Shop, Campus di demo), Anda bisa melewatkan panduan ini.

Tarif PPN 2025

Sejak PMK 131/2024 (DPP Nilai Lain):

KomponenFormulaKeterangan
Harga JualamountHarga yang disepakati dengan klien
DPP (Dasar Pengenaan Pajak)amount × 11/12DPP Nilai Lain
PPNDPP × 12% = amount × 11%Tarif efektif 11% dari harga jual
Total Tagihanamount + PPN = amount × 1,11Yang dibayar klien

PPN Keluaran (Penjualan)

Saat menjual jasa/barang, Anda memungut PPN 11% dari klien.

Template: Pendapatan Jasa + PPN

AkunDebitKreditKeterangan
Bank BCAamount × 1,11 Terima dari klien
Pendapatan amountHarga jual tanpa PPN
Hutang PPN amount × 0,11PPN yang harus disetor

Hutang PPN bertambah setiap kali ada penjualan dengan PPN.

PPN Masukan (Pembelian)

Saat membeli barang/jasa dari vendor PKP, Anda membayar PPN. PPN yang dibayar bisa dikreditkan (dikurangkan dari PPN Keluaran).

Template: Pembelian dengan PPN

AkunDebitKreditKeterangan
Beban/Asetamount Nilai pembelian
PPN Masukanamount × 0,11 PPN yang bisa dikreditkan
Bank BCA amount × 1,11Total yang dibayar

Setor PPN

Setiap bulan (paling lambat akhir bulan berikutnya), setor selisih PPN:

PPN yang disetor = PPN Keluaran − PPN Masukan

Jika PPN Keluaran > PPN Masukan → kurang bayar, harus setor. Jika PPN Keluaran < PPN Masukan → lebih bayar, bisa dikompensasi atau restitusi.

Template: Setor PPN

AkunDebitKredit
Hutang PPNamount
Bank BCA amount

PPN untuk BUMN (Faktur Pajak 03)

Jika klien Anda adalah BUMN atau instansi pemerintah, PPN dipungut oleh pembeli (Wapu):

  • Anda tidak menerima PPN dari klien
  • Klien menyetor PPN langsung ke kas negara
  • Anda tetap membuat faktur pajak (kode 03)

Template: Pendapatan Jasa BUMN (FP 03)

AkunDebitKredit
Bank BCAamount × 0,98
Kredit Pajak PPh 23amount × 0,02
Pendapatan amount

Tidak ada Hutang PPN karena PPN dipungut oleh pembeli.

Faktur Pajak Elektronik (e-Faktur)

Setiap transaksi PPN harus dilengkapi faktur pajak. Balaka otomatis mencatat detail PPN saat Anda menggunakan template bertanda PPN.

Data yang dicatat: DPP, PPN, NPWP lawan transaksi, nomor faktur, tanggal.

Langkah Selanjutnya

PPh

PPh adalah pajak atas penghasilan. Ada beberapa jenis PPh yang relevan untuk usaha kecil-menengah.

Ringkasan Jenis PPh

JenisTarifSiapa BayarKapan
PPh 21TER (bervariasi)Perusahaan (potong gaji karyawan)Setiap bulan
PPh 232%Klien (potong dari pembayaran ke Anda)Saat bayar jasa
PPh 4(2)10%Penyewa (potong dari pembayaran sewa)Saat bayar sewa
PPh 25BervariasiPerusahaan (angsuran bulanan)Setiap bulan
PPh 29Sisa kurang bayarPerusahaan (akhir tahun)April tahun berikut
PPh Final UMKM0,5% dari omzetPerusahaan UMKMSetiap bulan

PPh 21 — Pajak Gaji Karyawan

Dipotong dari gaji karyawan setiap bulan. Dihitung otomatis oleh fitur payroll.

Untuk detail lengkap, lihat Panduan Payroll.

Template: Setor PPh 21 (menyetor ke kas negara, paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya)

PPh 23 — Pajak Jasa

Berlaku saat klien membayar jasa Anda. Klien memotong 2% dan menyerahkan bukti potong.

Anda sebagai penerima jasa (PPh 23 dipotong klien)

Klien memotong 2% dari nilai jasa. Anda menerima 98%. Potongan 2% menjadi kredit pajak yang bisa dikurangkan dari PPh Badan tahunan.

Template: Pendapatan Jasa + PPh 23 Dipotong

AkunDebitKredit
Bank BCAamount × 0,98
Kredit Pajak PPh 23amount × 0,02
Pendapatan amount

Anda sebagai pembayar jasa (PPh 23 Anda potong)

Saat Anda membayar jasa vendor/freelancer, Anda memotong 2% dan menyetornya ke negara.

Template: Pembayaran Jasa dengan PPh 23

AkunDebitKredit
Beban Jasaamount
Bank BCA amount × 0,98
Hutang PPh 23 amount × 0,02

Setor: paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya via Setor PPh 23.

PPh 4(2) — Pajak Final Sewa

Saat membayar sewa gedung/tanah, Anda memotong 10% PPh Final.

Template: Pembayaran Sewa dengan PPh 4(2)

AkunDebitKredit
Beban Sewaamount
Bank BCA amount × 0,90
Hutang PPh 4(2) amount × 0,10

Pemilik gedung menerima 90%, Anda setor 10% ke negara.

PPh 25 — Angsuran Bulanan

Angsuran PPh Badan yang dibayar setiap bulan berdasarkan SPT tahun lalu.

Template: Bayar PPh 25

PPh 29 — Kurang Bayar Tahunan

Sisa PPh Badan yang kurang bayar setelah dikurangi kredit pajak dan angsuran PPh 25. Dibayar saat penyampaian SPT Tahunan.

Template: Bayar PPh 29

PPh Final UMKM (PP 55/2022)

Untuk usaha dengan omzet di bawah 4,8 miliar/tahun: bayar PPh Final 0,5% dari omzet bruto setiap bulan.

Berlaku untuk: Online Seller, Coffee Shop, dan usaha kecil lainnya yang belum PKP.

Template: Bayar PPh Final UMKM

Cara hitung: total penjualan bulan ini × 0,5%. Disetor paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya.

Contoh: Penjualan Januari Rp 60.000.000 → PPh Final = 60.000.000 × 0,5% = Rp 300.000

Langkah Selanjutnya

BPJS

Setiap karyawan wajib didaftarkan di BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Iuran dibagi antara karyawan (dipotong dari gaji) dan perusahaan (ditanggung sebagai beban).

Tarif BPJS 2025

BPJS Kesehatan

KomponenTarifBasisCap
Perusahaan4%GajiMaks basis Rp 12.000.000
Karyawan1%GajiMaks basis Rp 12.000.000

Jika gaji > 12 juta, iuran tetap dihitung dari 12 juta.

Contoh gaji 15 juta:

  • Basis = 12.000.000 (cap)
  • Perusahaan = 12.000.000 × 4% = Rp 480.000
  • Karyawan = 12.000.000 × 1% = Rp 120.000

BPJS Ketenagakerjaan — JHT (Jaminan Hari Tua)

KomponenTarifBasisCap
Perusahaan3,7%GajiTidak ada
Karyawan2%GajiTidak ada

Contoh gaji 15 juta:

  • Perusahaan = 15.000.000 × 3,7% = Rp 555.000
  • Karyawan = 15.000.000 × 2% = Rp 300.000

BPJS Ketenagakerjaan — JP (Jaminan Pensiun)

KomponenTarifBasisCap
Perusahaan2%GajiMaks basis Rp 10.042.300
Karyawan1%GajiMaks basis Rp 10.042.300

Contoh gaji 15 juta:

  • Basis = 10.042.300 (cap)
  • Perusahaan = 10.042.300 × 2% = Rp 200.846
  • Karyawan = 10.042.300 × 1% = Rp 100.423

BPJS Ketenagakerjaan — JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja)

Ditanggung 100% perusahaan. Tarif berdasarkan kelas risiko:

KelasTarifJenis Usaha
10,24%Kantor, jasa, IT
20,54%Perdagangan, restoran
30,89%Pertanian, perikanan
41,27%Industri, manufaktur
51,74%Konstruksi, pertambangan

BPJS Ketenagakerjaan — JKM (Jaminan Kematian)

KomponenTarif
Perusahaan0,3%

Ringkasan per Karyawan (Gaji 15 juta, Kelas 1)

KomponenKaryawanPerusahaan
BPJS Kesehatan120.000480.000
JHT300.000555.000
JP100.423200.846
JKK36.000
JKM45.000
Total520.4231.316.846

Total potongan karyawan: Rp 520.423/bulan Total beban perusahaan: Rp 1.316.846/bulan (di atas potongan karyawan)

Di Balaka

BPJS dihitung otomatis saat Anda membuat payroll run. Anda hanya perlu mengisi:

  • Base Salary — gaji pokok
  • JKK Risk Class — kelas risiko (1-5)

Sistem menghitung semua komponen BPJS per karyawan.

Untuk alur payroll lengkap, lihat Panduan Payroll.

Langkah Selanjutnya

  • Aset Tetap — pembelian dan penyusutan peralatan

Aset Tetap & Penyusutan

Aset tetap adalah barang bernilai tinggi yang dipakai lebih dari satu tahun: komputer, kendaraan, mesin espresso, peralatan lab. Nilainya tidak dibebankan sekaligus, melainkan disusutkan (depreciated) selama masa manfaatnya.

Mengapa Disusutkan?

Laptop seharga 25 juta dipakai selama 4 tahun. Tidak adil jika seluruh 25 juta dibebankan di bulan pembelian. Penyusutan membagi biaya merata:

  • Biaya per bulan = 25.000.000 / 48 bulan = 520.833/bulan
  • Setiap bulan, Rp 520.833 dicatat sebagai beban penyusutan

Mencatat Pembelian Aset

Langkah 1: Daftarkan Aset

Buka Master Data → Aset Tetap → Tambah Baru. Isi:

FieldContoh
Kode AsetAST-LPT-001
NamaLaptop HP EliteBook 860
KategoriKOMPUTER
Tanggal Beli2025-01-15
Harga Beli25.000.000
Tanggal Mulai Penyusutan2025-01-15
Metode PenyusutanGaris Lurus (Straight Line)
Masa Manfaat48 bulan
Nilai Residu0

Form pendaftaran aset tetap

Langkah 2: Buat Transaksi Pembelian

Gunakan template Pembelian Aset Tetap (DETAILED, variabel assetCost):

AkunDebitKredit
1.2.01 Peralatan Komputer25.000.000
1.1.02 Bank BCA 25.000.000

Detail aset tetap

Penyusutan Bulanan

Setiap akhir bulan, buka Aset Tetap → Penyusutan:

  1. Pilih periode (bulan)
  2. Klik Generate — sistem menghitung penyusutan untuk semua aset aktif
  3. Klik Post untuk setiap entry yang muncul

Jurnal penyusutan:

AkunDebitKredit
5.1.12 Beban Penyusutan520.833
1.2.02 Akum. Penyusutan 520.833

Beban Penyusutan masuk ke Laba Rugi (mengurangi laba). Akumulasi Penyusutan masuk ke Neraca (mengurangi nilai aset).

Daftar entry penyusutan

Nilai Buku

Nilai buku = Harga Beli − Akumulasi Penyusutan

Contoh setelah 12 bulan:

  • Harga Beli: 25.000.000
  • Akum. Penyusutan: 520.833 × 12 = 6.250.000
  • Nilai Buku: 18.750.000

Metode Penyusutan

MetodeCara HitungKapan Pakai
Garis Lurus (Straight Line)Sama rata per bulanPaling umum, sederhana
Saldo Menurun (Declining Balance)Persentase dari sisa nilai bukuAset yang cepat usang

Untuk usaha kecil, Garis Lurus cukup.

Kategori Aset

Setiap kategori aset punya konfigurasi:

  • Akun aset (misal 1.2.01 Peralatan Komputer)
  • Akun akumulasi penyusutan (misal 1.2.02)
  • Akun beban penyusutan (misal 5.1.12)
  • Masa manfaat default
IndustriKategoriMasa Manfaat
IT ServiceKomputer (KOMPUTER)48 bulan
IT ServiceKendaraan (KENDARAAN)96 bulan
Coffee ShopPeralatan Kopi (CAT-COFFEE)60 bulan
Coffee ShopFurniture (CAT-FURNITURE)120 bulan
CampusPeralatan Lab (LAB)48 bulan
CampusGedung (GEDUNG)240 bulan

Langkah Selanjutnya

Tutup Buku Bulanan

Setiap akhir bulan, lakukan serangkaian langkah untuk memastikan semua transaksi tercatat dan pajak disetor tepat waktu.

Checklist Akhir Bulan

1. Pastikan Semua Transaksi Tercatat

  • [ ] Semua pendapatan bulan ini sudah diinput
  • [ ] Semua pengeluaran (sewa, listrik, operasional) sudah diinput
  • [ ] Beban admin bank sudah dicatat

2. Jalankan Payroll

  • [ ] Buat payroll run untuk bulan ini
  • [ ] Review kalkulasi (BPJS + PPh 21)
  • [ ] Approve dan post ke jurnal
  • [ ] Bayar gaji ke karyawan (Bayar Hutang Gaji)
  • [ ] Bayar BPJS (Bayar Hutang BPJS)

Lihat Panduan Payroll untuk detail.

3. Post Penyusutan

  • [ ] Buka Aset Tetap → Penyusutan
  • [ ] Generate entry untuk bulan ini
  • [ ] Post semua entry

Lihat Panduan Aset Tetap untuk detail.

4. Setor Pajak Bulan Lalu

Pajak bulan lalu disetor di bulan ini:

PajakBatas SetorTemplate
PPh 21Tanggal 10Setor PPh 21
PPh 23Tanggal 10Setor PPh 23
PPh 4(2)Tanggal 10Setor PPh 4(2)
PPNAkhir bulanSetor PPN
PPh Final UMKMTanggal 15Bayar PPh Final UMKM

PPh 21: jumlah dari payroll bulan lalu. PPN: jumlah PPN Keluaran bulan lalu dikurangi PPN Masukan. PPh Final UMKM: 0,5% dari total penjualan bulan lalu.

5. Tutup Periode

  • [ ] Buka Master Data → Periode Fiskal
  • [ ] Klik periode bulan ini
  • [ ] Klik Tutup Bulan

Daftar periode fiskal

Setelah ditutup, tidak ada transaksi baru yang bisa diposting ke bulan tersebut. Ini mencegah perubahan di bulan yang sudah final.

Jadwal Bulanan

TanggalKegiatan
1-5Input transaksi akhir bulan lalu yang tertinggal
1-5Jalankan payroll bulan lalu (jika belum)
10Setor PPh 21, 23, 4(2) bulan lalu
15Setor PPh Final UMKM bulan lalu
25-31Input semua transaksi bulan ini
25-31Post penyusutan bulan ini
Akhir bulanSetor PPN bulan lalu
Akhir bulanTutup periode bulan lalu

Mengecek Hasil

Setelah semua langkah selesai, cek:

  1. Trial Balance — pastikan balance (debit = kredit)
  2. Hutang Gaji — harus 0 (sudah dibayar)
  3. Hutang BPJS — harus 0 (sudah disetor)
  4. Hutang PPh 21 — hanya tersisa bulan ini (belum jatuh tempo)
  5. Bank — saldo harus positif dan masuk akal

Langkah Selanjutnya

Tutup Buku Akhir Tahun

Akhir tahun buku (biasanya 31 Desember) memerlukan langkah tambahan: tutup semua bulan, buat koreksi fiskal, dan posting jurnal penutup.

Langkah-Langkah

1. Pastikan Semua Bulan Sudah Ditutup

Semua 12 bulan harus berstatus MONTH_CLOSED sebelum tutup tahun. Jika ada bulan yang masih OPEN, tutup dulu sesuai Panduan Tutup Bulanan.

2. Rekonsiliasi Fiskal

Laba komersial (dari laporan keuangan) tidak selalu sama dengan laba fiskal (untuk perhitungan pajak). Beberapa beban tidak diakui secara pajak.

Buka Laporan → Rekonsiliasi Fiskal dan tambahkan koreksi:

Laporan rekonsiliasi fiskal

Jenis KoreksiArahContoh
Beda Tetap (Permanent)Positif (+)Beban entertainment tanpa daftar nominatif
Beda TetapPositif (+)Sumbangan yang tidak boleh dikurangkan
Beda Waktu (Temporary)Positif (+)Selisih penyusutan komersial vs fiskal
Beda WaktuNegatif (−)Penyusutan fiskal > komersial

Koreksi positif menambah laba fiskal (beban tidak diakui pajak → laba kena pajak naik). Koreksi negatif mengurangi laba fiskal.

Hasil:

Laba Komersial                    794.184.240
+ Koreksi Fiskal Positif           10.000.000
− Koreksi Fiskal Negatif                    0
                                ─────────────
Penghasilan Kena Pajak (PKP)      804.184.240

3. Hitung PPh Badan

Dari PKP, hitung PPh Badan terutang:

Bracket PKPTarif
0 − 60 juta5% (UMKM discount 50%)
60 − 250 juta15%
250 − 500 juta25%
> 500 juta30%

Contoh PKP 804.184.240:

  • 60.000.000 × 5% = 3.000.000
  • 190.000.000 × 15% = 28.500.000
  • 250.000.000 × 25% = 62.500.000
  • 304.184.240 × 30% = belum masuk bracket ini

PPh Badan Terutang = (dihitung otomatis oleh sistem)

Dikurangi kredit pajak:

  • Kredit Pajak PPh 23 (bukti potong dari klien)
  • Angsuran PPh 25

PPh 29 (kurang bayar) = PPh Terutang − Kredit Pajak − PPh 25

4. Posting Jurnal Penutup

Jurnal penutup menutup semua akun pendapatan dan beban ke Laba Ditahan:

Buka Laporan → Tutup Buku Tahun dan klik Eksekusi.

Sistem otomatis membuat jurnal:

  • Debit semua akun pendapatan (menjadikan saldo 0)
  • Kredit semua akun beban (menjadikan saldo 0)
  • Selisih masuk ke Laba Ditahan (jika untung) atau menguranginya (jika rugi)

Setelah posting:

  • Akun pendapatan: saldo 0
  • Akun beban: saldo 0
  • Laba Ditahan: terisi dengan laba/rugi bersih tahun ini
  • Neraca tetap balance

5. Bayar PPh 29

Jika ada kurang bayar PPh Badan, bayar sebelum batas waktu SPT (April tahun berikutnya).

Template: Bayar PPh 29

Langkah Selanjutnya

Export Coretax

Setelah tutup buku akhir tahun, Anda perlu melaporkan SPT Tahunan PPh Badan melalui sistem Coretax milik DJP. Balaka menyediakan export data yang bisa langsung diinput ke Coretax.

Data yang Diekspor

Transkrip 8A — Laporan Keuangan

Berisi neraca (aktiva dan pasiva) serta laba rugi yang dipetakan ke nomor field Coretax.

BagianIsi
Neraca AktivaKas, bank, piutang, persediaan, aset tetap
Neraca PasivaHutang, modal, laba ditahan
Laba RugiPendapatan, HPP, beban usaha, laba bersih

Lampiran I — Rekonsiliasi Fiskal

Penyesuaian dari laba komersial ke laba fiskal:

  • Pendapatan neto komersial
  • Koreksi fiskal positif (beda tetap + beda waktu)
  • Koreksi fiskal negatif
  • Kompensasi kerugian tahun lalu
  • Penghasilan Kena Pajak (PKP)

Lampiran II — Rincian Beban

Breakdown beban usaha dan beban luar usaha per akun.

Lampiran III — Kredit Pajak PPh 23

Daftar bukti potong PPh 23 yang diterima dari klien:

  • Nama pemotong
  • NPWP pemotong
  • Nomor bukti potong
  • DPP dan PPh 23

Total kredit PPh 23 bisa dikurangkan dari PPh Badan terutang.

Lampiran V — Daftar Pemegang Saham

Data pemegang saham tidak ada di sistem akuntansi — perlu diisi manual di Coretax.

PPh Badan

Ringkasan perhitungan:

  • PKP (dari Lampiran I)
  • PPh Terutang (dari tarif progresif)
  • Kredit Pajak (dari Lampiran III + PPh 25)
  • PPh 29 Kurang/Lebih Bayar

Cara Mengakses

Via Web UI

Buka Laporan → SPT Tahunan. Halaman checklist menampilkan status kelengkapan data:

  • Laporan keuangan ✓
  • Penyusutan aset ✓
  • Payroll & PPh 21 ✓
  • Rekonsiliasi fiskal ✓

Via API

Untuk integrasi otomatis:

GET /api/tax-export/spt-tahunan/lampiran?year=2025

Response berisi semua lampiran dalam format JSON, siap untuk diinput ke Coretax.

Tips

  1. Pastikan tutup buku sudah selesai sebelum export — angka di export harus final
  2. Cek rekonsiliasi fiskal — koreksi fiskal harus lengkap (entertainment, sumbangan, penyusutan)
  3. Cocokkan kredit pajak — bukti potong PPh 23 harus sesuai dengan yang diterima dari klien
  4. Simpan bukti potong — bukti potong asli dari klien harus disimpan sebagai lampiran SPT

Batas Waktu

DokumenBatas Waktu
SPT Tahunan PPh Badan30 April tahun berikutnya
Pembayaran PPh 29Sebelum penyampaian SPT
Bukti potong PPh 23Diterima dari klien, dilaporkan di SPT